PPID Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Dinas PUPR Kabupaten Poso dan dibuka oleh Kepala Bidang Tata Ruang Fibretsi Tindjabate,ST mewakili Kadis PUPR Kabupaten Poso. Berdasarkan Undang-undang Nomor 26 tahun 2017 tentang penataan ruang, pasal 26 ayat 5 disebutkan bahwa rencana tata ruang wilayah kabupaten dapat di tinjau kembali 1 kali dalam 5 tahun atau dilakukan lebih dari 1 kali dalam 5 tahun apabila terjadi perubahan lingkungan strategis seperti Perubahan batas wilayah daerah dan atau bencana alam skala besar.

Hasil peninjauan kembali RT/RW Kabupaten Poso tahun 2012-2023 sebagaimana dilaksanakan pada tahun anggaran 2017 diperoleh rata-rata skor 51,2, apabila dibandingkan dengan kriteria rekomendasi revisi dan tidak direvisi berdasarkan metode kuantitatif maka nilai ini < 85 artinya RTRW Kabupaten Poso tahun 2012-2032 perlu untuk direvisi.( 12/07/2018)

Baca Juga :  Jadilah Pahlawan Yang Mampu Mengguncang Dunia Lewat Prestasi

Menurut Konsultan dari CV. Pamona Persada Consultant Herlan menyatakan bahwa tujuan penyusunan materi teknis Rencana Tata Ruang Wilayah RTRW Kabupaten Poso yang baru adalah mewujudkan arahan perwujudan visi dan misi pembangunan jangka panjang pada aspek keruangan, yang pada dasarnya mendukung terwujudnya ruang wilayah Kabupaten sebagai bagian dari ruang wulayah nasional yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.

Sasaran berupa: terakomodasinya aspirasi masyarakat, termasuk pelaku usaha dan komunitas adat yang ada di Kabupaten Poso, terakomodasinya kebijakan/program pembangunan sektoral nasional, provinsi dan Kabupaten Poso. Teridentifikasinya kondisi fisik dan sosial ekonomi wilayah Kabupaten Poso, tersusunnya RTRW Kabupaten Poso tahun 2018-2037 dan tersusunnya data spasial RTRW kabupaten, yang terdiri dari peta dasar, peta tematik dan peta rencana rata ruang wilayah Kabupaten Poso. Kemudian seminar diakhiri dengan diskusi tanya jawab. (BP)

KOMENTAR