Poso, PPID – Pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Kepegawaian se-Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2019 dibuka oleh Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu di Hotel Ancyra, Kamis 25 April 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BKN Pusat yang diwakili oleh Kasubdit Wasdal Bidang DetikDispen, Jatmiko, Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Sulawesi Tengah, Asri, SH, M. Si dan Kepala BKPSD Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Tengah.

Menurut laporan Kepala BKPSDM Kabupaten Poso Filson Gundo mengatakan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini yakni berpedoman pada Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah serta PP No.18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Adapun maksud pelaksanaan Rakornis ini selain untuk meningkatkan kualitas koordinasi dan sinergitas program kepegawaian juga untuk membangun komitmen dan kerjasama dalam pembinaan manajemen ASN dan pelayanan kepegawaian di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga :  Rakyat Menunggu Kerja Nyata Kita, Bukan Janji

Dengan mengangkat tema “Transformasi Manajemen Kepegawaian Menuju Birokrasi yang Bersih dan Beretika”, kegiatan ini bertujuan untuk mensinkronkan kebijakan manajemen ASN, menyamakan persepsi dan pola piker serta mekanisme pembinaan dan pelayanan kepegawaian serta sebagai sarana untuk mengevaluasi kinerja BKD/BKPSDM se-Provinsi Sulawesi Tengah. Rakornis ini diikuti oleh pejabat yang terkait dengan urusan kepegawaian seperti pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Seiring dengan tuntutan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan yang diberikan ASN/PNS semakin tinggi maka dibutuhkanlah sarana untuk berkoordinasi serta evaluasi terhadap kinerja pelayanan ASN terlebih khusus dalam bidang kepegawaian. Senada dengan visi misi Pemerintahan Darmin-Samsuri yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah dan pemerintahan desa melalui reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas sumber daya aparatur maka kegiatan ini dinilai cukup mengambil peran yang besar dalam menata kebijakan serta mekanisme pelayanan ASN terlebih dalam bidang kepegawaian.

Baca Juga :  Apel Perdana setelah Cuti Bersama Perayaan Idul Fitri 1439 H di Lingkup Pemda Poso

ASN saat ini bukan hanya melakukan penyerapan anggaran, akan tetapi juga dituntut untuk dapat memberikan pelayanan publik yang berkualitas sesuai dengan peraturan perundang-undangan No. 5 Tahun 2014 tentang ASN. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Darmin sesaat sebelum membuka kegiatan Rakornis yang rencananya akan dilaksanakan selama 2 hari yakni mulai dari Kamis 25 s/d Jumat 26 April 2019 ini.

“Banyak peraturan-peraturan baru yang harus kita pahami serta dengan adanya paradigma yang sudah berubah maka orientasi sekarang juga telah berubah dengan menjadi peningkatan pelayanan publik. Sehingga kita harus benar-benar dapat meningkatkan integritas sehingga masyarakat dapat menerima layanan yang prima dari ASN selaku abdi Negara” tegas Bupati Darmin.

Baca Juga :  Wabup Samsuri : Pelayanan ASN ditujukan Bagi Semua Wilayah Kabupaten Poso

Keseriusan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan masyarakat di Kabupaten Poso yang damai, adil dan sejahtera serta didukung dengan sumber daya manusia yang andal dan bermartabat, membawa pada pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang lebih dititikberatkan pada peningkatan kualitas Aparatur Negara serta berkoordinasi dan sinkronisasi terhadap sejumlah manajemen dan pelayanan yang ada di wilayah Sulawesi Tengah. Bupati Darmin juga mengharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menghasilkan output peningkatan pelayanan serta daya kerja ASN dalam melayani masyarakat khususnya dalam pengurusan administrasi kepegawaian.

Setelah membuka secara resmi kegiatan tersebut, Bupati Darmin menyerahkan cenderamata berupa plakat dari Pemerintah Daerah Kabupaten Poso kepada Kepala-Kepala BKD/BKPSDM se-Sulawesi Tengah. Dalam kegiatan ini juga diserahkan SK Kenaikan Pangkat bagi ASN Golongan IV oleh Kepala BKD Provinsi Sulawesi Tengah kepada Kepala-Kepala BKD/BKPSDM Kabupaten Poso, Morowali Utara, Bangkep, Toli-Toli, Banggai Laut, Parimo, Banggai dan Kota Palu. (GP)

KOMENTAR