Poso, PPID – Rabu, 14 Februari 2008 Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi sekaligus menjadi narasumber pada Kegiatan implementasi program nasional Perda Kabupaten Poso nomor : 7/2016 tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kab. Poso Tahun 2018, bertempat di Ruang Mpogombo Kantor Bupati Poso.

Peran serta seluruh pihak terkait dalam memutus mata rantai pergerakan narkoba terus ditingkatkan, doc by Farham Humas

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BNN Provinsi Sulteng Brigjend Pol. Drs. Andjar Dewanto, SH.,MBA, Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto, SH.,S.Ik, Dandim 1307/Poso Letkol Inf. Dodi Triyo Hadi, S.Sos, Wakil Ketua I DPRD Kab. Poso Suharto Kandar, SE, Kepala BNN Kabupaten Poso Ir. Max Imannuel Tungka, M.Si, mewakili Kepala Kajari Kab. Poso Hasyim, SH, Rektor UNSIMAR Poso Kisman Lantang, SE, M.Si, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Poso Ir. H. Isnain T. Karim, MPM.,M.Si, Kepala Badan Kesbang Kabupaten Poso Drs. Mahmudin Djamal, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, para netizen serta undangan lainnya.

Baca Juga :  Rakyat Menunggu Kerja Nyata Kita, Bukan Janji

Wakil Bupati Poso dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Poso memberikan apresiasi kepada Kepala BNN Provinsi Sulteng yang menyempatkan berkunjung di Daerah Poso serta para tamu undangan lainnya yang telah hadir pada saat ini. Beliau juga katakan, kepada seluruh pihak pemerintah baik dari TNI/Polri maupun masyatakat agar dapat bekerjasama dalam mencari solusi pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba di daerah kita, karena daerah kabupaten poso merupakan jalur pilar penghubung antar daerah maupun provinsi.

Sambutan Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M, Si

“Marilah kepada kita semua untuk terus bersama-sama menjalin koordinasi dalam menghalau peredaran Narkoba secara khusus pengawasan kepada generasi muda yang merupakan penerus bangsa demi terwujudnya masyarakat Kab. Poso yang bebas Narkoba” ungkap wakil.bupati poso.Ir. Samsuri, M.Si

Baca Juga :  Apel Perdana setelah Cuti Bersama Perayaan Idul Fitri 1439 H di Lingkup Pemda Poso

Sementara Kepala BNN Kabupaten Poso Ir. Max Imannuel.Tungka, M.Si dalam laporannya, mengatakan seperti kita ketahui bersama kalau pada saat ini negara Indonesia sedang berada dalam keadaan darurat Narkoba, hal tersebut bisa kita lihat dengan maraknya kejadian penangkapan para pengedar dan penjual dengan barang bukti narkoba dalam jumlah yang sangat besar, serta yang menjadi hal terpenting adalah bagaimana cara kita semua untuk menghalau peredaran Narkoba agar tidak menjadi semakin luas.

Ditempat yang sama Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tengah Brigjend. Pol. Drs. Andjar Dewanto, SH., MBA memaparkan, bahwa narkoba merupakan suatu zat dan bahan berbahaya yang dapat menyebabkan ketergantungan juga merugikan kita semua. Sehingga peran serta seluruh pihak terkait dalam memutus mata rantai pergerakan narkoba untuk terus ditingkatkan baik dari tingkat pusat sampai ke daerah melalui program – program yang ada., beliau juga katakan, Kondisi seperti ini tentu memerlukan penanganan serius, bukan saja oleh Pemda tetapi juga harus didukung oleh partisipasi dan peran aktif segenap lapisan masyarakat untuk menjadi pelopor upaya pencegahan, penyalahgunaan serta peredaran narkoba sebab saat ini narkoba sudah tidak lagi menjadi musuh aparat hukum tetapi juga telah menjadi musuh masyarakat. (FAL)

KOMENTAR