Lore Tengah, PPID – Bupati Poso yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, Drs. Joksan Lakukua menghadiri Upacara Penutupan TMMD, mendampingi Kasrem 132 Tadulako, Letkol Infantri Sampang Sihotang, Danlanal Palu, Kapolres Poso, Kepala Dinas PMD, Kaban Penanggulangan Bencana Alam Daerah, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan, Kadis Perikanan, Camat Lore Tengah bersama unsur Tripika Kecamatan, dihadiri oleh masyarakat desa Doda. (08/08/2018)

Pembacaan laporan singkat pelaksanaan TMMD Oleh Kasrem 1307 Poso, Mayor Inf. M. Iqbal; Satgas berjumlah 150 orang, waktu pelaksanaan 30 hari. Jenis kegiatan Karya bakti dan penyuluhan. Hasil pelaksanaan kegiatan: timbunan jalan menuju patung Tadulako sekitar 1.000 Meter selesai 100%, timbunan jalan Doda-Lelio sejauh 920 Meter selesai 100%, timbunan jalan Kantong Produksi Tuwo Jaya sekitar 945 Meter selesai 100%, timbunan jalan Kantong Produksi Tompa sekitar 945 Meter selesai 100% timbunan jalan kantong produksi Torapa sejauh 945 Meter selesai 100% dan penimbunan jalan menuju patung Megalit sejauh 1 Km selesai 100%. Kegiatan Non Fisik, meliputi: Penyuluhan terpadu, Penyuluhan kesehatan, Penyuluhan pendidikan penduduk kewirausahaan, Penyuluhan pertanian, Penyuluhan wasbang, Penyuluhan radikalisme, Penyuluhan narkoba, Penyuluhan Kamtibmas, Penyuluhan penanggulangan bencana alam. Melaksanakan Bakti sosial: pelayanan kesehatan, pelayanan KB gratis, khitanan massal, pembagian sembako, pasar murah, pembagian benih gratis, kopi gratis pemberian buku bacaan gratis dan penghijauan pohon Eboni telah dilaksanakan.

Sambutan Jenderal TNI Mulyono (Kepala Staf Angkatan Darat), yang disampaikan dalam amanat Inspektur Upacara yang oleh Kasrem 132 Tadulako, Pembangunan wilayah desa merupakan salah satu realisasi dari kebijakan Nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran. Jauh, salah satu titik fokus dari Pembangunan nasional ini berupaya untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Infonesia secara keseluruhan. Melalui pembangunan inilah, potensi yang ada di pedesaan harus dikembangkan dan kekurangan yang ada harus diatasi, guna mencapai pemerataan, pertumbuhan serta kemandirian desa secara berkelanjutan

Salah satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut adalah turut serta pada kegiatan TMMD ke-102 TA 2018 yang diselenggarakan selama 30 hari mulai tanggal 10 Juli s.d. 08 Agustus 2018. Selain untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, TMMD yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun ini juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong-royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta Ketahanan wilayah dan khususnya sebagai generasi milenial, masyarakat hendaknya menjaga keutuhan NKRI. Terkait hal tersebut, tema yang diangkat dalam TMMD kali ini yaitu “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial”. Sangatlah tepat apabila dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi moralitas dan karakter generasi muda juga harus dibangun sehingga menjadi pribadi yang kreatif, aktif, inovatif dan berjiwa nasionalis yang kuat.

Baca Juga :  Pembukaan Pasar Murah, Bupati Darmin Serahkan Bantuan Bangun Jembatan Gantung

Pada kegiatan TMMD ke 102 tahun 2018, kita melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 Kabupaten Kota, 57 Kecamatan dan 79 Desa, dengan didukung oleh OPD setempat, diantaranya kerjasama dengan Dinas Kesehatan, Pertanian, BKKBN, Sosial, Kehutanan, Pekerjaan Umum, Kejaksaan serta Kepolisian. Kita berupaya menjawab infrastruktur jalan di desa-desa terpencil terisolir serta masalah fasilitas umum. TMMD kali ini, dalam skala Nasional, untuk pekerjaan fisik kita telah berhasil mewujudkan program rehabilitasi lebih dari 200 unit rumah tidak layak huni, pembukaan 86 km jalan baru, pengerasan dan betonisasi 60 km jalan, perbaikan 30 rumah ibadah dan 8 sekolah, pembangunan jembatan dengan panjang total 252 m, pembuatan 43 unit MCK, pembangunan Poskamling dan saluran drainase di lebih dari 30 desa, pemberian kambing kepada peternak binaan serta penanaman 3.500 pohon di lahan konservasi alam. Sedangkan untuk sasaran non-fisik. Ffokus program TMMD kali ini telah diarahkan untuk menumbuhkan kekebalan dalam menghadapi isu-isu disintegrasi Bangsa dan hal-hal yang mengarah kepada konflik sosial.

Dalam mencapai tujuan tersebut, Satgas TMMD yang bersinergi dengan dinas terkait, telah melaksanakan penyuluhan tentang hukum, wawasan kebangsaan, kerukunan antar umat beragama, serta bahaya Narkoba dan paham-paham radikal. Setiap Satgas juga mengerahkan tim-tim yang bertugas memberikan asistensi tentang pemeliharaan Kamtibmas, pencegahan dan penanganan Karhutla (Kebakaran hutan dan lahan), penyuluhan kesehatan dan program KB serta bimbingan tentang cara-cara bertani dan beternak yang modern.

