Poso, PPID – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Muhammad Hanif Dhakiri, S. Ag, M. Si kunjungi Poso pada Selasa, 4 Desember 2018 dengan agenda kunjungan pertama membuka Rapat Koordinasi Sinergi dan Pembekalan Caleg PKB se-Sulawesi Tengah yang diselenggarakan di Ancyra Hotel. Kedatangan Menteri yang lahir di Semarang pada 6 Juni 1972 ini disambut dengan upacara adat Pekasiwia sebagai bentuk penghormatan masyarakat Poso terhadap tamu-tamu yang baru pertama kalinya datang berkunjung di Kabupaten Poso.

 

Dalam sambutan selamat datang selaku Kepala Daerah Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu menyambut baik kedatangan seluruh Ketua DPW PKB Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua DPD PKB Kabupaten /Kota se-Sulawesi Tengah serta para caleg baik pusat maupun daerah. “Selaku Pimpinan Daerah atas nama masyarakat Kabupaten Poso mengaku bangga serta bersyukur dapat menerima kunjungan ini sebagai sebuah kehormatan untuk menjadi daerah tempat berlangsungnya rapat koordinasi sinergi caleg PKB se-Sulawesi Tengah.” Tandas Bupati Darmin

Penyambutan secara Adat Pekasiwia oleh Lembaga Adat Kabupaten Poso kepada Menteri Ketenagakerjaan RI, doc by Octo

Setelah menghadiri kegiatan di Hotel Ancyra, Menteri Hanif bersama rombongan diantaranya seperti Direktur Pemagangan Muhammad Zuhri ini langsung bertolak menuju ke UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Poso yang ada di Kelurahan Ranononcu Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Pada kesempatan tersebut Menteri Hanif yang pernah belajar di SMA Al-Muayyad di lingkungan Pondok Pesantren Al Muayyad Solo ini meninjau satu per satu ruangan UPTD LLK Dinas Nakertrans didampingi Bupati Poso dan Kepala Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi Kabupaten Poso Filson Gundo.

Baca Juga :  Menggairahkan Potensi Wisata Dengan Sarana Pariwisata Permainan Air Tonusu

 

Kehadiran Menteri Ketenagakerjaan di Kabupaten Poso ini juga sehubungan dengan pemberian kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso yang peserta kuliah umumnya tidak hanya berasal dari lingkungan STAI saja melainkan juga berasal dari perguruan tinggi atau sekolah lainnya seperti Sekolah Tinggi Teologia Tentena, Universitas Sintuwu Maroso (UNSIMAR) dan Madrasah Aliyah di Kabupaten Poso. Kuliah umum ini mengangkat tema “Pengembangan Ketenagakerjaan Menuju Revolusi Industri 4.0” dengan tujuan utama para mahasiswa serta siswa yang hadir pada kesempatan tersebut selaku generasi muda penerus bangsa dapat mendengarkan langsung berbagai peluang, tantangan serta permasalahan ketenagakerjaan sekaligus arah kebijakan dalam menghadapi persaingan di era revolusi industri 4.0.

Dalam laporan Ketua STAI Poso yang disampaikan oleh Wakil Ketua III Ibrahim Ismail, S. Ag, M.Hi ini mengatakan bahwa kehadiran Menteri dalam Kabinet Kerja ini merupakan jawaban bagi siapapun termasuk luar negeri bahwa Kabupaten Poso adalah Kabupaten yang aman, damai dan masyarakatnya yang hidup dalam keberagaman dengan sikap toleransi yang tinggi antar umat beragama. Terbukti dengan kuliah umum yang digelar di STAI ini mampu menghadirkan juga mahasiswa Sekolah Tinggi Teologia dari Kota Tentena.

Kunjungan Menteri Hanif di UPTD LKK Dinas Nakertrans di Ranononcu, Selasa 4 Desember 2018, doc by Octo

Melihat sejarah awal terbentuknya STAI ini berawal dari beban tanggung jawab masyarakat Kabupaten Poso untuk merajut, merawat serta menjaga keberagaman, saling menghormati antar anak daerah yang merupakan satu kesatuan dalam wilayah Sintuwu Maroso dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bersama Pemerintah Daerah yang dipimpin Darmin-Samsuri, Wakil Ketua III ini mengatakan bahwa STAI tetap membangun sinergitas dengan Pemda utamanya dalam hal pembangunan mental para generasi muda di Tana Poso.

Baca Juga :  Peresmian Puskesmas Olumokunde Oleh Bupati Poso di Desa Kampung Manggis Kecamatan Pamona Timur

 

Di hadapan sejumlah tamu undangan yang dihadiri oleh Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Poso, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB), Pimpinan OPD dan tokoh-tokoh pemuda lainnya dan peserta kuliah umum, Bupati Poso mengatakan bahwa kunjungan ini kiranya dapat menjadi motivasi dan kebanggaan tersendiri bagi warga masyarakat Bumi Sintuwu Maroso dalam melakukan perubahan-perubahan yang signifikan bagi kemaslahatan umat serta kemajuan pembangunan di berbagai sektor. Terkait dengan ketenagakerjaan di Kabupaten Poso, Bupati Darmin memberikan gambaran bahwa Kabupaten Poso memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup sebagai aset tenaga kerja.

 

Dengan kekayaan potensi sumber daya alam yang ada, sejatinya sumber daya manusia di Kabupaten Poso saat ini tengah berupaya untuk membangkitkan kembali sentuhan-sentuhan keterampilan serta ilmu pengetahuan untuk mengelola dan menghasilkan produk-produk unggulan di Kabupaten Poso guna mendorong peningkatan pendapatan dan perekonomian masyarakat. Bupati Darmin yang pada tahun 2006 menjalani pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut ini berharap Kunjungan Menteri Ketenagakerjaan di Kabupaten Poso dapat membawa angin segar bagi ketenagakerjaan di Kabupaten Poso serta dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat terlebih khusus lewat gelar kuliah umum di STAI ini melalui dunia akademik bersama-sama dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menuangkan ide-ide cemerlang bagi percepatan pembangunan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bumi Sintuwu Maroso.

Baca Juga :  Bupati terima kunjungan PT. Cargil dan PT. Koltiva
Aksi Lelang Dana untuk Bantuan Korban Bencana ALam di Pasigala, doc by Octo

“Pembangunan dapat dilakukan di berbagai bidang, namun modal utamanya hanyalah satu yaitu persatuan dan kesatuan. Kita bisa punya sumber daya alam yang melimpah namun apabila kita tidak bersatu maka sumber daya yang melimpah itu tidak bisa menjadi apa-apa serta tidak menjadi bermanfaat bagi sesama” ungkap Menteri Hanif di awal kuliah umum. Ia juga menyampaikan kepada seluruh anak muda di Kabupaten Poso agar berhati-hati dalam penggunan sosial media dengan tidak mudah terhasut atau bahkan menciptakan ujaran-ujaran kebencian, melainkan menebarkan virus-virus cinta demi persatuan dan kesatuan menuju pembangunan yang “Moving Forward” atau bergerak maju di Kabupaten Poso.

 

Dalam kegiatan ini juga digelar Konser kemanusiaan Peduli Gempa, Tsunami dan Likuifaksi Palu, Sigi dan Donggala lewat duet Bupati Poso bersama Menteri Ketenagakerjaan juga penjualan beberapa hasil karya tangan dari mahasiswa STAI. Dan dari konser kemanusiaan tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) untuk korban bencana alam Pasigala. (GP)

KOMENTAR