Jakarta, PPID – Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu, Kamis (18/10/2018), secara resmi kembali menerima hibah barang milik negara dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Barang tersebut berupa : 1. Saluran pembuangan air buangan air hujan, dengan nilai Rp.505.999.000,- dibangun Tahun 2006, dengan nomor persetujuan S-205/MK. 6/KN. 5/2018, tgl 31 mei 20181. 2. Jaringan Pembawa kapasitas kecil senilai Rp. 186.780.000.-dibangun thn 2012 dengan nomor persetujuan S-37/MK. 6/WKN. 16/KNL, 03/2018, tanggal 2 mei 2018, 3. Jaringan pembawa kapasitas kecil senilai Rp. 439.824.400,- dibangun thn 2013, dengan nomor persetujuan S-38/MK. 6/WKN. 16/KNL. 03/2018, tgl 3 mei 2018. Sehingga Total hibah tersebut sebesar Rp.1.132.603.400,-. Acara penyerahan tersebut ditandai dengan Penandatanganan Naskah dan Berita acara serah terima hibah barang milik negara dari Direktur Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat RI kepada pemerintah daerah, Yayasan dan Perguruan tinggi.

Acara penyerahan hibah tersebut diikuti oleh sejumlah Gubetnur, Bupati/Wali kota dan pihak perguruan tinggi, yang berlangsung di ruang Auditorium Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat, Jln. Patimura no. 20 Kebayoran baru-Jakarta Selatan. Penerima hibah aset Ditjen Cipta karya ini adalah Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota sebanyak 279 penerima yang terdiri dari 3 Pemerintah Provinsi, 52 Pemerintah Kota Dan 224 Pemerintah Kabupaten, termasuk didalambya Pemerintah Kabupaten Poso yang dihadiri langsung Bupati Darmin Agusrinus Sigilipu. Dalam sambutannya Dirjen Cipta Karya antara lain mengatakan, kebijakan hibah pada prinsipnya bukanlah memindahkan permasalahan aset yang ada di pemerintah pusat kepada Pemerintah Provinsi ataupun Pemerintah Kabupaten/Kota, namun merupakan bentuk tertib administrasi pengelolaan serta wujud sinergitas program Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota.

Baca Juga :  Tanam Kepala Kerbau Sebagai Penguatan Secara Adat Pada Peresmian Pintu Gerbang Perbatasan Poso-Sigi

Disamping itu hibah juga sebagai pelaksanaan dari rekomendasi BPK RI yang menyatakan aset tetap Ditjen Cipta Karya yang dikelolah pihak lain, baik dari Kementrian/ Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota ataupun masyarakat agar segera dilakukan proses alih status stau hibah, disertai dengan pemindahan pencatatan sesuai ketentuan agar dapat dimanfaatkan dan dipelihara serta dikembangkan untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih luas. Lanjut Dirjen, Dengan pelaksanaan serah terima hibah akan dapat lebih meningkatkan kualitas pengelolaan kekayaan negara, karena penggunaan aset yang diserahterimakan dapat lebih optimal. Beralihnya hak dan kewajiban atas aset tersebut setelah serah terima hibah akan memperjelas tanggung jawab terhadap pengoperasian dan pemeliharaannya.

Baca Juga :  Bupati Poso: Optimalkan Sumber Daya Yang Ada Di Desa

Sementara itu Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang didampingi Kadis PUPR Faidul Keteng usai acara penyerahan hibah mengatakan, Serah terima aset ini merupakan hal yang penting untuk dapat memberikan pembelajaran bersama antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengelolah aset yang lebih baik. Apalagi kata Bupati Darmin, kita di Kabupaten Poso saat ini sementara giat-giatnya melakukan penertiban inventarisasi aset barang milik daerah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan juga sesuai dengan rekomendasi BPK yang menyatakan semua barang milik daerah baik yang bergerak maupun tidak bergerak harus dicatat berdasarkan ketentuan yang ada.

Karena itu kata Bupati Ia telah mendorong bahkan menginstruksikan kepada seluruh Kepala OPD, dan Camat untuk segera menyelesaikan proses inventarisasi barang milik daerah. Bahkan dalam rangka percepatan proses inventarisasi tersebut seluruh Ka. OPD, Kabag telah membuat pernyataan komitmen bersama Bupati Poso perihal kesediaan dan batas waktu penyelesaian inventarisasi dimaksud. Hal ini dilakukan bupati Darmin sebagai salah satu langkah menuju opini WTP.

Baca Juga :  Menggairahkan Potensi Wisata Dengan Sarana Pariwisata Permainan Air Tonusu

Karena itu berkaitan dengan penyerahan hibah dari Ditjen Cipta Karya, Bupati Darmin menegaskan akan terus melakukan pengawasan terutama semua aset barang milik negara yang sudah dihibahkan kepada pemerintah Kabupaten Poso, termasuk didalamnya proses pemeliharaannya dan pengembangannya kedepan sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara luas. Sebab yang terpenting dari acara ini adalah bukan persoalan menerima, tetapi bagaimana tanggung jawab besar pemerintah daerah kedepan agar aset yang telah diserahkan pemerintah Pusat tersebut tetap terpelihara dan beroperasi dengan baik sesuai peruntukannya. (AS)

KOMENTAR