Poso, PPID – Terwujudnya Kabupaten Poso yang damai, adil dan sejahtera yang didukung sumber daya manusia yang andal dan bermartabat dengan salah satu penjabaran misinya yaitu peningkatan pemerataan dan pelayanan pendidikan maupun kesehatan yang berkeadilan yang berbasis nilai-nilai agama, sosial dan kearifan lokal. Secara bertahap, pelan namun pasti ditunjukkan oleh Pemerintahan Darmin-Samsuri yang mengawal secara langsung menggenjot setiap usaha dan kinerja Organisasi Perangkat Daerah yang dibawahinya dengan ikut Apel Bersama Pegawai di Lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Poso pada Selasa, 8 Januari 2018 bertempat di Halaman RSUD Poso.

 

Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu mengagetkan para pegawai RSUD yang tengah melakukan persiapan Apel Pagi dengan datang dan melihat langsung pelaksanaan Apel pagi di lingkungan Rumah Sakit yang baru saja terakreditasi bintang 3 tersebut. Spontan para pegawai langsung membentuk barisan dan memulaikan apel kerja sebagai wujud penegakan disiplin di lingkungan Aparatur Sipil Negara.

Apel Bersama Pegawai di Lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Poso pada Selasa, 8 Januari 2018 bertempat di Halaman RSUD Poso, doc by Gita

Dalam arahan Bupati Poso terkait dengan akreditasi bintang 3 yang baru saja diraih oleh RSUD Poso mengatakan agar tidak terlena dengan prestasi membanggakan yang sudah susah dicapai tersebut dengan mengendorkan semangat kerja ataupun terlalu larut dalam euforia akreditasi bintang 3. “Seharusnya capaian tersebut haruslah dapat memotivasi kita semua sebagai pelayan masyarakat untuk dapat bekerja lebih giat lagi dan berprestasi menunjukkan kinerja serta inovasi yang lebih baik bagi semua orang.” Ungkap Bupati yang telah menerima penghargaan Manggala Karya Kencana pada bulan Juli tahun lalu.

Baca Juga :  Asisten Surveyor Kadaster Berlisensi di Kabupaten Poso

 

Upaya Pemerintah Daerah di bawah Kepemimpinan Darmin-Samsuri dalam mewujudkan visi misinya sejak dilantik pada 16 Februari 2016, khususnya di bidang kesehatan seperti pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu serta memiliki kualitas petugas kesehatan yang baik diupayakan dengan pengembangan kualitas pelayanan yang memenuhi standart seperti mengikutsertakan RSUD Poso dalam program akreditasi. Keikutsertaan RSUD Poso dalam akreditasi ini tergolong bukanlah hal yang mudah karena dengan persiapan yang dilakukan selama berbulan-bulan mulai dari pelayanan loket pendaftaran dengan tujuan mempermudah pasien dalam layanan administrasi, status pasien terbaru khususnya rekam medis untuk mempercepat pelayanan serta penerapan keselamatan pasien yang terlebih dulu langsung dilayani di UGD, penataan parkir serta peningkatan kebersihan yang telah dipihak ketigakan dan penggunaan portal demi kenyamanan pasien, pemberlakuan jam besuk untuk pasien pengunjung dari jam 10.00 pagi sampai pukul 13.00 siang,  pukul 16.00 sore sampai 22.00 malam, dan kawasan rumah sakit tanpa asap rokok, serta pelayanan untuk pasien lansia yang memiliki penyakit lebih dari satu jenis yang akan dilayani di RSUD Poso semaksimal mungkin serta sejumlah persiapan lainnya.

Arahan Bupati Poso terkait dengan akreditasi bintang 3 yang baru saja diraih oleh RSUD Poso : Agar tidak terlena dengan prestasi membanggakan yang sudah susah dicapai dengan mengendorkan semangat kerja ataupun terlalu larut dalam euforia akreditasi bintang 3, doc by Gita

Olehnya Bupati kembali mengingatkan kepada Pegawai RSUD agar lebih memantapkan pelayanan terhadap masyarakat untuk capaian prestasi yang ditargetkan lebih baik lagi dari hari ke hari. Karena RSUD merupakan lembaga yang memiliki peranan penting dan strategis di bidang pelayanan akan kebutuhan dasar masyarakat khususnya kesehatan. Sehingga diperlukan kekompakan serta penggenjotan disiplin dari seluruh aparatur yang ada di dalamnya dan peningkatan kualitas pelayanan tenaga dan fasilitas yang ada di dalamnya.

