Siuri, PPID – Pembukaan Forum Komunikasi Perencanaan Program / Kegiatan Bidang Pariwisata Kabupaten / Kota se- Sulawesi Tengah dibuka secara resmi oleh Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu di Aula Siuri Cottage, Selasa 2 April 2019. Kegiatan yang mengikutsertakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi dan Kabupaten / Kota se-Sulawesi Tengah, Pejabat eselon III dan IV Lingkup Dinas Pariwisata Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah serta mitra pariwisata yakni Genpi ini memiliki dasar pelaksanaan yang terdapat dalam Undang-undang nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan dan peraturan Gubernur Sulawesi Tengah nomor 43 tahun 2016 tentang kedudukan dan susunan organisasi perangkat daerah.

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan bahwa maksud pelaksanaan kegiatan ini adalah selain untuk memberikan fasilitasi dan koordinasi pembangunan kepariwisataan dalam rangka menciptakan sinergitas dan keselarasan program/kegiatan di Sulawesi Tengah tahun 2020 ; juga memberikan fasilitas program pembangunan kepariwisataan dalam rangka mewujudkan pembangunan kepariwisataan yang sinergis. Ia juga melaporkan bahwa tercapainya program strategis pembangunan kepariwisataan tahun 2020 secara integratif merupakan salah satu tujuan dilaksanakannya kegiatan ini serta memiliki sasaran yang akan dicapai yakni seperti terciptanya program /kegiatan yang sinergis antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga :  Menyambut Perayaan Hari Raya Nyepi dengan Pawai Ogoh-Ogoh
Proses Penyambutan sebelum Membuka Acara Forum Komunikasi Perencanaan Program Pariwisata Sulawesi Tengah

Bupati Darmin dalam sambutannya sebelum membuka acara ini mengatakan bahwa yang perlu diperhatikan dalam penyusunan program/kegiatan di bidang pariwisata, salah satu hal yang harus diutamakan yakni prinsip penyelenggaraan kepariwisataan yang berbasis masyarakat dimana tujuan utamanya yakni mensejahterakan masyarakat setempat dengan memberdayakan, peran serta langsung kepemilikan secara proporsionalitas untuk kemanfataan sebesar-besarnya bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa ke depannya program/kegiatan pariwisata yang akan dirancang untuk masyarakat Sulawesi Tengah agar dapat berbasis lingkungan dimana pariwisata dapat menggunakan alam sebagai daerah tujuan wisata suatu namun juga di sisi lain harus bisa untuk melestarikannya agar masih dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang.

Setelah membuka secara resmi kegiatan tersebut, Bupati Darmin bertolak ke desa Meko Kecamatan Pamona Barat untuk meninjau secara langsung dampak gempa yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Dalam kunjungannya itu Ia membawa Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Kepala Dinas Pendidikan.

Bupati Darmin saat meninjau Lokasi Gedung Sekolah SDN 2 Desa Meko Pamona Barat, Selasa 2 April 2014

Keseriusan Pemerintah Daerah dalam mengupayakan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat tidak saja hanya dengan kualitas pelayanan secara administrasi maupun kualitas ASN secara umum melainkan juga pelayan yang dilakukan oleh Pemerintahan Darmin-Samsuri terhadap tanggap bencana. Dalam proses tanggap bencana terebut Pemerintah berupaya untuk melakukan tindakan-tindakan tanggap seperti mengkaji secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, dan sumber daya; serta mengidentifikasi:  cakupan lokasi bencana; jumlah korban; kerusakan prasarana dan sarana; gangguan terhadap fungsi pelayanan umum serta pemerintahan; dan kemampuan sumber daya alam maupun buatan.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Pangdam XIII/ Merdeka Dirangkaikan Dengan Buka Puasa Bersama

Bupati Darmin sempat meninjau beberapa titik lokasi yang menurut Kepala Desa yang didampingi Camat Pamona Barat bahwa lokasi tersebut merupakan titik lokasi yang paling berdampak yakni SDN 2desa Meko, Sarana ibadah seperti Pure dan Gereja Syalom Desa Meko. Adapun dampak gempa tersebut antara lain seperti retaknya gedung bangunan yang sudah tua  seperti yang dijumpai di Sekolah Dasar dan Gereja serta robohnya salah satu bangunan Pure.

Peninjauan Lokasi di seputaran Pure Desa Meko

Bupati Darmin pun segera menginstruksikan baik kepada Kepala Dinas Pendidikan maupun Dinas PUPR untuk segera membantu merehab bangunan tersebut dengan berkoordinasi langsung kepada kepala desa serta camat Pamona Barat untuk mendata setiap kerusakan-kerusakan yang terjadi dan mengakomodir setiap keperluan warga terlebih khusus terkait dengan penyelenggaraan pelayanan umum. Ia juga terlihat berinteraksi langsung dengan masyarakat seperti yang dilakukannya saat menyambangi masyarakat yang mengungsi akibat gempa yang terjadi di sekitar wilayah pinggiran danau pada 20 Oktober 2018 yang lalu.

Baca Juga :  Syukur Desa Toinasa, Bupati Darmin Ajak Masyarakat Menjaga Hati

Dalam keterangan yang diberikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Masdian Mentiri mengatakan bahwa masyarakat tak perlu khawatir karena gempa tersebut tidak berpotensi tsunami khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah pinggiran danau. Lanjutnya lagi bahwa menganalisa dentuman-dentuman yang terjadi merupakan proses alam yang menuju pada kestabilan patahan yang terjadi pada hari minggu pagi itu.

Sedangkan untuk menenangkan para warga Bupati Darmin mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap bertindak tenang dan tidak panik apabila terjadi gempa serta menghimbau untuk melakukan perlindungan diri di tempat yang tidak mudah dijatuhi dengan runtuhan-runtuhan bangunan pada saat terjadi gempa. Dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menciptakan kondisi yang aman, Pemerintah Daerah selalu untuk berupaya secara cepat dan tanggap memberikan informasi yang benar terkait dengan gempa yang terjadi serta juga berusaha untuk mengecheck secara langsung kondisi lapangan yang terjadi dan melakukan perbaikan-perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan untuk kepentingan penyelenggaraan pelayanan umum seperti sekolah maupun rumah-rumah ibadah.

Diakhir kunjungannya, Bupati Darmin menyempatkan untuk berkunjung ke Pos Jaga Unit Pemadam Kebakaran Tentena yang baru dilepas oleh Wabup Samsuri pada beberapa beberapa waktu yang lalu seraya berpesan kepada para petugas agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat dengan baik dan benar. (GP)

KOMENTAR