Poso, PPID – Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu menerima kedatangan Kepala Badan Narkotik Nasional Provinsi Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Drs. Suyono, MM, MBA bersama Rombongan di Rumah Jabatan Bupati Poso pada Kamis Malam 25 April 2019.

Kedatangan Kepala BNNP yang baru ini selain untuk bersilahturrahmi dengan Pemerintah daerah Kabupaten Poso juga untuk melakukan Rapat Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Instansi Pemerintahan serta Sosialisasi Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN serta Permendagri No. 12 Tahun 2019 tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika.

Suyono berkunjung ke Poso bersama Kabid Pemberantasan BNNP Sulteng AKBP Baharudin, SE, M.Si, Kepala BNN Kabupaten Donggala AKBP Kahar Muzakir, Morowali AKBP Mulyadi, SH, Bangkep Oslan Daud, SKM, M.Ph dan Kota Palu AKBP Abire. Dalam pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban itu, Bupati Darmin yang didampingi Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Pimpinan OPD ini juga menjamu rombongan BNN dengan makan malam bersama.

Baca Juga :  Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan LXVII Di Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2018

Dalam pertemuan tersebut Suyono sempat menyentil akan pentingnya peran aktif khususnya instansi pemerintah dalam mendukung program P4GN dimana lewat aksi pemberdayaan masyarakat anti narkoba yang dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti sosialisasi, advokasi dan diseminasi informasi kepada seluruh lapisan masyarakat ini dapat disesuaikan dengan program dari masing-masing instansi.

Suyono yang pernah tergabung dalam Tim Peneliti dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) inijuga menambahkan bahwa pemberdayaan masyarakat ini juga dapat dilakukan dengan menggalang kerja sama secara optimal dalam menyelesaikan masalah narkotika dengan harapan dapat menurunkan jumlah pecandu serta korban penyalagunaan narkotika.

Selain itu kunjungan ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan rencana aksi tentang upaya pencegahan penyalagunaan narkotika atau pola hidup sehat di lingkungan masyarakat, sehingga tujuan Kabupaten Poso terbebas dari penyalahgunaan narkoba dapat terwujud.

Bupati Darmin dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Daerah akan berupaya untuk memberikan benteng manakala narkoba sudah masuk kepada kelompok-kelompok remaja. “Oleh karenanya kami berupaya untuk mengerahkan segala usaha yang ada lewat instansi terkait mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta beberapa dinas lainnya serta melalui bantuan dari pihak BNNP maupun BNNK sendiri serta pihak Kepolisian dapat membantu Kabupaten Poso agar terbebas dari bahaya penggunaan zat berbahaya ini” ucap Bupati Darmin.

Baca Juga :  Suwardhi Resmi Menjabat Sebagai Rektor UNSIMAR Poso

Dalam usaha mewujudkan Poso yang damai, adil dan sejahtera dengan sumber daya manusia yang andal dan bermartabat, Pemda selalu terbuka terhadap upaya kerja sama dengan instansi lainnya selaku pelayan masyarakat untuk menanggulangi permasalahan Narkoba di Kabupaten Poso. Kegiatan ini pun berlanjut dengan pertemuan Rapat Koordinasi bersama BNNP dan BNNK serta instansi terkait lainnya yang dipimpin langsung oleh Wabup Samsuri di Ruang Pogombo Kantor Bupati Poso pada Jumat pagi 26 April 2019.

Sejumlah pembahasan dikoordinasikan di pertemuan ini guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi para Penggiat Anti Narkoba untuk mensinergikan program pemberdayaan masyarakat, serta mengajak seluruh pemangku kebijakan di lingkungan Pemda Poso untuk bersama-sama menjalin kemitraan dan menumbuhkan komitmen yang kuat dalam menekan tingkat penyalahgunaan Narkoba.

Baca Juga :  Pengambilan Sumpah Bidan Se-Kabupaten Poso

“Kejahatan narkoba harus ditangani secara intensif melalui dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat. Saya bersama Bupati Poso berkomitmen untuk menerapkan pemberdayaan masyarakat anti narkoba melalui berbagai sektor yang ada mulai dari lingkungan pendidikan yang merupakan mitra strategis untuk melakukan upaya – upaya progresif dan revolusioner dalam menjaga serta menyelaraskan masa depan daerah dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta juga bidang-bidang lainnya” ungkap Wabup Samsuri saat membuka kegiatan Rakor tersebut. (GP)

KOMENTAR