Tambarana, PPID – Rasulullah SAW bersabda, “Man kanat ‘indahu madzlimatun falyuhallilhu minha” (Barang siapa yang berbuat dzalim maka hendaknya dimaafkan/dihalalkan). Halal itu dibolehkan dengan menghalalkan kepada yang lain dengan filosofi bahwa orang yang punya salah dan bermusuhan itu sedang melakukan yang haram kepada yang lain sehingga perlu dihalalkan dan saling menghalalkan antara anak bangsa sehingga tak ada haram dan dosa antar sesama serta kembali pada kerukunan dan kesatuan.

Halal Bi Halal merupakan momen merajut ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wataniah untuk saling memaafkan atas kesalahan dan kekhilafan, doc by Octo Humas

Hikmah Halal Bi Halal yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso Drs. H. Makmur Moh. Arif, M.Pdi pada Acara Halal Bi Halal Masyarakat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso yang dilaksanakan di Mesjid At Taqwa Desa Tambarana Kecamatan Poso Pesisir Utara, Rabu 12 Juni 2019. “Dosa kepada orang lain tak cukup hanya istighfar dan taubat kepada Allah SWT, tetapi juga perlu maaf/halal dari orang yang disakiti atau dianiaya. Al Qur’an Al Karim menjelaskan bahwa orang yang memaafkan kepada yang lain adalah ciri orang yang bertakwa, dan ini selaras dengan tujuan puasa, yaitu menggapai takwa” jelas Makmur

Baca Juga :  Insya Allah Meraih Haji Mabrur Sepanjang Hayat
Hikmah Halal Bi Halal yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Poso Drs. H. Makmur Moh. Arif, M.Pdi , doc by Gita Humas

Kegiatan yang dihadiri oleh masyarakat Poso Pesisir Utara, Remaja Islam Mesjid dan Majelis Ta’lim ini juga dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat Arah Kiblat Mesjid Riadul Shalihin Desa Tambarana Poso Pesisir Utara. Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui momentum Halal Bi Halal, kita kembali merajut ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wataniah untuk saling memaafkan atas kesalahan dan kekhilafan.

Penyerahan Sertifikat Arah Kiblat Mesjid Riadul Shalihin Desa Tambarana Poso Pesisir Utara, doc by Gita

Lanjutnya lagi bahwa memberi maaf jauh lebih afdhal dari pada minta maaf dan momentum lebaran serta Idulfitri merupakan sarana saling minta maaf dan memaafkan. Sehingga kegiatan silaturrahim yang dikemas dalam acara halal bi halal ini juga merupakan perintah Rasulullah sebagai implementasi keimanan dan wujud melakukan syari’at Islam yang dikemas dengan budaya dan tradisi dalam membangun keakraban dan kesatuan.

Baca Juga :  Pembukaan Pasar Murah, Bupati Darmin Serahkan Bantuan Bangun Jembatan Gantung
Kegiatan dihadiri oleh masyarakat Poso Pesisir Utara, Remaja Islam Mesjid dan Majelis Ta’lim, doc by Gita Humas

Acara ini juga turut dihadiri oleh tokoh-tokoh agama lain sehingga hal ini mendapat perhatian serta apresiasi lebih dari Wabup Samsuri dimana daerah Poso Pesisir Utara dinilai mampu mempertahankan kehidupan toleransi yang tinggi dalam menjadi role mode bagi daerah-daerah lainnya di wilayah Kabupaten Poso. (GP)

KOMENTAR