Poso, PPID – Satu tradisi yang tidak pernah lekang oleh waktu dan salah satu contoh nyata adanya bukti kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Poso yakni “Pasar Ramadhan” yang tidak hanya dibanjiri oleh warga Kota Poso yang tengah menjalankan ibadah puasa namun juga oleh seluruh warga Kota Poso.

Pembukaan Pasar Ramadhan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H Tahun 2019 Masehi digelar di Lapangan Sintuwu Maroso pada Senin 6 Mei 2019 yang dibuka langsung oleh Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu.

Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan DIPA Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Poso tahun anggran 2019 dengan nomor 914/0128/DPA/2019 tanggal 2 Januari 2019 ini memiliki program dengan nama Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil Menengah dalam Kegiatan Fasilitasi Pengembangan Sarana Promosi Hasil Produksi. Ajang wisata kuliner ini juga menjadi salah satu daya tarik Warga Kota Poso dalam menikmati Bulan Puasa terbukti dengan sebelum acara pembukaan dimulai warga Kota Poso telah membanjiri lokasi “Pasar Ramadhan” tersebut.

Baca Juga :  Tim Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso menuju Lembah Lore

Adapun maksud tujuan pelaksanaan kegiatan ini selain untuk memberi kesempatan kepada konsumen untuk melakukan pembelian makanan dan minuman selama Bulan Suci Ramadhan yang higienis dengan mudah dan harga yang terjangkau, Pemerintah Daerah juga memberi kesempatan kepada pelaku UMKM secara terorganisasi untuk dapat memasarkan / menjual produk hasil olahannya.

P. Rama Tandawuya, SE, M.Si Kepala Dinas Kumdag Poso dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan “Pasar Ramadhan” ini dijadwalkan berlangsung selama 29 hari dengan juga menyiapkan secara khusus Tim Pemantauan Kelayakan Makanan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Poso untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal-hal yang tidak diinginkan yang dimaksud antara lain adanya terdapat bahan-bahan kimia berbahaya yang digunakan oleh penjual dalam menjajakan hasil olahannya sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut melalui Tim Khusus Dinas Kesehatan telah melakukan observasi dan peninjauan terhadap makanan-makanan yang dijual dan mendapati hasilnya 100% dinyatakan tidak berbahaya.

Baca Juga :  Sosialisasi Optimalisasi Zakat,Infaq dan Sedekah (ZIS) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso

Keseriusan Pemerintah Daerah di bawah Kepemimpinan Darmin-Samsuri dalam melayani masyarakat tidak hanya dilakukan sekedar dengan memenuhi kebutuhan saja melainkan selalu berupaya untuk memberikan kualitas yang terbaik. Adapun jumlah tempat yang mampu disiapkan oleh Dinas Kumdag sesuai dengan lahan yang ada berjumlah 186 pedagang yang terdiri dari penjual makanan ringan (kue dan camilan) hingga pada makanan berat yang berupa lauk pauk untuk makanan berbuka.

Bupati Darmin mengatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan pasar ramadhan ini bukan hanya sekedar menjajakan kuliner untuk makanan berbuka melainkan juga dimaknai sebagai wahana silaturrahmi antar warga masyarakat Kota Poso. “Sebab di tempat ini pula kita bias saling jumpa, saling berkomunikasi serta berinteraksi bukan hanya dengan antar umat muslim saja melainkan juga dengan umat beragama lainnya yang ada di Kota Poso” ungkap Bupati yang pernah menjalani pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut tahun 2006 ini.

Baca Juga :  Sosialisasi Pengembangan Inovasi Pelayanan Publik, Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) dan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (LAPOR-SP4N)

Karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa konsumen yang datang berbelanja di Pasar Ramadhan ini bukan hanya terdiri dari masyarakat muslim saja melainkan juga masyarakat non muslim turut datang berbelanja di tempat ini. Tak diragukan lagi bahwa kondisi keamanan serta kondusifitas yang berlaku di Kabupaten Poso saat ini merupakan peranan penting dari masyarakat sendiri yang dewasa dalam berpikir serta tidak mudah terhasut dengan isu-isu provokatif yang dapat memecah belah persatuan daerah.

“Pasar ramadhan ini juga sekaligus bertujuan untuk membuka peluang bagi pedagang-pedagang kecil di Kota Poso dalam mengembangkan usahanya. Karena itu saya menghimbau kiranya para pedagang dapat menyajikan makanan yang terbaik sesuai dengan standar kesehatan serta memiliki nilai gizi dan kebersihan makanan/minuman yang akan dijual” ucap Bupati Darmin yang dilanjutkan dengan peninjauan di sepanjang tempat penjualan. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua TP-PKK Kabupaten Poso, Kapolres Poso, Dandim 1307 Poso, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Pimpinan OPD dan tokoh-tokoh agama dan masyarakat. (GP)

KOMENTAR