Tentena, PPID – Di era zaman sekarang hasil dari suatu pembangunan diharuskan dapat menyentuh semua lapisan masyarakat, meskipun terkadang aspek sosial dan aspek lainnya bisa timbul akibat kemajuan pembangunan itu sendiri, seperti contoh kemajuan pembangunan bidang teknologi yang memberikan perubahan drastis bagi kemajuan peradaban dan kehidupan umat manusia, bahkan dapat menciptakan kebudayaan dan peradaban baru yang global.

Pembukaan Sosialisasi Penataan Sungai Poso, doc by Nofie Humas

Namun jika kita bijak, efek samping dari hasil kemajuan itu bisa kita minimalisir dan eliminir secara perlahan-lahan sehingga mendatangkan banyak manfaat dalam kehidupan kita. Dalam arti kita boleh menikmati hasil dari kemajuan itu, tanpa harus meninggalkan nilai-nilai budaya yang ada.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Poso Kol. Mar (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu ketika membuka sosislisasi penataan danau dan sungai Poso yang dilaksanakan oleh PT. Poso Energy bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, bertempat di banua Mpogombo Tentena pagi tadi, senin 19/3.2018.

Itulah sebabnya Bupati Darmin berharap kepada semua pihak khususnya peserta sosialisasi agar dapat memahami maksud dan niat tulus Pemerintah Daerah dan pihak swasta lainnya yang ingin memberikan sentuhan pembangunan demi kemajuan bersama di Tana Poso. Kalau bukan kita yang bangun Poso siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi? Tegas Bupati serius.

Baca Juga :  Pemberian Reward oleh Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Poso
Sosialisasi berjalan dengan aman & tertib, doc by Nofie Humas

Menurut bupati Darmin, rencana penataan danau dan sungai Poso telah beberapa kali dievaluasi dan dikaji oleh tim tekhnis bersama instansi terkait Pemerintah Daerah dengan mempertimbangkan diantaranya dampak lingkungan, nilai budaya, kultur masyarakat, serta berbagai masukan lainnya.

Semua itu kata Bupati Darmin, dilakukan semata-mata untuk menemukan titik simpul antara modernisasi pembangunan dan kepentingan masyarakat banyak tanpa harus mengabaikan nilai-nilai budaya yang ada. Namun demikian Bupati Darmin mengakui dalam kurun waktu terakhir ternyata masih ada riak-riak yang belum sependapat yang dianggapnya mungkin belum memahami tujuan penataan sungai yang sesungguhnya, sehingga Ia bersama Wakil Bupati memutuskan untuk menggelar sosialisasi/konsultasi akbar dimana kegiatan serupa juga telah dilaksanakan dalam bentuk dialog ilmiah yang diselenggarakan pihak Unkrit Tentena.

Antusiasme peserta dalam sesi dialog, doc by Nofie Humas

Bupati Darmin juga berharap, melalui kegiatan sosialisasi semua pihak dapat berperan aktirf memberikan saran dan pendapat yang konstruktif demi kemajuan bersama sehingga dampak sosial dari rencana program CSR dari PT. Poso Energy khususnya penataan sungai Poso mendapat solusi yang terbaik. Namun saran/masukan yang dimaksudkan Bupati adalah yang murni dari hati nurani kita sebagai anak bangsa, anak lemba ntana Poso yang berwawasan budaya tetapi juga memiliki visi jauh ke depan demi masa depan tana Poso.
Dan bukan diboncengi oleh kepentingan pribadi, kelompok apalagi dengan muatan politik. Sebab jika demikian maka tidak murni lagi sebagai suatu perjuangan yang berasaskan “sintuwu maroso”, tegas mantan Danyon marinir itu. Acara sosialisasi yang berlangsung lebih kurang 6 jam itu dipimpin langsung Bupati Poso Kol. Mar (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu dan bertindak selaku moderator Wakil Bupati Ir. Samsuri. Msi. Didampingi Dandim 1307 Poso Letkol. Inf Dody Triohadi. S. Sos. Msi, sejumlah anggota DPRD, dan para Ka. OPD.

Baca Juga :  Merajut Kebersamaan di Sekitar Keberagaman Yang Menyatukan
Turut hadir Para Tokoh Agama, Masyarakat & Tokoh Adat, doc by Nofie Humas

Selama acara sosialisasi, pihak PT. Poso Energy dan Pemda Poso disuguhkan sejumlah pertanyaan dan saran, namun secara umum semua pihak mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah tetapi dengan beberapa catatan yang perlu diperhatikan seperti kelestarian lingkungan serta nilai-nilai budaya leluhur yang harus dipelihara.

Menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan, Wabup Samsuri memberi penjelasan dengan santai dan sesekali memberi kesempatan kepada pihak PT. Poso Energy untuk memberikan penjelasan secara tekhnis. Sementara itu Bupati Darmin yang mendapat kesempatan terakhir utk menyampaikan arahan sekaligus menutup kegiatan sosialisasi, menanggapi dingin namun tegas mengatakan, “kami dipilih oleh rakyat untuk memberikan yang terbaik bagi tana Poso”, kontan saja disambut tepuk tangan hadirin yang memenuhi Banua Mpogombo Tentena.

Baca Juga :  Tulisan Slogan "Poso Kota Cerdas Kembali Dirusak"

Sebelum meninggalkan Banua Mpogombo, kedua pimpinan daerah itu tampak akrab bercakap-cakap dengan sejumlah peserta seakan tak ada masalah yang berarti. Inilah sikap sportivitas, kecerdasan dan kedewasaan dari warga lemba ntana Poso yang perlu diancungi jempol yang sungguh menghargai adat budaya daerah dalam bingkai “sintuwu maroso”. (AS)

KOMENTAR