Toinasa, PPID – Ucapan syukur berasal dari hal-hal yang sederhana dan dimulai dari apa yang ada pada diri kita sendiri sehingga selanjutnya kita pasti dapat merasakan berkat dan nikmat Tuhan yang tidak pernah berhenti terus mengalir dalam kehidupan kita. Itulah Sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Yan Edward Guluda, SH, MH saat menghadiri Ucapan Syukur di Jemaat GKST Yordan Desa Toinasa Kecamatan Pamona Barat pada Jumat 28 Juni 2019.

Ia juga mengatakan bahwa dalam kepemimpinan roda pemerintahan Darmin-Samsuri selama kurang lebih 3 tahun ini telah banyak membawa perubahan yang positif bagi pembangunan di Kabupaten Poso. “Tentulah kita sebagai warga gereja, patut juga mengucap syukur atas penyertaan dan perkenaan Tuhan sehingga pembangunan di Kabupaten Poso dapat berjalan maju ke depan walaupun masih ada saja pandangan skeptic yang belum menerima dengan pikiran terbuka” ungkap Sekda Yan Guluda.

Baca Juga :  Rencana Kunjungan Kerja RI 2 di Kabupaten Poso

Bersama Ketua Dharma Wanita Kabupaten Poso, Kepala BKPSDM Filson Gundo dan Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Victor Tumonggi, Sekda hadir memenuhi undangan selaku Pemerintah Daerah. Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt. Rinaldy Damananik, M.Si dengan perikop bacaan yang terdapat dalam Yohanes 6 : 5 – 14.

Kegiatan tahunan yang digelar secara berjadwal oleh seluruh warga GKST di Kabupaten Poso ini merupakan salah satu kebudayaan yang masih eksis di Tana Poso dan juga menjadi salah satu tempat untuk bersilahturrahmi dengan sesama. Kehadiran Pemerintah Daerah memenuhi undangan dari warga masyarakat Desa Toinasa mendapat sambutan hangat dimana Sekda bersama rombongan juga turut hadir menghadiri Ibadah Pengucapan Syukur dan bertandang ke rumah-rumah masyarakat.

Baca Juga :  Kunjungan Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Ke Kabupaten Poso

Senada dengan sambutan Sekda, Pdt. Damanik mengatakan bahwa hal-hal yang kita syukuri tersebut hendaknya dapat menjadi berkat bagi orang lain sehingga kita tidak saja hanya menerima berkat dari Tuhan semata melainkan sebagai anak Tuhan, warga Gereja harus mampu membagikan berkat Tuhan tersebut dengan orang lain. “Mari ciptakan kondisi kehidupan yang bermanfaat bagi orang lain, gereja, masyarakat dan daerah, gunakan talenta serta berkat yang ada pada kita untuk menyatakan syukur kita kepada Tuhan atas berkat-berkat yang telah kita terima dari Tuhan” ungkap Pdt. Damanik. (GP)

KOMENTAR