Poso, PPID – Peringatan Hari Amal Bhakti Ke-73 Kementrian Agama Republik Indonesia dirayakan dengan pelaksanaan Upacara Bendera bertempat di Halaman Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso pada Kamis, 3 Januari 2019. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu dengan peserta upacara yang terdiri dari Pegawai Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso dan guru-guru agama se-Kabupaten Poso serta anak-anak sekolah Madrasah yang ada di Kota Poso.

Pelaksanaan Upacara yang dihadiri oleh Aggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Ketua MUI dan sejumlah Pimpinan BUMN/BUMD ini merupakan acara puncak dari sejumlah rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Kementrian Agama Kabupaten Poso yang dimulai dari kegiatan bedah rumah untuk masyarakat, jalan santai, serta kegiatan olahraga lainnya. Kementrian Agama merupakan kementrian yang mengambil alih tugas-tugas keagamaan yang semula berada pada beberapa kementrian yaitu kementrian dalam negeri yang berkenaan dengan masalah perkawinan, peradilan agama, kemasjidan dan urusan haji, serta dari kementrian kehakiman yang berkenaan dengan tugas danwewenang Mahkamah Islam Tinggi dan dari kementrian Pengajaran, Pendidikan dan kebudayaan yang berkenaan dengan masalah pengajaran agama di sekolah-sekolah.

Baca Juga :  Sarana Rekonsiliasi bagi Seluruh Petani
Penyerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya XXX, XX dan X tahun kepada Pegawai Kementrian Agama Kab. Poso, doc by Bobby

Oleh karenanya Pemerintah Daerah menilai penting adanya hubungan kerjasama yang baik dengan Kementrian Agama Kabupaten Poso sehingga Bupati Darmin bersama Wabup Samsuri terus mensinergikan hubungan koordinasi yang baik dengan selalu terlibat dalam setiap program yang dilaksanakan Kementrian Agama begitu pun sebaliknya. Salah satu contoh dimana Bupati Darmin yang didampingi Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tengah Dr. H. Rusman Langke, M.Pd bersama Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso Drs. H. Makmur Muh. Arief, M. PdI bersama-sama melakukan peresmian atas bedah rumah yang dilaksanakan di desa Kajuawu Kecamatan Pamona Puselemba pada 2 Desember 2018 dan secara bergantian Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si juga meresmikan hasil bedah rumah di kelurahan Sayo Kecamatan Poso Kota Selatan pada 30 Desember 2018.

Hal sebaliknya juga dilakukan oleh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso dimana Kepala Kantor Makmur Muh. Arief terus mendampingi kegiatan Pesparawi di Pontianak Kalbar pada beberapa waktu yang lalu dimana 2 kontingen dari Kabupaten Poso mewakili Provinsi Sulawesi Tengah untuk bertanding dalam ajang Pesparawi Tingkat Nasional. Hal ini menunjukkan hubungan sinergitas yang terus dipelihara mengingat kedua pihak ini mempunyai peran yang sangat vital dalam pembinaan serta pemeliharaan kerukunan umat beragama di Kabupaten Poso.

Baca Juga :  Kabupaten Poso Jadi Tuan Rumah Perayaan Paskah Nasional 2019
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Poso, doc by Bobby

Peran ini semakin jelas tertuang dalam UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dimana dalam pasal 22 UU tersebut disebutkan bahwa salah satu tugas Pemerintah Daerah adalah melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan nasional serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Terkait dengan tugas dan fungsi Kementrian Agama Kabupaten Poso dalam menyelenggarakan urusan di bidang keagamaan dalam pemerintahan untuk membantu Pemerintah Daearah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah dengan artian menjaga dan memelihara sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan masyarakat di Bumi Sintuwu Maroso.

Dalam sambutan Menteri Agama RI yang dibacakan Bupati Darmin mengatakan agar tetap terus menjaga kerukunan hidup antar umat beragama sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan kegamaan segenap bangsa serta menebarkan energy kebersamaan, menghindari segala ujaran serta perilaku dan sikap yang dapat menimbulkan luka bagi sesama. Dengan peringatan ini Bupati Darmin selaku Kepala Daerah juga menghimbau agar masyarakat Kabupaten Poso menjauhi sikap atau perilaku yang menebar kebencian, saling melempar fitnah, dan saling melukai hati antar sesama anaka negeri karena itu akan berdampak pada penyakit hati yang berkepanjangan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan anak daerah.
Peringatan ini juga mengingatkan kita bahwa negara kita walaupun tidak berdasarkan agama tertenu secara formal serta tidak menetapkan suatu agama sebagai agama resmi negara namun keberhasilan pembangunan kehidupan beragama sangat menentukan hari depan bangsa oleh karenanya keterlibatan negara dan pemerintah menyangkut kehidupan keagamaan merupakan hal yang diatur dalam konstitusi negara. Bahwa pentingnya jaminan hak beragama dalam pelaksanaan Pancasila serta UUD 1945 dan jaminan untuk mengamalkan ajaran agama yang dilindungi oleh negara.

Baca Juga :  Pengecheckan Kesiapan Menyambut Hari Idul Fitri 1439 H ala Darmin-Samsuri

Upacara ini ditutup dengan pemberian tanda kehormatan Satyalencana karya satya XXX, XX dan X tahun untuk pegawai Kementrian Agama Kabupaten Poso, Penyerahan sertifikat wakaf uang tunai bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Poso dan Bank Syari’ah Mandiri, Penyerahan Bonus bagi karyawan/karayawati berdedikasi di Lingku Kementrian Agama Kabupaten Poso serta Penyerahan Hadiah bagi Madrasah berprestasi yang telah mendapatkan nilai akreditasi yang baik dari Badan Akreditasi Nasional Pusat yaitu MI Al-Ikhlas Sayo, Mts Amanah Toini dan Mts Al-Ikhlas Bayusari yang diserahkan oleh Bupati Poso. (GP)

KOMENTAR