Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu, pagi tadi rabu 16/5.2018, kembali menyerahkan hasil pekerjaan proyek Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) thn 2017. Proyek Pamsimas Tahun 2017 tersebut berjumlah 9 desa yang terdiri dari 6 desa reguler yg meliputi desa Peura, Buyumpondoli, Wera, Batugencu, Masewe, Magapu dan 3 desa hibah khusus yakni desa Trimulya, Pada dan Tomehipi. Penyerahan hasil pekerjaan Pamsimas III thn 2017 itu dipusatkan di desa Peura Kecamatan Pamona Puselemba. Dengan diserahkannya hasil pekerjaan tersebut maka jumlah desa penerima proyek Pamsimas sampai dengan thn 2017, berjumlah 117 desa, dengan realisasi penerima manfaat 95.275 jiwa atau 25.991 Kk.

Acara penyerahan pekerjaan Pamsimas III itu ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima secara simbolis dari Bupati Poso kepada Kepala desa Peura, serta penyerahan piagam penghargaan kepada 9 desa penerima manfaat. Pada kesempatan itu Bupati Darmin juga menyerahkan bantuan 32 unit Karamba Jaring Apung kepada BUMDES bersama “Lemba Mesale” (Peura, Buyumpondoli, Tonusu, Leboni, Wera), yg bersumber dari Kementrian Pembangunan desa PDT dan Transmigrasi RI, serta bantuan bibit ikan Sidat Marmorata sebanyak 130 kg atau 1.950 ekor.

Bantuan ini menurut Bupati Darmin dimaksudkan untuk memperkuat desa Peura yg telah dicanangkannya sebagai kampung Sidat dgn tujuan untuk mengembangkan dan melestarikan komoditas unggulan lokal dan endemik yang hanya ada di danau Poso dan juga sekaligus untuk menguatkan usaha ekonomi kerakyatan berbasis usaha mikro, kecil dan menengah.

Baca Juga :  Bupati : Jauhi Sikap Menebar Kebencian yang Berujung Pada Penyakit Hati

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Kabupaten Poso untuk tahun anggaran 2017 telah usai dilaksanakan secara keseluruhan. Ini merupakan program Pamsimas III tahun anggaran 2017 di Kabupaten Poso.

Kepala Desa Peura, Agrein Sollitan bersama Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu melakukan penandatangan berita acara serah terima secara simbolis, di baruga Desa Peura. Acara tersebut dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan desa terbaik pelaksana Pamsimas tahun 2017. Tiga desa yang berhasil mendapat kategori terbaik adalah Desa Peura, Trimulya, dan Desa Wera, yang di wakili oleh masing-masing kepala desanya sebagai penerima penghargaan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Poso, H Faidul Keteng yang merupakan ketua panitia pelaksana, dalam laporannya menguraikan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan program Pamsimas di Poso. Selain itu, Faidul Keteng jg menyebutkan rencana pembangunan sarana dan prasarana jalan di Kabupaten Poso untuk Tahun 2018, khususnya di wilayah Pamona Puselemba dengan anggaran miliaran rupiah.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi Program Inovasi Desa, Tim Inovasi Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2019

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya menguraikan bahwa untuk kelancaran program Pamsimas di Poso, dilakukan sharing program APBN, APBD dan APBDes dalam pembiayaan program dimaksud.

“Dimana untuk desa adalah APBD. Dana APBD akan membiayai bantuan langsung masyarakat, sebesar 70 persen dari kebutuhan pendanaan desa sasaran. Sedangkan APBDes sebesar 10 persen untuk fisik maupun non fisik, sedangkan kontribusi masyarakat sebesar 20 % yg diberikan dalam bentuk uang tunai dan material/tenaga. Kontribusi masyarakat sebesar 29 % itu dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa memiliki dari masyarakat kepada proyek Pamsimas. Hal ini perlu disampaikan utk menepis anggapan/informasi yg berkembang dimasyarakat bahwa ada pungutan tdk sah yg dilakukan para pengeloloah ” ujar bupati Darmin.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah Kepala OPD, Wakapolres Poso Kompol Gede Suara, anggota DPRD Kabupaten Poso, perwakilan Dandim 1307/Poso, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, beberapa orang camat dan kepala desa, serta ratusan warga masyarakat Peura dan perwakilan 9 desa.

Menandai keberhasilan program Pamsimas di Poso, ketua badan pengelolah sarana penyediaan air minum dan sanitasi Desa Padalembara, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, I Made Ray, menyampaikan success story desa pengelolaan keberlanjutan program Pamsimas dalam acara tersebut.

Baca Juga :  Bupati Darmin Resmikan 2 Laboratorium Schistosomiasis

Sementara untuk tingkat provinsi se Sulawesi Tengah, Desa Padalembara berhasil mendapatkan predikat terbaik kedua Pamsimas, yakni salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota. Selain acara pokok serah terima kegiatan Pmsimas III, juga ditempat yg sama dilakukan palayanan KTP-EL gratis dan pelayanan KB gratis.

Acara tersebut diakhiri dengan pengguntingan pita dan pembukaan kran air secara simbolis di depan baruga desa Peura oleh Bupati Poso, sebagai simbol sarana air bersih telah dapat dinikmati warga desa. Sebelum meninggalkan desa Peura, mantan perwira menengah marinir berpangkat kolonel itu berkenan meninjau kondisi pengembangan ikan sidat yg menggunakan karamba jaring apung yg dikelolah “Bumdes “Lemba Mesale’ yg berlokasi kurang lebih 1 km dari desa Peura.

Pada kesempatan itu Bupati Poso meminta kepada Kepala OPD terkait untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan sehingga seluruh proyek yg telah dikucurkan oleh pemerintah guna mendorong percepatan ekonomi masyarakat desa dapat terlaksana dgn baik dan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. (AS)

KOMENTAR