Saya melihat bahwa kegiatan dan asistensi yang telah dilaksanakan tersebut mendapat apresiasi perhatian dari banyak pihak, karena penyuluhan yang dilakukan menyentuh problem-problem aktual yang dihadapi oleh masyarakat kita di daerah-daerah terpencil, serta menyasar elemen-elemen masyarakat yang rentan terhadap masalah-masalah sosial. Saya berharap upaya yang telah dilaksanakan ini dapat menjadi trigger/pemicu yang mendorong semangat masyarakat kita untuk terus maju dan berkembang dari segi ekonomi, jeli dan waspada terhadap bahaya-bahaya yang berdampak negatif bagi lingkungan, serta membentuk kehidupan yang guyub dan rukun di tengah perkembangan dunia yang semakin modern. Hal inilah yang kita harapkan pada akhirnya akan menguatkan Imunitas Bangsa serta membentuk karakter generasi muda kita sebagai generasi milenial yang berdaya saing tinggi.

Baca Juga :  Mencerdaskan Masyarakat Dengan Postingan Positif di Media Sosial

Di samping kegiatan-kegiatan tadi dalam TMMD ke-102 ini TNI juga bekerja sama dengan Kemenpora Republik Indonesia guna menyukseskan program unggulan Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD), yaitu dengan meningkatkan kemandirian generasi muda di pedesaan dengan turut serta secara aktif membantu kegiatan fisik dan non fisik. Saya berbesar hati melihat bagaimana program ini berhasil dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing para kaum muda dalam hal olahraga, menciptakan lapangan kerja baru bagi mereka serta mendayagunakan segenap potensi desa mereka masing-masing secara optimal.

Pelibatan TNI dalam program pemerintah pada dasarnya telah sesuai dengan amanat dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, khususnya tentang tugas TNI pada OMSP yaitu memberdayakan wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan sistem Pertahanan Semesta dan membantu pemerintah di daerah, khususnya aspek pembangunan kualitas dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, TNI AD berkomitmen untuk turut ambil bagian dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai kekuatan pertahanan.

Meskipun tugas pokok tentara adalah menjadi yang terdepan di masa konflik namun di masa damai tentara berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dimanifestasikan diantaranya dengan turun ke lapangan membantu program pembangunan dan kesulitan rakyat, karena masa damai pada hakekatnya adalah masa persiapan untuk perang.

Selanjutnya, untuk lebih mempererat hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antara TNI dengan rakyatnya, maka para Satgas TMMD saya wajibkan tidur dan makan bersama masyarakat dengan memanfaatkan ULP Prajurit yang telah diberikan oleh Komando Atas. Sejarah perjuangan Bangsa kita telah membuktikan bahwa TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat dalam merebut kemerdekaan. Sampai kapanpun, roh TNI adalah rakyat karena tanpa rakyat, TNI bukanlah apa-apa.

Mengakhiri amanat ini, selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan Penanggung Jawab Operasional TMMD, saya mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran Pemda, masyarakat serta semua pihak yang terlibat dalam TMMD ke-102 TA 2018 ini, sehingga penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan sukses, aman dan lancar. Saya juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan TMMD ini ada tutur kata maupun tingkah laku atau ada hal-hal lain yang kurang berkenan di hati masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat di dalam kegiatan ini. Sebagai penutup, izinkan saya menyampaikan sejumlah pesan dan harapan sebagai berikut: 1. Pertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat dengan selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu menyelesaikan masalah serta memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat. Jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Bangsa. 2. Tingkatkan semangat gotong-royong sebagai warisan budaya Bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini sebagai upaya menjaga Imunitas Bangsa guna menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3. Pelihara hasil program TMMD ke-102 ini, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang. 4. Kepada para Dansatgas TMMD ke-102, lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang. 5. Kepada para Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras kalian. Dengan selesainya kegiatan ini, segera kembali ke induk pasukan masing- masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan. Tetap Semangat!! Jakarta, 8 Agustus 2018, Kepala Staf Angkatan Darat. Mulyono, Jenderal TNI.

Baca Juga :  Bupati Darmin Lepas Kontingen Pesparawi Kabupaten Poso ke Tingkat Provinsi

Selanjutnya penyerahan hadiah bagi pemenang lomba, dan diantara lomba yang diselenggarakan terdapat kategori untuk pewarta yaitu berita online terbaik. Pembacaan puisi oleh sisawa SD, penampilan seni bela diri Yong Modo gabungan antara anggota Yonif 314/SM bersama anak-anak SD Desa Doda.

Penampilan tarian dero asli Lemba Behoa serta dero masal, dilanjutkqn dengan dero masal dan peninjauan stan pelayanan kesehatan yang terus berlangsung serta pasar murah. Menutup rangkaian acara, Plt. Sekda Kabupaten Poso melakukan pengguntingan pita di tugu TMMD sebagai pertanda bahwa ditempat ini telah dilaksanakan kegiatan TMMD selanjutnya bersama Kasrem melaksanakan peninjauan sebagian lokasi yang telah selesai dikerjakan dan mengapresiasi karena telah berjalan sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan.

Poso semakin kuat dengan kebersamaan seluruh elemen anak bangsa. Salam CERDAS, Maroso…!!! (BP)

KOMENTAR