Poso Pesisir Utara, PPID – Toleransi itu indah. Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si menghadiri Safari Nyepi Tahun Caka 1940 bertempat di Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara. Tari Panyembrahma sebagai tarian penyambutan disuguhkan mengawali kegiatan. Selanjutnya Pembacaan Kitab Weda Wakya (Pembacaan Kitab suci) sebagai doa sebelum memulaikan acara. Hadir dalam kegiatan ini, Wakapolres Poso, Anggota DPRD Kabupaten Poso Iskandar Lamuka, I Ketut Suani, Ibu Mambe, Pendeta Klasis Poso Pesisir Bersaudara, Kadis Dukcapil Kabupaten Poso, Kadis Perhubungan, Sekretaris Badan Kesbangpol, Kabag Humas, Kabag Umum, Camat, Babinkamtibmas, Babinsa, Tokoh-tokoh Agama Hindu, serta masyarakat Desa Tri Mulya juga Aparat Keamanan yang tengah bertugas.( 07/03/2018)

Kabag Kesramas Setdakab Poso Drs. H. Moh. Yunus, M.Pdi dalam sambutannya menyampaikan Sebagai pengayom bagi masyarakat Pelaksanaan Safari Nyepi yang ke 4 diselenggarakan di Desa Tri Mulya Kecamatan Poso Pesisir Utara. Agar kebersamaan menyambut hari besar Umat Hindu juga dirasakan oleh Umat Agama lain terlebih dalam menjaga kerukunan.

Ceramah Hikmah Nyepi oleh Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementrian Agama I Nyoman Karman, S.Ag., M.Si mengatakan lidah adalah salah satu kekuatan manusia yang juga dapat menjadi penghancur bagi dirinya apabila tidak digunakan sebagaimana mestinya. Untuk itu, sangat penting menjaga lidah, sehingga hanya kata-kata bijak yang akan dikeluarkan. Hanya kalimat yang tujuannya untuk saling melengkapi. Mari berpacu untuk menjadi yang lebih baik. Hari raya nyepi tahun ini sangat spesial karena bertepatan dengan hari raya Saraswaty (turunnya ilmu pengetahun).

Baca Juga :  Menikmati Malam Memperebutkan Piala Bupati Poso Pada Acara Poso Festival Music Genre Dalam Rangka HUT Ke-123 Kota Poso

Tarian Puspo Wesri, ditampilkan sebelum Drs. Ruslan Baba Camat Poso Pesisir Utara menyampaikam sambutannya. Ucapan terima kasih kepada Wakil Bupati Poso yang sudah berkenan hadir untuk bersama mengikuti acara ini. Sebagaimana yang terlihat, secara beragam umat hadir ditempat ini. Hal ini menunjukkan bahwa toleransi sangat kuat yang diprakarsai oleh kita sendiri. Pada langit yang sama kita bernanung, sehingga secara bersama pula kita harus terus memperkokoh persatuan dan kesatuan di Wilayah Poso Pesisir Utara dan terutama di Kabupaten Poso.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Poso Kadek Gunaya menyampaikan syukur atas campur tangan Pemda Kabupaten Poso dalam memfasilitasi kegiatan umat beragama lainnya. Hanya di Kabupaten Poso untuk wilayah Propinsi Sulawesi Tengah yang megadakan Safari Nyepi. Tentunya hal ini diharapkan terus berjalan sebagaimana yang juga dilakukan terhadap umat beragama lainnya. Dan pada tahun ini merupakan penyelenggaraan Safari Nyepi yang ke tiga ditahun kepemimpinan Buoati Darmin dan Wakil Buoati Samsuri. Safari Nyepi juga merupakan momen untuk memperkuat kerukunan antar umat beragama. Dengan demikian bagi umat Hindu menjadi pendorong untuk lebih meningkatkan kualitas keimanan.

Baca Juga :  Pembukaan Kegiatan Kewaspadaan Dini dan Penyuluhan Masyarakat Dalam Rangka Meningkatkan Peran Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda Serta Tokoh Perempuan

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso, Drs. H. Makmur Muh. Arief, M.Pd.I menyampaikan bahwa untuk penyuluh Agama Hindu di Kabupaten Poso hanya terdiri atas 2 orang yang bukan merupakan bagian sehingga masih tergabung dalam sekretariat. Diharapkan kedepan jumlah ini akan bertambah. Namun sejauh ini, seluruh kegiatan umat Hindu dapat berjalan dengan baik meskipun hanya di kerjakan oleh dua orang, dan suatu kesyukuran karena semua pihak ikut berpartisipasi mensukseskan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh umat Hindu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menyampaikan, sesungguhnya Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agistinus Sigilipu yang akan menghadiri kegiatan ini karena merupakan keinginan yang sudah direncanakan oleh beliau. Menghadiri seluruh kegiatan Safari Nyepi, namun karena ada tugas di luar daerah yang penting dan mendesak, sehingga tidak bisa bersama-sama dengan kita pada saat ini.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso di Wilayah Kecamatan Poso Pesisir dan Poso Pesisir Selatan

Kebersamaan yang mengutamakan toleransi merupakan suatu hal mutlak juga wajib untuk terus kita jaga. Melalui kesempatan ini, adalah salah satu cara untuk mengimplementasikan keinginan tersebut. Saling mendorong dan mendukung suatu kegiatan yang diselenggarakan oleh Umat Agama lain, akan membuat kita hidup dalam kedamaian. Hakekat persatuan adalah penyatuan dari suatu perbedaan.

Wakil Bupati menambahkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Poso sangat mendukung seluruh kegiatan yang diselenggarakan oleh tiap Agama. Semaksimal mungkin melalui kewenangan yang ada, memfasilitasi seluruh keinginan baik yang akan dilakukan. Sangat penting untuk memupuk jiwa persatuan, saling menjaga dan memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin beribadah. Kerena tujuan kita sama, yaitu untuk mendapatkan rahmat dari yang Maha Kuasa. Secara bersama, bersatu padu kita bangun Poso sehingga Adipura bisa diraih, Kesejahteraan akan tercapai dan kedamaian akan terus bermukim di Wilayah Sintuwu Maroso yang kita cintai ini.

Doa penutup disampaikan oleh Pinandita, dilanjutkan dengan vocal group yang dibawakan oleh Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Desa Tri Mulya. (BP)

Poso Cerdas, Semakin Maroso…!!!

 

KOMENTAR