Poso, PPID – Upacara Bendera Peringatan Hari Bela Negara Ke-70, Peringatan Hari Nusantara dan Hari Ibu Ke-90 Tahun 2018 dilaksanakan dalam rangkaian Upacara Bendera Setiap 17 Bulan Berjalan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bersama TNI/Polri Rabu 19 Desember 2018 bertempat di Lapangan Maroso Poso. Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan amanat Presiden Republik Indonesia dan sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

 

Upacara yang diikuti oleh seluruh ASN, TNI/Polri, Instansi Vertikal, Mahasiswa serta pelajar ini tergolong cukup menarik karena pasukan upacara berdiri dengan latar belakang air mancur yang akan dilaunching pada tanggal 22 Desember nanti. Dalam upacara ini juga Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Poso Rudi Ricardo Rompas menyerahkan Plakat dari DPD Akari (Asosiasi Karnaval Indonesia, red) Provinsi Kepulauan Riau kepada Pemerintah Daerah yang diterima langsung oleh Bupati Poso atas dukungan serta partisipasi dalam acara Batam International Culture Carnaval pada tanggal 9 Desember 2018 yang lalu dimana dari sekian peserta yang mengikuti kegiatan ini, Kabupaten Poso dan Negara Singapura mendapat plakat dari DPD Akari serta menerima penghormatan untuk kembali mengikuti kegiatan karnaval di Singapura.

Upacara ini tergolong cukup menarik karena pasukan upacara berdiri dengan latar belakang air mancur yang akan dilaunching pada tanggal 22 Desember nanti, doc by Rusman

Selain itu pula Bupati Poso merupakan salah satu dari 17 Bupati/Walikota di Indonesia yang menerima Piagam Penghargaan Terbaik serta Plakat Pasar Tertib Ukur (PTU) Terbaik tahun 2018 berdasarkan keputusan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 315 tentang penetapan PTU tahun 2018. Karena Kabupaten Poso dinilai mampu memberikan perlindungan konsumen yang terbaik dalam hal pengukuran serta tertib niaga sebagai pengelola dan pengawasan PTU Tahun 2018.

Baca Juga :  Pemda Poso Lakukan Penyemprotan dan Menyediakan Tempat Cuci Tangan

 

Sebanyak 197 pasar yang bersumber dari DAK yang tersebar di Indonesia, Pasar Sentral Tradisional Bersih Sintuwu Kelurahan Kawua Kecamatan Poso Kota Selatan serta Pasar Sentral Siwagi Lemba Kelurahan Tentena Kecamatan Pamona Puselemba terpilih sebagai PTU Terbaik tahun 2018. Penilaian ini berdasarkan hasil evaluasi Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan tertib niaga yang diserahkan di Bandung pada tanggal 6 Desember 2018 oleh Kementrian Perdagangan RI Enggartiasto Lukita.

 

Sesuai dengan visi misi pemerintah daerah Darmin – Samsuri mewujudkan Kabupaten Poso yang damai, adil dan sejahtera yang didukung sumber daya manusia yang andal dan bermartabat dengan penjabaran misi salah satunya adalah meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat yang damai, aman dan tenteram dalam Bingkai Sintuwu Maroso, dalam upacara tersebut Bupati Poso juga menyerahkan 2 unit mobil Dum Truck Pengangkut Sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup. Hal ini senada dengan mimpi masyarakat Poso yang menginginkan perubahan-perubahan terbaik untuk wajah Kota Poso yang ingin mengganti “image” Poso di dunia luar dengan mencoba untuk meraih penghargaan adipura.

Baca Juga :  Upacara Hari Sumpah Pemuda di Poso, Kenakan Pakaian Adat
Upacara Bendera Peringatan Hari Bela Negara Ke-70, Peringatan Hari Nusantara dan Hari Ibu Ke-90 Tahun 2018, doc by Rusman

Di samping penataan serta perubahan-perubahan positive yang tengah diupayakan pemerintahan Darmin-Samsuri dari segi fisik Kabupaten Poso, sejumlah prestasi juga tengah dipacu untuk memperbaiki nama Poso. Diantaranya dengan keikutsertaan atlit lari Kabupaten Poso dalam memeriahkan Bulan Bakti PU (Pekerjaan Umum, red) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah pada 23 Desember 2018 mendatang sehingga Bupati Darmin melepas atlit lari Kabupaten Poso tersebut dengan berpesan agar kiranya para atlit dapat menjadi duta yang membawa nama harum Kabupaten Poso dengan menjauhi perilaku-perilaku tercemar atau tidak sportif dalam bertanding.

 

Saat membacakan amanat Presiden sehubungan dengan peringatan hari bela negara, Bupati Poso mengatakan bahwa bela negara tidak dapat hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata melainkan dapat dilakukan melalui beragam upaya dan profesi. “Seluruh Aparatur Negara, baik Sipil maupun militer yang tengah berjuang melakukan tugasnya di pelosok tanah air sesungguhnya sedang melakukan bela negara dan merekalah yang telah membuat Republik ini bisa tetap eksis untuk hadir melayani masyarakat.” Ungkap Bupati Darmin

 

Hal ini sejatinya menegaskan bahwa bela negara merupakan kerjasama segenap elemen masyarakat dalam kaitannya dengan pembangunan di Kabupaten Poso, tak dapat dipungkiri bahwa pembangunan daerah akan berhasil tercapai guna apabila didukung oleh semua pihak dalam berkontribusi positif menciptakan inovasi-inovasi yang baik bagi daerah. Bukan hanya pemerintah, apalagi sekedar nomenklatur program instansi atau satuan kerja tertentu saja melainkan bela negara juga merupakan wujud wadah peran serta kontribusi segenap komponen masyarakat.

Baca Juga :  Jadikan Desa Inspiratif dan Inovatif Untuk Mendukung Peningkatan Kualitas Pembangunan Menuju Desa Mandiri
Meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga demi kesejahteraan daerah dan bangsa, doc by Rusman

Sehubungan dengan peringatan hari Ibu ke-90, sebelum Bupati Darmin membacakan sambutan menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI ini, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Dim 1307 Poso membacakan sejarah singkat hari ibu. Dimana hari ibu Indonesia lahir dari pergerakan bangsa Indonesia yakni pergerakan kebangsaan kemerdekaan yang menunjukkan bahwa peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan.

 

Hal ini mulai nampak pada keterlibatan perempuan melalui kongres perempuan pertama pada tanggal 22 desember 1928 di yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia. “Peringatan Hari Ibu juga diharapkan mampu mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.” Ungkap Bupati Darmin

 

Saat ini bahkan terbukti bahwa perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara lebih khususnya dalam kehidupan di daerah Bumi Sintuwu Maroso, banyaknya srikandi-srikandi Poso yang mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (Agent of change). Sehingga Bupati Darmin menegaskan bahwa bersama dalam meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga demi kesejahteraan daerah dan bangsa. (GP)

KOMENTAR