Poso Kota, PPID – Kabupaten Poso mendapat kepercayaan untuk pengembangan desa dan potensi wisata melalui kunjungan dari Dirjen Pengembangan Kawasan Perdesaan yang di wakili oleh Kasi Identifikasi dan Pemanfaatan Potensi SDA Wilayah 5 Heroe Prasetyo, SE dan Penelaah data SDA wilayah 4 Yudie S didampingi Kepala Dinas PMD Kabupaten Poso Ir. Lusiana Sigilipu, M.Si saat bertemu diruang kerja BUPATI POSO siang tadi.

Beberapa hal yang dibicarakan menyangkut pengoptimalan penggunaan Dana Desa. Menurut perwakilan dari Dirjen Pengambangan Kawasan Perdesaan dalam pertemuan dengan BUPATI POSO, bahwa mereka ingin melihat sejauh mana penerapan program yang selama ini dikucurkan dapat memberikan pengaruh positif. Mereka ingin melihat perubahan pola pikir masyarakat terhadap keberadaan BUMDES serta sejauh mana perkembangannya, disamping itu juga ingin melihat secara langsung administrasi desa mengenai pengelolaan ADD.
Kemanfaatan dari ADD salah satunya dapat digunakan untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di desa dan mampu menggerakan perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Menjalin Silaturrahmi antara Pemerintah Provinsi dan Pemda Kabupaten Poso

BUPATI POSO Darmin Agustinus Sigilipu menyambut baik kunjungan ini dan melalui pertemuan ini, BUPATI POSO juga menyampaikan bahwa Poso pada dasarnya sama dengan daerah lainnya di Indonesia yang pernah mengalami konflik. Namun peranan Pusat untuk penanganan pasca konflik teristimewa dalam mengakomodir pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program-program bantuan yang pro rakyat dirasakan masih kurang, tidak sebanyak daerah lainnya sehingga pembangunan di Kabupaten Poso terkesan pelan.

Kedepan diharapkan akan lebih diperhatikan oleh Pemerintah Pusat. Dari 12 Kabupaten dan 1 Kota di Propinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Poso dan Donggala adalah Kabupaten Tertua. Pemekaran Kabupaten yang bermula dari Kabupaten Poso, sampai saat ini menjadi 6 Kabupaten lainnya. Banyak potensi kabupaten Poso yang seyogyanya bisa untuk dikembangkan. Potensi alam baik untuk pertanian maupun Wisata, perlu dukungan Pemerintah Pusat dalam memfasilitasi bagi perkembangan baik infrastruktur maupun peningkatan SDM.
BUPATI POSO akan menjadikan Sekitar Danau Poso menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk pengembangan wisata di Kabupaten Poso. Hal ini berdasarkan masukan dari Kementrian pariwisata, sehingga daerah sekitar Danau Poso akan diprioritaskan bagi pariwisata. Ekonomi rakyat akan tumbuh dengan sendirinya, apabila sekitar tempatnya tinggal merupakan tempat wisata.

Baca Juga :  Duka Beruntun Putra Terbaik Daerah Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Poso dan Pahlawan Penghalau Kebakaran Anggota Damkar Kab. Poso

Lebih lanjut BUPATI POSO menyampaikan bahwa penggunaan ADD selama ini telah berjalan sebagaimana seharusnya, dan menjadi perhatian utama bagi Pemda untuk terus mengawal kegiatan yang diselenggarakan di desa, sehingga tujuan yang harus dicapai tidak disalahgunakan.

Dalam kesempatan ini juga Kadis PMD menyampaikan bahwa pemanfaatan ADD bagi desa yang mempunyai objek wisata, digunakan untuk penguatan sarana prasarana pendukung, seperti sarana untuk olah raga air disediakan banana boat yang akan memanjakan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Membangun Kabupaten Poso harus merata disemua lini dan semua kawasan, agar keadilan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Poso semakin menuju ke depan. (Penulis : Bobby Z Pangkey )

 

 

KOMENTAR