Baca Juga :  Disiplin ASN Meningkat, Bukti Kekompakan Darmin - Samsuri

 

Sesudah melakukan sidak di RSUD Poso, Bupati Darmin menuju Kantor Bupati untuk memimpin rapat Evaluasi terhadap Inventarisasi Aset, Capaian PAD, Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dan Surat-Surat Kepemilikan Tanah serta Laporan Realisasi Penerimaan Daerah. Rapat yang dihadiri oleh Pimpinan OPD serta Kepala-Kepala Bagian dan Camat se-Kabupaten Poso ini diawali dengan laporan dari Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Nolly Tandawuya yang menyatakan bahwa 95% OPD sudah melakukan laporan inventarisasi dan tinggal menunggu verifikasi dari Inspektorat.

Bupati memimpin rapat Evaluasi Inventarisasi Aset, Capaian PAD, Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dan Surat-Surat Kepemilikan Tanah serta Laporan Realisasi Penerimaan Daerah, doc by Octo

Sedang dalam laporan Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Poso Atmadjaya Mardjun mengatakan bahwa untuk target pendapatan Kabupaten Poso di tahun 2018 dari target untuk semua pajak, retribusi, laba dan dana perimbangan lainnya sejumlah Rp 1.322.194.366.530,00 mendapatkan kelebihan sejumlah Rp 7.712.526.551,97 dengan persentase senilai 100, 58% dari APBD. Dalam arahan Bupati Poso mengatakan bahwa dengan capaian keberhasilan ini janganlah membuat kita cepat berpuas diri karena ke depannya masih banyak lagi kendala-kendala serta permasalahan pelayanan terhadap masyarakat yang harus terus dibenahi demi pemerataan pembangunan di segala sektor.

Baca Juga :  Bupati Darmin Apresiasi Kinerja DPRD

 

“Saya bersama Wakil Bupati akan terus mengevaluasi serta memonitor kinerja Organisasi Perangkat Daerah dalam memajukan serta bekerja sama membangun Kabupaten Poso ke arah yang lebih baik lagi guna kesejahteraan hidup masyarakat Tana Poso.” Tambah Bupati Darmin. Evaluasi yang rutin dilakukan oleh Pemerintahan Darmin-Samsuri di kalangan Perangkat Daerah menurut Bupati Darmin merupakan tahapan penting yang harus dilakukan oleh seorang Pimpinan untuk mengetahui dan menilai sejauhmana kinerja atau capaian-capaian serta kontribusi yang sangat banyak diberikan oleh Perangkat Daerah selaku perpanjangan tangan dari Bupati dan Wabup dalam menjalankan roda pemerintahannya.

Rapat ini juga dilaksanakan pemeriksaan narkoba oleh Badan Narkotik Kabupaten Poso terhadap seluruh Pimpinan OPD serta Kepala Bagian, doc by Octo

 

Sehingga dengan demikian Pemerintah dapat memperbaiki kinerja setiap OPD yang dinilai kurang capable dalam melakukan tupoksinya serta secara bersama-sama dengan pola kerja K3I yang dianut oleh Darmin-Samsuri dapat memperbaharui program-program dan kegiatan yang dinilai lebih efektif dan lebih menjangkau pelayanan terhadap masyarakat serta lebih memberikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan. Pada pelaksanaan rapat ini juga dilaksanakan pemeriksaan narkoba oleh Badan Narkotik Kabupaten Poso terhadap seluruh Pimpinan OPD serta Kepala Bagian yang hadir di rapat tersebut.

 

Bupati Poso yang juga turut berpartisipasi dalam pemeriksaan tersebut menunjukkan contoh akan keseriusan Pemerintah Daerah dalam memberantas konsumsi atau penggunaan obat-obatan terlarang serta peredarannya di Kabupaten Poso yang harus dimulai dari Para Pejabat serta Pemimpin Daerahnya sendiri. (GP)

KOMENTAR