Tangkura, PPID – Bupati Poso Kolonel marinir (Purn) Darmin Agustinus Sgilipu kembali menunjukan keseriusannya untuk terus berkarya mengemban amanat rakyat tana Poso. Senin 19 Februari 2018, bertempat di baruga desa Tangkura, bupati Darmin mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersinergi dan mengkolaborasikan program dengan pemerintah daerah untuk membangun tana Poso tercinta. Ajakan ini disampaikan bupati Darmin Agustinus Sigilipu di hadapan para tokoh adat dan masyarakat adat pamona saat membuka Rapat kerja daerah Aliansi Masyarakat Adat Daerah (AMANDA).

siapapun dia dan dari manapun asalnya wajib menjunjung tinggi adat istiadat setempat, doc by Armol Humas

Dikatakan, setelah Poso mengalami peristiwa kemanusiaan beberapa tahun lalu, kini saatnya kita lupakan dan tinggalkan semua itu untuk bersama-sama membangun Poso yang lebih maju dan sejahtera. Saya dengan Wakil Bupati ingin berlari kencang untuk merubah Poso dengan cepat kearah yang lebih baik, tegas bupati. Lanjut kata Bupati Darmin, siapapun dia dan dari manapun asalnya wajib menjunjung tinggi adat istiadat setempat sehingga dengan demikian semua merasa bertanggung jawab untuk membangun Poso.

Baca Juga :  Bupati Poso Resmikan Gereja Kibaid Poso

Kegiatan rakerda yang mengangkat thema: “Menata kekuatan untuk mendorong terwujudnya pengakuan, perlindungan dan pemulihan hak-hak masyarakat adat yang berdaulat, mandiri dan bermartabat”, diikuti sekitar 150 org, yang terdiri dari tokoh-tokoh adat, tokoh masyarakat, persekutuan perempuan adat pamona serta perwakilan masyarakat adat di tiga wilayah kecamatan Poso Pesisir Bersaudara. Dalam laporannya Ketua umum Persekutuan Perempuan Adat Pamona Kabupaten Poso Ani Taere menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemda Poso yang terus memberi perhatian kepada masyarakat adat sebagai bagian dari stakeholder lainnya guna mendukung program di Kabupten Poso.

Sementara itu dalam sambutannya bupati Darmin menyambut gembira pelaksanaan rakerda Amanda serta mengapresiasi para tua-tua adat yang senantiasa menjaga dan memelihara kelestarian adat dan budaya leluhur pamona Poso hingga saat ini, meskipun ditengah kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang membawa dampak perubahan global terhadap peradaban umat manusia. Namun bagi bagi masyarakat adat Poso tetap konsisten, mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman tanpa harus mengabaikan nilai-nilai luhur budaya yang selama ini menjadi pengikat tatanan kehidupan yang beradat dan bermartabat.

Baca Juga :  Peresmian Kawasan Hunian Khusus Dusun Karawasa
Pemda selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang melestarikan adat-istiadat di Tana Poso, doc by Armol Humas

Bupati berharap rakerda Amanda akan mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang bermutu dan dapat diimplementasikan dalam setiap program Amanda bahkan untuk masyarakat Poso pada umumnya. Pemerintah daerah juga kata bupati Darmin, terus mendorong Amanda Pamona untuk bisa mengambil peran bersama pemerintah daerah dalam mendukung tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan sehingga pada gilirannya bersama-sama elemen masyarakat lainnya guna mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Poso yg Damai, Adil dan Sejatera.

Rakerda Amanda ditandai dengan penyerahan bendera perjuangan kaum perempuan, oleh bupati Poso kepada tokoh perempuan adat Poso. Rakerda dihadiri Dandim 1307 Poso Letkol Inf. Dody Triohadi, ketua adat kab. Poso Yan. E. Guluda. SH. MH, Kasubden POM, Camat bersama anggota Tripika kec. Poso Pesisir Selatan serta sejumlah Ka. OPD. Sebelum membuka Rakerda Amanda, Bupati Darmin Agustinus Sigilipu berkenan menyerahkan piagam penghargaan kepada 19 orang Kepala Balai Penyuluhan Kabupaten Poso dan 6 orang Babinsa perwakilan dr 6 Koramil atas kerja keras dan prestasi mereka sehingga Kabupaten Poso mencapai target luas tanam komoditi padi seluas 34.866 Ha dan luas tanam komoditi jagung seluas 17.255 Ha, dalam suatu upacara bendera setiap tanggal 17 bulan berjalan bersama Pemda dan TNI/POLRI, yang berlangsung dilapangan Maroso Poso. (AS)

KOMENTAR