Wera, Pamona Puselemba – Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rice Milling (Gilingan Padi) di Desa Wera Kecamatan Pamona Puselemba didampingi oleh Kadis PMD Ir. Lusiana Sigilipu, M.Si, Camat Pamona Puselemba, anggota DPRD Kabupaten Poso yang juga sebagai Ketua Fraksi Golkar Norma Sinta Kalahe, Perwakilan dari Dinas Pariwisata dan OPD lainnya, Kepala Desa Wera dan beberapa kepala desa tetangga, perwakilan dari Perbankan, anggota pengurus yang akan dilantik serta masyarakat Desa, juga para pewarta.

Pembangunan Rice Milling ini merupakan bantuan dari Kementrian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Pedesaan Untuk Pemerintah Kabupaten Poso yang Pengelolaannya diserahkan kepada pengurus BUMDES bersama “Lemba Mesale” yang pada kesempatan kali ini, sekaligus dilantik oleh WAKIL BUPATI POSO.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya serta doa bersama yang disampaikan oleh Pdt. Edon Galamba, M.Teol.

Baca Juga :  Perayaan Natal Persekutuan Perempuan GKST Wilayah III

Ucapan selamat datang dari Camat Pamona Puselemba Gloria Tobondo, SE menyatakan bahwa masyarakat Desa yang berada disekitar wilayah lokasi pembangunan Gilingan Padi ini bersyukur karena tempat pemrosesan padi sebelum di konsumsi maupun sebelum dipasarkan menjadi lebih mudah karena terdapat disekitar tempat tinggal. Tentunya kondisi ini akan semakin meningkatkan pendapatan bagi petani sawah selain jalan untuk mobilisasi pemasaran yang telah baik kondisnya.

Sambutan WAKIL BUPATI POSO, bahwa saat ini seluruh OPD tengah sibuk untuk perampungan segala program sebelum akhir tahun, sehingga jika pada saat ini tidak menyertai dapat dimaklumi.

Kesempatan ini juga sudah dilakukan pelantikan pengurus BUMDES Lemba Mesale, kepada pihak yang terkait harus selalu memberikan pendampingan dan pemahaman agar BUMDES bersama yang telah terbentuk ini akan berhasil menjadi Badan Usaha Milik Desa yang berkembang, besar dan maju dikemudian harinya. Bagi Kepala Desa yang termasuk dalam wilayah lemba mesale agar juga membantu dalam penyertaan dana desa untuk lebih menambah modal.

Baca Juga :  Silaturrahmi Akademik & Syukuran Civitas Akademika UNSIMAR bersama Pemda Poso

Lebih lanjut Wakil Bupati Poso menyampaikan bahwa keberadaan Gilingan Padi ini nantinya akan meningkatkan dan menguatkan ekonomi kerakyatan melalui Bumdes. Bagi OPD terkait dalam pengembangan BUMDES Usaha Bersama agar terus tumbuh dan berkembang sehingga serta mengakar kuat, agar menjadi aset desa yang juga dapat mnjadi faktor penentu bagi penerimaan desa dan daerah.

Pemda mempunyai harapan kedepan bahwa Tuhan telah menganugerahi daerah kita harta karun yang tak terkira yaitu Danau Poso. Dengan demikian kita harus mengembangkan potensi yang ada untuk masyarakat, perlu kerjasama kita semua agar hal ini dapat menjadi kenyataan. Perlu kajian, perlu penyusunan, perlu kecerdasan untuk mengolah wilayah Danau Poso menjadi objek pariwisata yang dinamis dan berkelanjutan. Direncanakan untuk membuat jalan dipinggiran Danau Poso yang akan menghubungkan tiap desa. Pemukiman harus tertata rapi dan baik, diupayakan pembangunan rumah yang ada dipinggiran Danau, tidak membelakangi Danau.

Baca Juga :  Peran Organisasi Profesi Kesehatan Dalam Pengendalian Tuberklosis di Kabupaten Poso

Sepanjang pinggiran danau yang telah dibuka jalan, akan ditanami tanaman, pelindung maupun tanaman hortikultura yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang ada disekitar dan harus turut menjaga keasrian dan kelestariannya sehingga akan bertahan sangat lama. Himbauan dari Pemerintah Kabupaten Poso agar disepanjang Danau Poso agar tidak ditanami dengan tanaman Sawit untuk menjaga volume dan kualitas air demi kepentingan kita bersama.

Selanjutnya pemberian bantuan Usaha Ekonomi Masyarakat untuk Desa Buyumpundoli, Maliwuko, Tindoli dan Pantangolemba, masing-masing sebesar Rp. 25 juta.

KOMENTAR