Poso Pesisir Utara, PPID – Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri. M.Si mengajak seluruh warga tana Poso untuk tetap saling mengasihi satu dengan yang lain dalam ikatan bingkai “Sintuwu Maroso”. Menurut Wabup Samsuri, meskipun kita berbeda-beda agama, suku, budaya, adat istiadat tapi selaku warga yang mendiami tana Poso kita wajib saling mengasihi satu dgn yg lain. Kita memang patut berbangga dgn berbagai keragaman yg ada kita justru semakin kuat utk bersama-sama membangun Poso yg lebih baik. Pernyataan ini disampaikan Wakil Bupati Ir. Samsuri. M.Si ketika memimpin Safari Nyepi Pemda Poso didesa Trimulya Kecamatan Poso Pesisir Utara, siang tadi rabu (7/3/2018)

Menurut Wakil Bupati Poso tidak satupun agama yg tidak menginginkan kedamaian. Semua agama merindukan kedamaian dan hidup yang sejahtera. Wabup Samsuri mengaku merasa bangga atas pelaksanaan Safari nyepi di desa Trimulya yang dilaksanakan secara bersama dan saling membantu dengan melibatkan agama lain. Karena itu dengan cara-cara seperti ini kata Wabup, akan terus memotivasi kita untuk senantiasa memelihara persatusn dan kesatuan serta memperkokoh tali silaturahmi satu dgn yg lain. Sementara itu Kepala Kementrian agama Kabupaten Poso Drs. Moh. Arif. MM mengapresiasi kerukunan umat beragama yang ada di wilayah Kabupaten Poso khususnya di Poso Pesisir Utara. Ia menghimbau agar setiap orang mampu menyesuaikan diri dimanapun berada dengan tetap menghargai perbedaan sebagai kekuatan bangsa.Pada kesempatan yang sama Ketua PHDI Kab. Poso Kadek Gunaya mengapresiasi langkah Pemda Poso sebab dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah hanya Kabupaten Poso yang melakukan Safari Nyepi. Ini berarti kata Kadek Gunaya, Pemda Poso benar-benar memberi perhatian besar terhadap pembinaan kerukunan umat beragama secara menyeluruh. Safari nyepi ditandai dengan pembacaan ayat-ayat suci kitab Weda, hikmah nyepi serya tarian khas bali. Wabup yang sebelumnya telah dinobatkan sebagai warga bali dengan nama kehormatan I Wayan Samsuri, disambut dengan pengalungan bunga, pemakaian udeng dan pemasangan tali pasut oleh pemangku agama hindu setempat. Acara dihadiri Waka Polres Kompol I Gede Swara , anggota tripika kec. Poso Pesisir Utara, tokoh agama Islam dan Kristen serta sejumlah undangan lainnya. (AS)

Baca Juga :  Upacara Bendera Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018 Dirangkaikan Dengan 17 Bulan Berjalan di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso Bersama TNI/POLRI

KOMENTAR