Malei Tojo, PPID – Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Poso menyelenggarakan Jambore Penyuluh KB (PKB) dan Petugas Lapangan KB (PLKB) se-Kabupatan Poso di Pantai Karang Desa Malei Tojo Kecamatan Tojo Barat Kabupaten Tojo Una-Una selama 2 hari dimulai pada Selasa 25 s/d Rabu 26 Juni 2019. Peserta Jambore ini berjumlah 50 orang yang terdiri dari PKB dan PLKB 19 kecamatan se-Kabupaten Poso.

Dalam tugas pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana, Dinas yang berada dalam naungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini memiliki fungsi dalam pembinaan, pembimbingan serta memfasilitasi dalam hal pengendalian penduduk dan penyelenggaraan KB. Selain itu menurut dr. Djani Moula selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Poso mengatakan bahwa dinas ini juga berfungsi untuk menyelenggarakan pendayagunaan tenaga PKB/PLKB yang merupakan era baru demi suksesnya Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Baca Juga :  Rakornas P3MD, Bupati Darmin: "Lakukan Pengawasan Dana Desa Secara Periodik "
Jambore Penyuluh KB (PKB) dan Petugas Lapangan KB (PLKB) se-Kabupatan Poso, doc by Octo Humas

Sesuai dengan standart yang berlaku secara nasional di Indonesia bahwa 1 PKB/PLKB hanya melayani 2 desa saja, dan hal yang disyukuri di Kabupaten Poso menurut dr. Djani bahwa Kabupaten Poso berhasil memenuhi standart tersebut dibandingkan dengan Kabupaten-kabupaten tetangga lainnya seperti Toli-Toli dan Donggala yang melayani hingga 5 desa. Selain itu juga Ia menambahkan bahwa seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Poso sudah memiliki Kantor Balai Penyuluh KB yang memudahkan bagi para petugas untuk dapat bekerja secara professional dengan fasilitas yang ada.

Lanjutnya lagi bahwa dari segi kuantitas Kabupaten Poso sudah memenuhi kriteria sehingga saat ini Dinas lebih concern untuk dapat meningkatkan kualitas dari para petugas. Seiring dengan banyaknya tantangan-tantangan yang dihadapi para PKB dan PLKB dalam mengedukasi serta melakukan pendampingan terhadap masyarakat maka Dinas terus melakukan pelatihan serta pengembangan bagi para petugas dan pelaksana Program KKBPK.

Baca Juga :  Darmin - Samsuri Menjawab Amanat Rakyat
Peserta Jambore ini berjumlah 50 orang yang terdiri dari PKB dan PLKB 19 kecamatan se-Kabupaten Poso, doc by Octo Humas

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si saat membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai dengan UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang mengamanatkan bahwa untuk mencapai sasaran Pembangunan Nasional adalah dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sejalan dengan cita ke-5 dari Nawa Cita Presiden 2015-2019 yaitu “Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia”.

Maka Pemerintah Daerah mengupayakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi para petugas KB untuk dapat saling bersinergi, berkoordinasi, berkomunikasi serta berkonsultasi dalam mengembangkan pengetahuan serta inovasi lewat berbagi pengalaman antar sesama petugas KB. Ia juga berharap bahwa lewat kegiatan ini dapat mempercepat keberhasilan program KKBPK sebagai bahan integral dari pembangunan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Poso.

Baca Juga :  Rakyat Menunggu Kerja Nyata Kita, Bukan Janji
Pemberian penghargaan bagi petugas yang berhasil dalam pembentukan kampung KB dan Balai Penyuluh KB terbaik, doc by Octo Humas

Kegiatan ini juga dilaksanakan dengan berbagai metode antara lain seperti dialog bersama Wabup Samsuri yang lebih banyak membahas tentang tantangan-tantangan yang kerap dihadapi langsung oleh para petugas di lapangan. Wabup Samsuri mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena Ia menganggap bahwa penataan pengelolaan dan pendayagunaan PKB/PLKB ini sangat bermanfaat dalam menyiapkan serta menciptakan Penyuluh KKBPK yang kompeten dan profesional dalam melaksanakan tugas fungsi dan perannya di lini lapangan.

Wabup Samsuri : Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia dengan Program KKBPK, doc by Octo Humas

“Mengingat PKB/PLKB merupakan “ujung tombak” Program KKBPK yang dihandalkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat maka diharapkan kepada seluruh PKB/PLKB agar dapat menjadi pendamping keluarga dan masyarakat dengan baik serta dapat memberikan infomasi dan edukasi tentang pembangunan keluarga secara komprehensif” ungkap Wabup Samsuri.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pemberian penghargaan bagi petugas yang dinilai berhasil dalam pembentukan kampung KB yakni Desa Bulili Kecamatan Lore Selatan dan Penghargaan bagi Balai Penyuluh KB terbaik yang diraih oleh Kecamatan Poso Kota. Pemberian penghargaan ini kiranya dapat memotivasi bagi para petugas untuk dapat bekerja lebih giat lagi dalam melakukan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. (GP)

KOMENTAR