Lempe, PPID – Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu hadir dan membuka secara resmi kegiatan Hari Pekabaran Injil Pemuda (HPIP) Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) yang ke-70 tahun Klasis Behoa di Desa Lempe Kecamatan Lore Tengah, Senin 8 Juli 2019.

Kehadiran Bupati Darmin bersama beberapa Pimpinan OPD dalam kegiatan tersebut merupakan wujud perhatian serta kepedulian Pemerintah Daerah mengingat berbagai tantangan dan persoalan yang dihadapi masyarakat secara global maupun lokal yang semakin kompleks.

Pemerintah dan Gereja memiliki posisi kemitraan yang saling melengkapi dimana keberadaan dan peran Gereja memiliki posisi strategis dalam membangun mental spiritualitas jemaat dengan pola pelayanan. Sedangkan peran Pemerintah yang awalnya juga bersifat mengatur namun dewasa ini telah mengalami perubahan dalam mengutamakan pelayanan publik. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Darmin mengawali sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Safari Nyepi Bersama Bupati "Made Darmin"

“Menghadapi kondisi bangsa lebih khusus Kabupaten Poso yang pluralisme baik dari sisi suku, agama, budaya dan lain-lainnya maka perlu di bangun jiwa dan semangat nasionalisme sehingga kemajemukan tidak dipandang sebagai potensi pemecah akan tetapi justru akan tetap menyatukan daerah” tutur Bupati Darmin. Ia juga menambahkan bahwa warga jemaat juga merupakan bagian integral dari daerah yang memiliki posisi dan peran sangat penting dalam membangun kehidupan berjemaat.

Bupati Darmin mengatakan bahwa salah satu masalah yang tengah ramai dihadapi saat ini adalah semakin maraknya peredaran narkoba di kalangan anak muda sehingga melalui beberapa kegiatan yang akan digelar dalam perayaan ini diharapkan dapat menjadi momen kebangkitan bagi generasi muda khususnya dalam lingkungan GKST.

Baca Juga :  Bupati Darmin Memantau Pembinaan dan Pelatihan Tilawatil Qur'an

“Lewat kegiatan yang akan dilalui bersama sehubungan dengan Peringatan HPIP GKST ke-70 tahun ini, saya mengajak para pemuda agar menyatukan tekad untuk berkomitmen menjadi pemuda GKST yang memiliki visi terbaik di tengah keberagaman hidup bersama serta menjadi generasi muda yang mampu menjawab tantangan-tantangan masa kini dengan karya terbaiknya” harap Bupati Darmin.

Selanjutnya Bupati Darmin melakukan penendangan bola pertama pada pertandingan sepakbola, pemukulan service pertama di pertandingan volley putri dan tendangan bola pertama (tekong) pada pertandingan takraw. Dalam perayaan ini juga diselenggarakan beberapa kegiatan kesenian dan olahraga lainnya yang diikuti oleh beberapa jemaat dalam klasis Behoa. (GP)

KOMENTAR