Poso, PPID – Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) sekaligus Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Agama Poso Kamis23 Mei 2019 bertempat di Kantor Pengadilan Agama Poso.

 Acara ini dihadiri oleh Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kepala Kementrian Agama Kabupaten Poso, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, Rektor STAI, Kepala Cabang Pembantu Bank Syariah Mandiri serta Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Touna dan Morowali.

Penandatanganan Piagam Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM, doc by Adhit Humas

Kegiatan yang diawali dengan pengucapan ikrar komitmen bersama serta penandatanganan piagam komitmen bersama aparatur Pengadilan Agama Poso ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Poso Ibrahim Ahmad Harun, S.Ag.

Dalam sambutannya, Ibrahim mengatakan bahwa tugas pokok Pengadilan Agama adalah menerima, memeriksa, memutus dan menyelesaikan setiap perkara yang diajukan termasuk penyelesaian sengketa bidang perkawinan, kewarisan, wasiat, perwakafan, zakat, infaq, shadaqah dan ekonomi syari’ah.

Baca Juga :  Desa Kaduwaa Lore Utara Pembukaan Safari Natal Pemerintah Daerah

Untuk dapat mewujudkan Good Governance dan Clean Government maka Pengadilan Agama Poso melaksanakan pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani dengan harapan Pimpinan, Hakim dan seluruh Aparatur Pengadilan Agama Poso dapat melakukan perubahan pada semua area program reformasi birokrasi.

“Hal ini bertujuan untuk mewujudkan pengadilan agama yang besih dan bebas KKN serta dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan public di pengadilan agama Poso” tambah Ibrahim.

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si sebelum meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Agama Poso dalam sambutannya mengapresiasi inovasi yang dilahirkan oleh Pengadilan Agama Poso dalam rangka memberi warna positif dalam pembangunan di Kabupaten Poso.

Baca Juga :  Darmin-Samsuri berlari kencang memberikan Pelayanan maksimal kepada Masyarakat sehari penuh

Ia juga mengatakan bahwa hal ini dilakukan semata-mata untuk kemajuan bersama serta dalam rangka peningkatan pelayanan prima terhadap masyarakat Kabupaten Poso.

“Dengan adanya pencanangan zona integritas ini tentu sangat besar manfaatnya bagi Pimpinan dan segenap pegawai pengadilan agama Poso agar ke depan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan” ungkap Wabup Samsuri.

Ia juga menambahkan bahwa dengan hadirnya pelayanan terpadu satu pintu ini akan memudahkan pelayanan kepada masyarakat untuk mencegah adanya calo perkara atau praktek gratifikasi dan pungli yang merugikan masyarakat.

Terkait dengan pelaksanaan pesta demokrasi 17 april yang telah dilewati bangsa Indonesia, Wabup Samsuri kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas daerah dengan tidak terpancing terhadap isu-isu di media social yang ingin memecah belah persatuan bangsa pada umumnya dan daerah pada khususnya.

Baca Juga :  Penutupan Safari Ramadhan Kabupaten Poso

Menyikapi perbedaan pandangan politik yang ada, Wabup Samsuri mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Poso agar bisa menghormati pelaksanaan rangkaian pesta demokrasi hingga pada tahap penetapan pemenang pilpres, pileg dan anggota DPD sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan Piagam Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM oleh Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Poso bersama Wakil Bupati, FKPD dan Kepala Kantor Kementrian Agama Poso. Setelah menandatangani Piagam Pembangunan Zona Integritas, Wabup bersama tamu undangan menuju ke lantai 1 untuk meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Agama Poso. (GP)

KOMENTAR