LAGE – Sinergitas antar seluruh perangkat desa dalam mendukung tercapainya pembangunan desa. Bertempat di Balai Diklat Maliwuko, dilaksanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tahun 2017. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si sekaligus membuka kegiatan dan didampingi oleh beberapa OPD diantaranya Kadis Dukcapil dan perwakilan dari OPD lainnya. Kegiatan ini mengundang juga Camat Lore Bersaudara dan Poso Pesisir serta diikuti oleh seluruh kepala desa dan anggota BPD dilingkup Kecamatan Lore dan Poso Pesisir Bersaudara.
Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa syukur yang disampaikan oleh Pdt. Ribka Harami, S.Th.

Baca Juga :  Lantik Kepala Desa, Bupati Darmin Juga Meresmikan Sejumlah Bangunan Infrastruktur

Dalam laporan panitia pelaksana, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Ir. Lusiana Sigilipu, M.Si bahwa pelaksanaan kegiatan ini untuk menyamakan persepsi antara Pemerintah Daerah, Pemdes dan BPD. Meningkatkan kapasitas aparatur desa yang profesional, meningkatkan hubungan kerjasama yang baik antara pemdes dan BPD untuk membangun desa.

Tujuan pelaksanaan kegiatan yaitu Meningkatkan pemahaman dan pengetahuan Pemerintah Desa dalam perencanaan, pengelolaan, dan pertanggungjawaban keuangan dan meningkatkan pemahaman Badan Permusyawaratan Desa tentang tugas dan fungsinya bersama dengan Aparatur Pemerintah desa dalam melaksanakan fungsi pemerintahan.
Sasaran pelaksanaan kegiatan ini adalah mempersiapkan perangkat desa yang profesional serta meningkatkan fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam melaksanakan tugas dan
fungsinya.

Melalui sambutannya, Wakil Bupati Poso menyampaikan hal mendasar dalam mengelola keuangan desa, harus berdasarkan pada aturan dan tujuannya jelas untuk pembangunan desa. Akuntabilitas dalam mengelola keuangan desa mestinya dijalankan, sehingga pemanfaatan anggaran dana desa digunakan sesuai peruntukannya.

Baca Juga :  "Langkah Darmin-Samsuri Menuju WTP "

Wakil Bupati Poso melanjutkan bahwa kegiatan ini adalah penting, sehingga mengambil waktu khusus ditengah padatnya kegiatan kerja agar tujuan dari ADD semaksimal mungkin untuk kemaslahatan masyarakat desa. Keterlibatan masyarakat melalui perwakilannya yaitu BPD, merupakan keharusan karena juga sebagai kontrol dalam pengelolaan keuangan.
Proses pencairan ADD setelah masuk ke kas Daerah, paling lambat 1 minggu harus ditransfer ke rekening Bank masing-masing desa sesuai dengan lokasi. Berapapun ADD yang ada, sudah sesuai dengan platfon anggaran jadi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dan tidak bermain dengan anggaran.

Lanjut Wakil Bupati Poso Samsuri, seluruh kontribusi dan kerja keras seluruh perangkat desa, akan sangat membantu Pemda dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Poso.

KOMENTAR