Sulewana, PPID – Satu lagi kemajuan di bidang kesehatan yang telah berhasil diupayakan serta didorong pelaksanaannya yaitu dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, puskesmas Sulewana berhasil menyabet akreditasi Utama. Menjadi Puskesmas yang termuda pertama di Sulawesi Tengah yang berhasil terakreditasi utama dimana pada tingkatan akreditasi puskesmas ada 4 kelas yakni dasar, madya, utama dan paripurna sehingga pada Sabtu 16 Februari 2019 bertempat di Puskesmas Sulewana Kecamatan Pamona Utara dilaksanakan Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Pdt. M. Botilang, S.Pak.

Adapun pengajuan akreditasi diajukan pada bulan November 2017 dan sejak januari 2018 puskesmas Sulewana mulai berproses untuk mengikuti penilaian akreditasi dengan berbagai persiapan yang dilakukan diantaranya seperti pada bangunan fisik UGD 1×24 jam dengan 6 kapasitas tempat tidur, ruang rawat inap anak 3 kapasitas tempat tidur, tempat bermain anak, tempat pijat refleksi, poli batuk, pembuatan IPAL (Instalasi Pembuangan Air Limbah Cair). Tidak hanya persiapan yang dilakukan dari segi bangunan fisik, namun juga atas dorongan serta perhatian yang diberikan Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu yang kerap datang melakukan sidak dadakan bahkan di waktu-waktu luar jam dinas puskesmas, puskesmas ini juga mengupgrade pelayanan yang diberikan kepada masyarakat berupa adanya pelayanan UGD 1×24 jam, rawat inap dan rawat jalan yang terdiri dari poli umum, poli KIA/KB, poli gigi, poli batuk, poli MTBS, tersedianya ruang konseling serta pemeriksaan laboratorium.

Baca Juga :  RSUD Poso Raih Predikat Akreditasi Madya Bintang Tiga

Puskesmas yang berdiri sejak 9 April 2012 ini juga melakukan inovasi yaitu berupa Geliat Sweeti (gerakan peduli ibu anak selamat dengan sweeping ibu hamil resiko tinggi dan melakukan pemetaan memberi tanda bendera merah di setiap rumah ibu hamil yang beresiko), pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan forum kesehatan desa dan keluarahan serta penanaman pohon daun katuk di setiap rumah dan menganjurkan setiap ibu menyusui agar mengkonsumsi daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI. “Jangan kita menuntut kesempurnaan, bahwa segala sesuatunya harus tersedia baru kita bekerja, tetapi marilah dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang ada kita berupaya memaksimalkan semua potensi yang ada untuk mencapai hasil yang maksimal” ucap Kepala Dinas Kesehatan dr. Taufan Karwur

Baca Juga :  Poso Berhasil Memenuhi Standart Nasional Dalam Pelayanan PKB/PLKB

Ia juga menyampaikan bahwa apabila usaha yang dilakukan hanya setengah-setengah maka hasil yang akan dicapai juga akan setara dengan usaha itu, karena untuk meraih akreditasi tingkat utama bukanlah hal yang mudah. Menurutnya lagi hal ini disebabkan oleh ada sejumlah kurang lebih 600 elemen penilaian yang harus dipersiapkan dimana masing-masing elemen tersebut membutuhkan 4 sampai 5 dokumen yang tidak hanya dibuat dokumentasi di atas kertas saja melainkan juga dipraktekan serta diimplementasikan dalam bentuk pelayanan yang real terhadap masyarakat.

Bupati Poso dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya diberikan kepada Kepala Puskesmas Sulewana Heindra B. Rantung, SKM bersama staf paramedis maupun administrator atas capaian kerja keras yang mampu ditunjukkan dalam usaha mencapai akreditasi ini. “Sukacita yang dirasakan atas capaian terbaik I akreditasi ini patut kita syukuri bersama karena keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat desa Sulewana dan sekitarnya terlebih khusus, kami juga berterima kasih kepada PT. Poso Energy atas segala bantuan yang diberikan sehingga persyaratan akreditasi mampu dipenuhi yang tentunya juga melalui kerja keras, kerja secara nyata dan cerdas demi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat” ungkap Bupati Darmin

Baca Juga :  Pengembangan Program Kabupaten/Kota Sehat di Kabupaten Poso

Ia juga berpesan agar hasil akreditasi utama yang telah diraih oleh puskesmas Sulewana ini tidak hanya sampai pada pengakuan akreditasi di atas kertas semata melainkan juga harus diaplikasikan secara terus menerus dalam pelayanan terhadap masyarakat sehingga masyarakat benar-benar dapat merasakan pelayanan puskesmas yang berstandar akreditasi utama. “Harapan kami pemerintah daerah bahwa dengan capaian prestasi ini justru akan lebih membangkitkan semangat untuk terus berkarya dan memunculkan ide-ide cemerlang yang dapat mendorong capaian target standarisasi layanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Poso yang lebih baik” tegas Bupati Darmin

Puskesmas Sulewana telah dinilai pada 26 s/d 28 november 2018 oleh tim surveyor yang terdiri dari tim admin dr. Nurbaiti, M.Kes asal Jakarta Pusat, tim UKM Any Adelina Hutauruk, SKM, Msc, PH dan tim UKP dr. Rita Novia asal Palembang. Sehingga dari 24 puskesmas yang ada di Kabupaten Poso sejak kepemerintahan Darmin-Samsuri telah berhasil mengikutsertakan 15 puskesmas dan RSUD yang telah terakreditasi. (GP)

KOMENTAR