Poso, PPID – Wakil Bupati Poso, M. Yasin Mangun, S.Sos hadir pada acara peresmian dan pengguntingan pita Taman Muara Poso yang berlokasi di wilayah Kelurahan Kayamanya. Kegiatan juga dirangkaikan dengan serah terima aset alokasi dana bantuan pemerintah untuk masyarakat (BPM) Program Kota Tanpa Kumuh ( KOTAKU ) Tahun Anggaran 2021, Jumat (14/01/2022).

Sebagaimana diketahui Program KOTAKU menekankan peran pemerintah daerah sebagai nakhoda yang memegang kunci dalam mengarahkan dan mensinergikan segala bentuk kolaborasi antar pihak untuk peningkatan kualitas pemukiman kumuh, terutama masyarakat sebagai subjek pembangunan yang aktif.

Wabup Yasin saat membacakan sambutan tertulis Bupati Poso, menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud komitmen pemerintah untuk menata kawasan kumuh yang berada di perkotaan agar layak huni, sehat, produktif dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Poso sebagai nahkoda pembangunan memiliki peran yang sangat strategis karena pemerintah kabupaten memiliki perangkat untuk melaksanakan pembangunan juga menjalin kolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya untuk bersama membangun daerah.

Baca Juga :  Upacara Hut Provinsi Sulteng ke-55 di Poso, Pemda Terima 5 Penghargaan

Selain itu perlu diketahui bersama, bahwa luasan pemukiman kumuh di Kabupaten Poso yang tercatat pada SK Bupati Kabupaten Poso Tahun 2020 tercatat seluas 85, 17 Hektar. Setelah dilakukan intervensi dari berbagai sumber dana yang meliputi : Bantuan Dana Investasi Program KOTAKU. Dana Alokasi Khusus dan APBN Tahun 2021, maka sisa luasan pemukiman kumuh di Kabupaten Poso Tahun 2021 masih tercatat seluas 60,12 Hektar. Berdasarkan hal tersebut tentunya dapat kita lihat terjadi pengukuran kumuh seluas 25.05 Hektar, namun target RPJMD Kabupaten Poso Tahun 2021-2026, Luasan Kumuh seharusnya menjadi 0%.

Selanjutnya sambutan dari Kepala Balai Prasarana PPK Pemukiman Wilayah Sulteng Zubaidi, ST, bahwa keberhasilan pelaksanaan KOTAKU di Kabupaten Poso ini perlu di jaga kesinambungannya, oleh karena itu peran pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk bersama-sama memelihara infrastruktur yang sudah terbangun. Sangat diharapkan juga dalam mewujudkan penuntasan kawasan kumuh melalui peningkatan kegiatan kolaborasi yang di danai melalui APBD, dana kelurahan, swasta dan partisipasi masyarakat. Kelembagaan KPP harus memilki program kerja dan aturan bersama dalam upaya mengoptimalkan sumberdaya warga pemanfaat melalui kegiatan gotong royong dan partisipasi pendanaannya.

Baca Juga :  Memfasilitasi Kebutuhan Masyarakat Pasca Panen

Rangkaian acara ini juga dilaksanakan penggutingan pita sebagai tanda diresmikannya pembangunan Infrastruktur BPM KOTAKU, dilanjutkan dengan penyerahan hasil pekerjaan dari BKM. Acara ini dihadiri oleh Kepala Balai Prasarana PPK Pemukiman Wilayah Sulteng, Zubaidi, ST., Kepala Badan Bapelitbangda Kabupaten Poso Drs. Yus Madoli, M.Si, Satker Program KOTAKU, Lurah Gebangrejo Timur, Koordinator BKM Wicaksono Kelurahan Gebangrejo dan BKM Mitra Mandiri Kelurahan Kayamanya. (DK&PKP)

KOMENTAR