Ratu’ombu, PPID – Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu secara resmi sesuai dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku mensahkan pernikahan 49 pasang suami istri dalam Pelayanan Pencatatan Perkawinan Massal yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso melalui Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Kabupaten Poso di desa Ratu’ombu Kecamatan Lage, Rabu 3 April 2019. Bupati Darmin bersama Kepala Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Poso hadir di tengah mayarakat guna memenuhi kebutuhan akan masyarakat terkait administrasi pengakuan Negara atas status warga Negara dalam pernikahan.

Setelah pada beberapa waktu yang lalu Wabup Samsuri menghadiri kegiatan siding isbat nikah terpadu di Kelurahan Mapane Poso Pesisir, dalam keprihatinan Pemerintah Daerah terhadap masyarakat Kabupaten Poso yang memiliki masalah terkait dengan administrasi tentang perkawinan yang sah di mata hukum. Maka pada kali ini Pemerintah Daerah yang menjemput bola, melakukan pelayanan dengan mendatangi langsung masyarakat untuk melakukan pengesahan secara hukum pernikahan yang telah dilakukan oleh masyarakat.

Nikah Massal di Ratu’ombu, Rabu 3 April 2019, doc by Octo

Bupati Darmin yang turun langsung menjadi petugas pernikahan atau pencatatan sipil merupakan momen kebanggaan tersendiri bagi pasangan di desa Ratu’ombu karena telah dinikahkan secara sah menurut hukum Negara oleh orang nomor 1 di Kabupaten Poso ini. Momen unik pun terjadi saat Bupati mempersilahkan kepada setiap pasangan untuk saling berhadap-hadapan menatap pasangannya masing-masing sehingga gelak tawa serta riuh tepuk tangan dari masyarakat yang hadir saat itu turut memeriahkan suasana nikah missal yang dipimpin oleh Bupati Darmin.

Baca Juga :  Wakil Bupati Menerima Kunjungan Mahasiswa Gorontalo

Pencatatan perkawinan sangatlah penting agar supaya terlindungi hak-hak yang akan ditimbulkan akibat adanya suatu perkawinan, terutama hak istri dan anak-anak. Dengan adanya buku nikah atau akta pernikahan yang tercatat secara sah menurut undang-undang yang berlaku maka manfaat yang didapatkan antara lain seperti selain memberikan kepastian hukum bagi keabsahan suatu ikatan perkawinan bagi suami maupun istri; memberikan kepastian hukum bagi anak-anak yang akan dilahirkan; juga sebagai syarat dalam mengurus Akta Kelahiran anak-anaknya; serta memberikan kemudahan dalam mengurus tunjangan keluarga bagi PNS, TNI/POLRI, BUMN/BUMD dan Karyawan Swasta.

Sebanyak 49 pasang dinikahkan langsung dalam proses pencatatan sipil oleh Bupati Darmin

Hal inilah yang diupayakan pemerintah Darmin-Samsuri terlebih dalam melakukan pelayanan memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga segala hak masyarakat selalu menjadi prioritas dalam pelaksanaan roda pemerintahan saat ini. Tak sampai di situ saja, dalam proses pernikahan missal yang dicatat oleh Dinas Dukcapil ini juga selain memberikan akta nikah kepada 49 pasang juga secara otomatis memberikan kartu keluarga baru kepada setiap pasangan ini.

Baca Juga :  Pembukaan Kegiatan Kewaspadaan Dini dan Penyuluhan Masyarakat Dalam Rangka Meningkatkan Peran Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda Serta Tokoh Perempuan

Karena sesuai dengan peraturan dalam pencatatan akta nikah sekarang, Dinas Dukcapil juga langsung mengeluarkan kartu keluarga baru bagi setiap pasangan yang baru saja dicatat pernikahannya secara hukum kenegaraan. Hal ini pulalah yang mendorong Kabupaten Poso sehingga dapat masuk dalam finalis peraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dimana Bupati Poso yang mendapat penghargaan atas pelayanan administrasi kependudukan di Palu pada 11 Mei 2018 yang lalu menjadi penilain tersendiri atas inovasi pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah dalam pemenuhan kewajibannya memajukan pembangunan di Kabupaten Poso.

Bupati Poso bertindak sebagai Petugas Pencatatan Sipil menikahkan 49 pasang suami-istri

“Pemerintah Daerah Kabupaten Poso meskipun disibukkan dengan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan bahkan tuntunan layanan masyarakat yang semakin kompleks, namun pemda juga terus berupaya memberi perhatian terhadap berbagai program social kemasyarakatan, sekaligus memberikan kemudahan dan solusi terhadap kendala dan masalah-masalah yang dihadapi, termasuk di dalamnya adalah dengan melaksanakan pencatatan nikah missal yang dapat meringankan beban bagi pasangan suami-istri yang sudah sah secara agama namun belum tercatat secara sah oleh Negara” ungkap Bupati Darmin. Ia juga menyampaikan bahwa program pemerintah daerah ini masih akan terus dilaksanakan di wilayah-wilayah kecamatan lainnya yang terindikasi adanya pasangan yang sampai saat ini belum tercatat pernikahannya.

Baca Juga :  Perayaan Hari Pekabaran Injil Pemuda Sinode GKST Ke-69 Tahun 2018 Klasis Pamona Utara di Jemaat Galilea Desa Leboni

Dalam setiap kunjungannya di daerah-daerah kecamatan, Bupati Poso tidak hanya melakukan satu pelayanan saja melainkan juga melakukan perekaman KTP-Elektronik bagi masyarakat yang belum terlayani dengan administrasi kependudukan serta menyerahkan sejumlah bantuan makanan tambahan bagi ibu-ibu hamil dan balita. Program menjemput bola ini mengingat keterbatasan masyarakat dalam transportasi maupun kondisi keuangan sehingga membawa Pemerintahan Darmin-Samsuri untuk rajin turun ke lapangan membawa langsung pelayanan kepada masyarakat sampai ke pelosok wilayah

Setelah melaksanakan tugas pelayanan nikah massal di Ratu’ombu, Bupati Darmin menyempatkan untuk menjenguk Ketua Forum Komunikasi Antar Umat Beragama Kabupaten Poso H. Yusuf Runa yang sakit di Rumah Sakit Umum Daerah Poso didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Yan Edward Guluda, SH, MH dan Ketua Majelis Klasis Poso Kota Pdt. Budi Tarusu, S.Th. Menerima segala bentuk perbedaan, dan juga hidup berdampingan secara damai merupakan nilai-nilai kemanusiaan yang lebih diutamakan daripada mempertentangkan perbedaan ideologi atau perbedaan keyakinan.

Hal ini pula yang dicontohkan oleh pimpinan-pimpinan masyarakat Tana Poso dalam menjalin hubungan silaturrahmi dimana Bupati Darmin langsung membesuk salah satu tokoh agama yang paling berpengaruh di Kabupaten Poso ini begitu mendengar kabar bahwa dirawatnya H. Runa saapan khas masyarakat Kota Poso itu. (GP)

KOMENTAR