Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri M. Si Menghadiri Deklarasi Tolak Politik Uang, Kampanye Hitam dan Politisasi Sara. Diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Poso. Hadir pada acara ini, Dandim 1307 Dody Triyo Hadi. S. Sos, Wakapolres Poso Kompol Gede Suara, Ketua Bawaslu, Ketua KPU, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Poso, Dharma Mondolu bersama beberapa anggota dewan, Perwakilan dari Ketua Pengadilan Kabupaten Poso, Perwakilan dari Kajari Kabupaten Poso, Pimpinan Partai Politik dan mengundang seluruh Panwaslu Kecamatan.

Dalam sambutan Ketua Panitia, mengharapkan sinergitas semua elemen untuk bersama-sama mengawal pemilu yang bersih dan adil seperti semboyan mereka “Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu”. Pada kesempatan yang sama Wakapolres Poso juga menyampaikan beberapa hal antara lain, untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif maka kita semua harus menjaga supermasi hukum, karena dengan kita menjaganya maka pemilu dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar. Bersikap dewasa dalam menghadapi semua permasalahan, sehingga solusi terbaik akan kita dapat. Jangan hanya karena obsesi kemenangan, maka kita tabrak semua ketentuan. Jangan mudah terprovokasi dengan segala isu yang diumbar di sosial media. Katena kebenarannya belum tentu bisa dipertanggungjawabkan.

Melalui sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Poso, mengatakan melalui acara deklarasi ini kita harus sepakat menciptakan keamanan dan keadilan. Isu Sara, Kampanye hitam yang digunakan untuk mengkritik dan menghina, kiranya hal itu tidak terjadi. Jangan sampai kita terpecah belah dengan isu-isu murahan tersebut.

Wakil Bupati Poso mengajak agar semua elemen mempunyai tanggung jawab yang sama untuk keamanan daerah, politisasi Sara jangan sampai dihalalkan untuk tercapainya kepentingan kelompok atau partai. Cintailah Daerah kita Sintuwu Maroso, karena Rumah kita disini, anak anak kita bertumbuh besar disini. Tugas kita, mari bersama mendewasakan masyarakat agar bisa berpikir positif. Dengan demikian tujuan sebagaimana harapan kita untuk kesejahteraan dan kemajuan daerah dapat terwujud. Diakhir sambutannya Samsuri mengatakan, Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini kiranya kita tetap satu dalam bingkai Sintuwu Maroso.

Acara dilanjutkan dengan Orasi dari beberapa Partai diantaranya : Golkar, Demokrat, Perindo, PDIP, Nasdem, Berkarya, PKS, PAN, Gerindra, PPP dan Garuda. Selanjutnya pembacaan Deklarasi Tolak Politik Uang, Kampanye Hitam dan Politisasi Sara yang dipimpin oleh Wakil Bupati Poso dan diikuti oleh seluruh peserta yang hadir dan penandatanganan Deklarasi oleh seluruh yang hadir diabadikan oleh oara pewarta, baik cetak maupun elektronik.

Isi DEKLARASI:
1. MENGAWAL PEMILIHAN UMUM DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH SERTA PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN, DARI PRAKTEK POLITIK UANG, KAMPANYE HITAM DAN POLITISASI SARA KARENA MERUPAKAN ANCAMAN BESAR BAGI DEMOKRASI DAN KEDAULATAN RAKYAT.
2. TIDAK MENGGUNAKAN POLITIK UAN, KAMPANYE HITAM DAN POLITISASI SARA SEBAGAI CARA MEMPENGARUHI PILIHAN PEMILIH KARENA MENCEDERAI INTEGRITAS PENYELENGGARAAN PEMILU.
3. MENGAJAK PEMILIH UNTUK MENENTUKAN PILIHANNYA SECARA CERDAS BERDASARKAN VISI, MISI DAN PROGRAM KERJA, BUKAN KARENA POLITIK UANG, KAMPANYE HITAM DAN POLITISASI SARA.
4. MENDUKUNG PENGAWASAN DAN PENANGANAN PELANGGARAN YANG DILAKUKAN OLEH PENGAWAS PEMILU TERHADAP PRAKTIK POLITIK UANG, KAMPANYE HITAM DAN POLITISASI SARA.
5.TIDAK AKAN MELAKUKAN INTIMIDASI, UJARAN KEBENCIAN, KEKERASAN ATAU AKTIVITAS DALAM BENTUK APAPUN YANG DAPAT MENGGANGGU PROSES PENANGANAN PELANGGARAN POLITIK UANG, KAMPANYE HITAM DAN POLITISASI SARA.

Mengakhiri kegiatan, seluruh hadirin menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan pembacaan doa Oleh Pdt. Fajar Natal S.Th serta ditutup dengan pelepasan balon tanda Deklarasi telah dicapai. (NP)

KOMENTAR