Jakarta, PPID – Setelah mengikuti berbagai agenda daerah diantaranya menyelesaikan kisruh kelompk pekerja dengan pihak PT. Poso Energy yang dilanjutkan dengan rapat percepatan program penataan sungai Poso, Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu langsung terbang menuju Jakarta guna mengikuti Rapat Koordinasi Nasional dan Evaluasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) yang dilaksanakan di Hotel Sultan, jln. Gatot Subroto Jakarta Pusat, dan dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia H. Moh. Jusuf Kala, Rabu (14/11/2018).

Rakornas tersebut menjadi ajang evaluasi penggunaan dana desa yang telah dilaksanakan selama Tahun 2018. Rakoornas dan Evaluasi P3MD itu diikuti oleh para Gubernur, Bupati/Wali Kota seluruh Indonesia serta Kadis PMD Provinsi dan kabupaten se-Indonesia. Rakor itu sendiri dilaksanakan sebagai bagian guna memenuhi amanat undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Dimana Pemberdayaan desa adalah untuk mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, ketrampilan, prilaku, kemampuan, kesadaran serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan program, kegiatan dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat desa.

Baca Juga :  Wakil Bupati mengajak masyarakat Poso melakukan kegiatan yang bersifat membangun

Sementara pemberdayaan masyarakat desa bertujuan untuk memampukan desa dalam melakukan tindakan bersama sebagai suatu kesatuan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di tingkat pemerintah desa, masyarakat desa, maupun pihak lain untuk mendorong partisipasi dan mendayagunakan kemampuan masyarakat desa dalam proses pembangunan desa, menyusun perencanaan pembangunan yang berpihak pada kelompok miskin. Disamping meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di desa.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu usai mengikuti Rakor P3MD menjelaskan, kegiatan itu memiliki makna yang amat strategis dalam menyamakan persepsi tentang konsep pembangunan daerah secara menyelueuh dimana desa mempunyai peranan penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan secara menyeluruh. Dikatakan, keberhasilan pembangunan di kabupaten Poso selama ini tentu tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh desa yang ada, guna tercapainya visi pemerintah kabupaten Poso yakni: Terwujudnya kabupaten Poso yang damai, adil dan sejahtera didukung oleh sumber daya aparatur yang handal dan bermartabat.

Baca Juga :  Bupati : Kami ingin Lari Kencang Bangun Poso

Karena itu kata Bupati, melalui rakor P3MD akan menjadi motivasi yang akan terus bersifat stimulus percepatan pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat desa yang dilaksanakan oleh pemerintah desa, BPD, Forum masyarakat desa, BUM desa, Forum kerja sama desa serta kelompok kegiatan masyarakat lain yang dibentuk untuk mendukung kegiatan pemerintahan dan pembangunan pada umumnya, ujarnya. Karena itu Bupati Darmin berjanji akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara periodik terhadap penggunaan dana desa di kabupaten Poso, sebab menurut mantan pasukan PBB pengamanan kamboja itu, asas manfaatnyalah sebenarnya yang terpenting untuk pedesaan dan bukan asas presentase dan jumlah serapan. Iapun berharap agar program pemberdayaan masyarakat desa melalui dana desa itu memiliki standart kegiatan yang jelas agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat sebagai bagian dari peningkatan perekonomian desa secara menyeluruh dan berkeadilan.

Baca Juga :  Bupati : Pejabat Tidak Berprestasi, Tidak Mungkin Dipromosi

Hal ini penting kata Bupati Darmin, sebab dana desa telah terbukti membawa kemajuan yang berarti bagi desa-desa. Oleh karenanya sangat dibutuhkan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong tepat waktu penyaluran, tepat pemanfaatan, dan tepat pelaporan. Rakornas P3MD yang berlangsung sehari itu, antara lain membahas berbagai kendala dan solusi nyata yang dapat dilakukan tanpa menyalahi peraturan perundang-undangan yang berlaku. (AS)

KOMENTAR