Poso, PPID – Sesuai dengan pemaparan yang disampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dalam Penyelenggaraan forum konsultasi publik menyampaikan bahwa dengan berpedoman pada arah pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Poso tahun 2016-2021, maka tema pembangunan Kabupaten Poso tahun 2019 adalah “Percepatan pencapaian prioritas pembangunan daerah melalui pembangunan infrastruktur, sosial dan ekonomi yang terintegrasi menuju Poso cerdas “. Sehingga dalam mewujudkannya Pemerintah Daerah menetapkan 9 prioritas pembangunan daerah Kabupaten Poso tahun 2019, 4 diantaranya : Peningkatan infrastruktur berbasis tata ruang, Pengentasan kemiskinan dan PMKS, Kesehatan dan Pendidikan.

Pada bidang program kegiatan infrastruktur secara garis besar panjang jalan dengan kondisi baik pada tahun 2018 jika dibandingkan dengan kondisi tahun 2017 terjadi peningkatan yang cukup signifikan dimana jalan rusak berat berkurang dari 3,45 km menjadi 90,8 km dan jalan rusak ringan berkurang dari 30,5 km  menjadi 118,82 km. Beberapa program prioritas dan unggulan juga sudah mulai dilaksanakan sesuai target yang telah dicanangkan antara lain bahwa di bidang infrastruktur Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Darmin Sigilipu dan Wabup Samsuri telah memulai melaksanakan pembangunan sesuai dengan perencanaan teknis untuk jalan dan jembatan Kayamanya Bonesompe dan pelaksanaan perencanaan kerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu terutama untuk mendapatkan izin pakai akses jalan Doda-Lelio dan telah disetujui dengan telah dirubahnya zonasi kawasan Taman Nasional Lore Lindu sehingga pembangunan akan segera dilaksanakan.

Baca Juga :  Molapa Baula, Membangkitkan Kembali Adat Warisan Leluhur

Untuk pelayanan kesehatan gratis bagi rakyat miskin mengalami peningkatan yang sangat signifikan yaitu dari 1.768 orang tahun 2017 menurun menjadi 34.327 orang di tahun 2018. Hal ini menunjukkan terjadi penurunan penduduk miskin yang menggunakan SKTM untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Jumlah penduduk miskin di Poso tahun 2017 mencapai 41,88 ribu orang dan terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 0,35 ribu orang dibandingkan dengan tahun 2016. Dan dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah Kabupaten Poso masuk dalam 4 kabupaten/kota yang memiliki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di atas angka IPM Sulawesi Tengah.

Sedangkan dalam bidang kesehatan terbukti di era Pemerintahan Darmin-Samsuri telah berhasil mengupgradekan atau menaikan level 15 puskesmas di Kabupaten Poso dengan standar akreditasi nasional dan akreditasi madya bintang 3 untuk RSUD Poso. Bupati Darmin juga menegaskan bahwa program akreditasi ini bukanlah semata-mata tujuan utama, melainkan yang terpenting adalah dengan terakreditasinya RSUD Poso dan puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Poso maka dengan sendirinya akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik dengan standart pelayanan dan managemen yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Keseriusan Pemda Poso dalam Perencenaan Pembangunan Cluster II

Untuk bidang pendidikan sendiri indeks pembangunan manusia (IPM) mengalami peningkatan 3 terakhir sebesar 68,13 ; 68,83 ; dan 69,78 serta merupakan peringkat ke-3 dari 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Realisasi capaian kinerja bidang pendidikan, pada tahun 2018 untuk program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun berada pada nilai baik yaitu rata-rata 90% dari target yang ditetapkan. Capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk SD/MI 98,17% dan SMP/MTs 91,76% secara relatif memperlihatkan kondisi baik jika dibandingkan tahun sebelumnya, demikian pula halnya dengan presentase angka kelulusan sekolah dimana realisasi angka kelulusan sekolah pada tahun 2018 SD/MI sebesar 99,66% dan SMP/MTS sebesar 98,39%. Pemerintah Kabupaten Poso menjamin ketersediaan tempat belajar yang memadai untuk dapat memberikan pelayanan pendidikan yang baik kepada masyarakat dimana selama tahun 2018 Pemerintah Daerah Kabupaten Poso telah merahabilitasi berat 141 unit sekolah yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Poso.

Baca Juga :  Wabup : Gunakan Peluang & Kesempatan, Jangan Ragu Produksi

Selaku Pimpinan Daerah, Bupati Darmin menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar senantiasa meningkatkan disiplin sebagai aparatur negara dan pengabdi masyarakat serta meningkatkan kinerja dan kreativitas dalam mewujudkan visi misi pemerintah daerah dalam memajukan Kabupaten Poso ke arah yang lebih baik lagi. Mantan pasukan khusus penjaga keamanan di Kambodja ini juga memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan disiplin serta etos kerja dan berinovasi dalam pola pikir, perilaku serta budaya kerja sehingga kedepannya aparatur sipil negara di Kabupaten Poso dapat bersikap profesional, proporsional demi terciptanya pelayanan publik yang lebih efektif dan berkualitas.

Aksi kerja nyata dan kerja cerdas mampu dibuktikan oleh kepemimpinan Darmin-Samsuri dimana terlihat jelas sejumlah perkembangan mulai dari penataan kota sebagai akses jalur trans Sulawesi yang telah diperindah serta pelaksanaan-pelaksanaan sejumlah event-event besar di Tana Poso yang mampu memberikan dampak nama baik Kabupaten Poso di mata luar. Hasil tidak akan mengkhianati proses, berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Darmin-Samsuri ini membawa pada kesadaran masyarakat Poso sendiri akan perlunya persatuan serta dukungan terhadap niat tulus Pemerintah Daerah saat ini dalam menjalankan roda pemerintahan untuk menata kehidupan yang lebih baik di Tana Poso. (GP)

KOMENTAR