Poso, PPID – Penandatanganan dan penyerahan Naskah Perjanjian Hibah serta Berita Acara Serah Terima beberapa asset Pemerintah Daerah Kabupaten Poso kepada sejumlah lembaga-lembaga keagamaan dan yayasan pendidikan agama yang ada di Kabupaten Poso dikawal langsung oleh Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu di Ruang Kerja Bupati Poso pada Senin, 22 Oktober 2018. Kegiatan yang juga dihadiri Plt. Sekretaris daerah Kabupaten Poso Drs. Joksan Lakukua ini menghadirkan sejumlah Pimpinan lembaga-lembaga keagamaan dan yayasan pendidikan agama ini berlangsung dengan suasana yang akrab .

 

Hibah pada dasarnya adalah pengalihan kepemilikan barang dari pemerintah daerah kepada pihak lain tanpa memperoleh penggantian. Hibah barang milik daerah ini dilakukan oleh Pemerintah Daerah dengan pertimbangan untuk kepentingan: sosial, budaya, keagamaan, kemanusiaan serta pendidikan yang bersifat non komersial. Hal ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemda terhadap kesejahteraan kehidupan keagamaan dan pendidikan agama di Kabupaten Poso serta Pemda berupaya untuk selalu menjaga hubungan yang baik antara pemerintah daerah dengan lembaga tersebut dalam pelaksanaan kegiatan yang menunjang penyelenggaraan tugas dan fungsi untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Tana Poso.

Baca Juga :  Pelantikan Satgas Pencegahan & Penanggulangan Narkoba di Lingkup Pemda Poso
Penandatangan Naskah Perjanjian Hibah serta Berita Acara Serah Terima 1 unit kendaraan dinas dari Pemda Poso kepada Majelis Umum Sinode GKST, doc by Gita

Pemerintah Daerah menghibahkan 1 unit kendaraan dinas masing-masing kepada Yayasan Al-Ikhlas, Majelis Umum Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) dan Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) GKST untuk mendukung operasional dan pelayanan tugasnya sehari-hari. Sedangkan untuk Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Desa Tobe Pura Tirta Trinayana dihibahkan sebidang tanah seluas ± 1.500 m² yang terletak di jalan Trans Sulawesi Desa Tobe Kecamatan Poso Pesisir Utara.

 

Sejumlah Pimpinan lembaga-lembaga yang hadir ini pun seperti Rahim Ismail (Perwakilan Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Al-Ikhlas), Wakil Ketua II Majelis Sinode GKST Pdt. Robinson Perutu yang didampingi Sekretaris Umum dan Bendahara Sinode, Pdt. Onesimus Lagarinda, M.Teol (Ketua YPTK) dan Agung Oko Putra bersama Kadek Gunaya (Mewakili PHDI) mengapresiasi serta berterima kasih kepada Pemda Poso yang telah banyak menaruh perhatian penuh terhadap keberlangsungan lembaga-lembaga keagamaan di Kabupaten Poso.

Baca Juga :  Ambransius Resmi Gantikan Almh. Shinta Kalahe, Bupati Darmin : Keberhasilan Pembangunan Tidak Lepas Dari Peran Serta Anggota DPRD

 

Dalam keterangan yang diberikan oleh Kadek Gunaya selaku Tokoh Agama Hindu mengungkapkan rasa terima kasih yang besar kepada Pemda Kabupaten Poso atas perhatian yang diberikan karena sejak awal pihaknya telah mengajukan surat permohonan hibah tanah yang adalah milik Pemda Poso sejak tanggal 8 Desember 2017 untuk mendukung aktivitas keagamaan Umat Hindu yang berdomisili di Wilayah Poso Pesisir Utara melalui pembangunan Rumah Ibadah dan fasilitas lainnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua II Majelis Sinode Umum GKST bahwa pihaknya sangat antusias menerima undangan dari Pemda terkait agenda Penandatanganan dan penyerahan Naskah Perjanjian Hibah ini dimana pihaknya mengakui bahwa Sinode memang sangat membutuhkan kendaraan guna mendukung operasional pelayanan untuk menjangkau daerah-daerah pelayanan.

Baca Juga :  Berpikir & bertindak CERDAS dalam membangun Tana Poso
Penyerahan Kunci mobil kendaraan dinas dari Pemda kepada Yayasan Al-Ikhlas Kabupaten Poso, doc by Gita

Bupati Darmin meminta agar masing-masing lembaga ini untuk tidak merasa sungkan atau enggan dalam berkoordinasi serta berkomunikasi dengan Pemda Poso dalam hal ini melalui Badan Pengelola Keuangan & Aset Daerah Kabupaten Poso dalam kepengurusan segala hal yang berhubungan dengan urusan administratif  penyerahan hibah sehingga semua urusan dapat terselesaikan dengan lancar dan baik. Ia juga mengakui bahwa terciptanya kondisi masyarakat yang damai, aman dan sejahtera di Kabupaten Poso tidak luput dari peran penting lembaga-lembaga keagamaan dalam membimbing warga masyarakat.

 

Oleh karenanya Pemerintah Darmin-Samsuri akan terus bekerjasama serta berupaya untuk terus menjalin hubungan yang baik dengan semua lembaga-lembaga serta yayasan-yayasan pendidikan keagamaan di Kabupaten Poso. Karena untuk menciptakan pembangunan yang merata baik dari segi fisik maupun spiritual, Pemda juga membutuhkan bantuan serta dorongan positif dari lembaga ini. (GP)

KOMENTAR