Tentena, PPID – Di bawah tema sentral “Yesus Kristus Hikmat Bagi kita” merupakan harapan serta doa umat Tuhan kiranya lewat perenungan-perenungan dalam perayaan Ibadah Safari Natal Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bersama TNI/Polri sejak tanggal 7 Desember 2018 yang dimulai di Jemaat GKST Hosana Desa Kaduwaa Kecamatan Lore Utara dapat menjadi acuan masyarakat bersama pemerintah dalam menjalani kehidupan bersama-sama di Bumi Sintuwu Maroso. Setelah menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Bendera Peringatan Hari Bela Negara Ke-70, Peringatan Hari Nusantara dan Hari Ibu Ke-90 Tahun 2018 di Lapangan Maroso Poso dan melantik 31 Kepala desa serta pengganti antar waktu di Lapangan Puselemba Tentena Kecamatan Pamona Puselemba, masih di hari yang sama tanpa mengenal lelah, Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu menutup secara resmi Perayaan Safari Natal Pemda Poso bersama TNI/Polri di Banua Mpogombo, Rabu 19 Desember 2018.

Baca Juga :  Bupati : Menyelesaikan Masalah tanpa Menciptakan Masalah Baru

 

Ibadah Penutupan Safari Natal kali ini dibuat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan konsep penutupan safari natal yang selalu tidak hanya terpusatkan di Ibukota Kabupaten saja melainkan juga diberi kesempatan kepada wilayah lain untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan penutupan safari natal dan Perayaan Penutupan Safari Natal Pemda Poso ini juga dimeriahkan oleh artis Mitha Talahatu. Perayaan ini dihadiri oleh Dandim 1307 Poso, Ketua Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Haji Yusuf Runa, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso Drs. H. Makmur Muhammad Arief, M.Pdi dan juga anggota Komisi V DPR RI Muhidin M. Said.

“Di tengah komentar-komentar negative yang beredar, kiranya Bupati bersama Wakil Bupati Poso dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah terus melakukan kebaikan di Tana Poso, Gereja Kristen Sulawesi Tengah akan tetap terus mendukung Pemerintah Daerah dalam melakukan pembangunan yang terbaik bagi daerah Poso.” Ungkap Pdt. Jetroson Rense

“Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini dengan terus berpedoman pada Hikmat Kristus sambil terus berusaha membangun kebersamaan dan solidaritas baik antar sesama warga gereja maupun antar sesama umat beragama.” Ungkap Bupati Darmin di hadapan para Aparatur Sipil Negara dalam pesan natalnya. Sementara itu Ketua Umum Majelis Sinode GKST Pdt. Jetroson Rense, M. Th dalam khotbahnya menguatkan Pemerintah Daerah untuk tetap terus melakukan pembangunan-pembangunan demi perkembangan dan kebaikan Tana Poso, “Di tengah komentar-komentar negative yang beredar, kiranya Bupati bersama Wakil Bupati Poso dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah terus melakukan kebaikan di Tana Poso, Gereja Kristen Sulawesi Tengah akan tetap terus mendukung Pemerintah Daerah dalam melakukan pembangunan yang terbaik bagi daerah Poso.” Ungkap Pdt. Jetroson Rense

Baca Juga :  Padungku Sebagai Perayaan Kebersamaan

 

Sementara itu dalam sambutan anggota Komisi V DPR RI Muhidin M. Said mengatakan bahwa Kabupaten Poso patut berbangga karena dari kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Poso telah berhasil keluar dari daftar daerah tertinggal bersama Kabupaten Morowali dan Banggai. Penetapan itu berdasarkan penilaian bahwa daerah kabupaten Poso serta masyarakatnya berkembang dengan daerah lain dalam perhitungan skala nasional.

 

Suatu daerah ditetapkan sebagai daerah tertinggal berdasarkan kriteria: perekonomian masyarakat; sumber daya manusia; sarana dan prasarana; kemampuan keuangan daerah; aksesibilitas; dan karakteristik daerah. Sehingga Kabupaten Poso tidak lagi ada dalam perawatan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi melainkan hanya dapat diintervensi oleh beberapa direktoral jenderal seperti desa-desa wisata yang ada di bawah Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertentu.

Baca Juga :  Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi Poso
Kabupaten Poso patut berbangga karena dari kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Poso telah berhasil keluar dari daftar daerah tertinggal, doc by Gita

Sehubungan dengan upaya pemerintah Darmin-Samsuri dalam menciptakan Kota Tentena sebagai daerah kota tujuan wisata maka anggota Komisi V DPR RI yang membidangi perhubungan, telekomunikasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat dan pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal ini mengapresiasi serta mendukung pemerintah daerah dalam penataan sungai Poso serta memanfaatkan potensi-potensi wisata yang ada untuk kemajuan daerah. (GP)

KOMENTAR