Poso, PPID – “Pelaut ulung tidak lahir dari ombak yang tenang, melainkan terbiasa menghadapi badai, nahkoda kapal tidak akan terbentuk dari ombak yang tenang, contohi Pak Bupati” ungkapan syukur Direktur RSUD Poso dr. Massalinri Hasmar, M. Epid, M. Kes, Sp. S pada acara Syukuran HUT RSUD ke-91 yang dilaksanakan di Halaman belakang RSUD, Jumat 22 Februari 2019 mendapat riuh tepuk tangan dari tamu undangan yang hadir. Ia juga menjelaskan bagaimana proses setelah melalui terpaan badai selama memimpin RSUD Poso terlebih saat harus ditantang oleh Bupati Poso untuk mengikutkan RSUD dalam akreditasi Rumah Sakit dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Poso, dimana Bupati Darmin selalu mendukung dan menggenjot pelayanan bahkan sampai selalu melakukan inspeksi dadakan di RSUD Poso demi perubahan yang lebih baik.

Pelaut ulung tidak lahir dari ombak yang tenang, melainkan terbiasa menghadapi badai, nahkoda kapal tidak akan terbentuk dari ombak yang tenang, doc by Gita

Meraih akreditasi Rumah Sakit Madya Bintang 3 serta untuk merubah pola kerja menurut standar baku pelayanan akreditas sebuah rumah sakit memang bukanlah hal yang terbilang cukup mudah melainkan butuh usaha, komitmen yang tinggi serta kerjasama yang baik antar petugas-petugas yang ada di Rumah Sakit. Dan dalam perayaan HUT RSUD yang ke-91 tahun ini para tenaga medis serta tenaga administrasi RSUD selain mengadakan lomba-lomba sebagai bentuk pengikat tali persaudaraan diantara sesama pegawai dan antar tenaga medis ini, juga pada perayaan HUT kali ini RSUD Poso kembali merefleksikan perjuangan yang telah mereka lalui untuk memperoleh predikat pengakuan assesmen badan nasional akreditas rumah sakit itu.

Baca Juga :  KEGIATAN 17-an PAMONA PUSELEMBA RESMI DITUTUP

Dalam sambutannya Bupati Darmin mengapresiasi kerja cerdas Direktur RSUD Poso bersama staff dalam mempersiapkan RSUD kurang lebih hanya sekitar 6 bulan dalam persiapan untuk mendapatkan penilaian akreditasi. Terkait dengan kepemimpinan dr. Massalinri sebagai Direktur RSUD, Bupati Poso mengatakan bahwa proses penunjukkan dr. Massalinri sebagai Direktur RSUD terbilang cukup unik dan dilakukan secara transparan dengan melalui berbagai tahapan seperti pemilihan langsung dengan mencari dokter-dokter terbaik dan menyaring setiap dokter yang ada hingga tersisa 2 kandidat serta melakukan pemaparan visi misi dan tanya jawab sehingga terpilihlah dr. Massalinri sebagai Direktur RSUD Poso.

Oleh karenanya Bupati Darmin berharap lewat kepemimpinan dr. Massalinri ini diharapkan dapat melakukan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi terhadap masyarakat dengan cara peningkatan prestasi yang mudah-mudahan ditahun yang akan datang akan meraih akreditasi RSUD tingkat paripurna.

Bupati Darmin juga menjelaskan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan visi misi terutama dalam peningkatan pemerataan dan pelayanan pendidikan maupun kesehatan yang berkeadilan yang berbasis nilai-nilai agama, sosial dan kearifan lokal, salah satu contoh bukti kerja nyata serta kerja cerdas di bidang kesehatan yakni sejak kepemimpinan pemerintahan Darmin-Samsuri yang dilantik pada 16 Februari 2016 ini telah memiliki 15 pusksesmas yang terakreditasi dan 2 diantaranya terakreditasi utama yakni Puskesmas Sulewana dan Tambarana serta RSUD Poso yang telah terakreditasi madya bintang 3. Pemerintah Daerah berharap kiranya dengan upaya-upaya pembangunan serta perubahan yang dilakukan saat ini terlebih dengan terakreditasinya RSUD Poso, dapat meningkatkan citra Kabupaten Poso di mata luar serta memperoleh kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah daerah telah berupaya melakukan peningkatan mutu pelayanan sebagai kebutuhan dasar masyarakat Tana Poso.

Baca Juga :  Keseriusan Pemda Poso dalam Perencenaan Pembangunan Cluster II

Bupati Poso yang sejak pagi harinya mengikuti beberapa agenda kegiatan Pemda mulai dari Jalan santai dalam Launching perayaan HUT Kota Poso ke-124, Syukuran HUT RSUD yang ke-91, kemudian melanjutkan tugasnya di Rumah Jabatan Bupati Poso yakni melepas Peserta Pelatihan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Kabupaten Poso yang akan berangkat menuju ke Bekasi Jawa Barat. Berdasarkan hasil seleksi dari 104 jumlah peserta yang ikut tes seleksi hanya tertinggal 18 orang putra putri yang selanjutnya akan mengikuti pelatihan di BBPLK Bekasi.

Adapun kedelapan belas peserta lulus seleksi tersebut masing-masing memiliki kejuruan diantaranya pemasangan jaringan komputer, penyiapan produk roti dan patisserie, teknisi audio video, teknisi telepon selular serta teknisi pendingin AC Split. Hal ini dilakukan Pemerintah Daerah dalam upaya peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing dalam dunia kerja serta untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan kompetensinya agar dapat dilatih dengan lebih baik lagi untuk dapat secara matang siap memasuki dunia kerja.

Baca Juga :  Penutupan Safari Natal, GKST Mendukung Pemda, Poso Keluar dari Daftar Daerah Tertinggal

Dalam arahannya, Bupati Poso yang didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Poso Edwi Yanto, SH, M. Si berpesan agar setiap putra putri utusan Kabupaten Poso yang telah lolos seleksi ini dapat menjaga nama baik Kabupaten Poso apabila tengah mengikuti pelatihan selama kurang lebih 2 bulan di Bekasi nanti. “Gunakan kesempatan ini dengan baik, kita secara bersama-sama saling menopang untuk secara perlahan harus dapat melawan opini yang buruk tentang Kabupaten Poso di mata luar” tegas Bupati Darmin mengingatkan para peserta yang terdiri dari 6 putri dan 12 putra ini.

Ia juga menambahkan bahwa mereka hendaknya menjadi duta-duta Kabupaten Poso yang membawa nama baik Poso di daerah luar dengan berperilaku ramah, sabar serta rendah hati dalam memiliki pergaulan di tempat pelatihan nanti. “Kalau anda benar-benar berhasil mengikuti program ini, Pemerintah Daerah akan membantu memberikan modal yang cukup untuk pengembangan usaha mandiri yang anda geluti” ucap Bupati Darmin

Pemerintah Daerah terus berbenah menjadikan tahun 2019 sebagai tahun percepatan pembangunan baik dari segi fisik infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing yang mumpuni dalam menghadapi era zaman yang semakin modern ini. Keseriusan Bupati Darmin bersama Wabup Samsuri dalam mengemban tugas yang diberikan masyarakat Poso yang tentunya dilakukan secara bertahap, pelan namun pasti, menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah saat ini sedang melakukan kerja keras, kerja nyata serta kerja cerdas demi kesejahteraan masyarakat Bumi Sintuwu Maroso. (GP)

KOMENTAR