Poso, PPID – Bupati Poso Kol. Mar (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu didampingi Wakil Bupati Ir. Samsuri. M.Si, pagi tadi diruang kerjanya menerima kunjungan Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Suluttenggo Gorontalo Zakaria Kasimin, senin (5/8/2019). Tim yang berjumlah 4 orang itu masing-masing Rommy Hidayat, (Kepala Unit Perlindungan Cagar Budaya), Nivia Pinati (Bagian aset BMN), dan Zainal Abidin (Bagian perencanaan anggaran) Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kehadiran mereka di Bumi Sintuwu Maroso dimaksudkan untuk melaporkan kepada Bupati tentang rencana kerja sama pengembangan dan perlindungan kawasan situs Megalitik Lore Lindu yang ada diwilayah Napu dan Bada. Menurut Zakaria, kerja sama itu diperlukan untuk menyatukan kesamaan visi-misi BPCB dengan pemerintah daerah kab. Poso utamanya dalam hal perlindungan kawasan situs-situs yang dapat dijadikan obyek wisata budaya andalan kedepan.

Baca Juga :  Menata Cagar Budaya Daerah Menjadi Situs Dunia

Menanggapi hal itu, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyambut baik rencana itu dan Ia berjanji akan memberikan dukungan sepenuhnya sejauh itu membawa manfaat besar bagi pengembangan destinasi wisata secara menyeluruh. Menurut bupati, jika semua obyek wisata telah terkelolah secara baik apalagi jika pembangunan ruas jalan Lelio-Doda terealisasi, maka secara otomatis semua obyek wisata dari 3 sonasi yang ada diwilayah kab. Poso akan terkoneksi secara baik sekaligus memudahkan para wisatawan unruk menikmati semua obyek wisata yang ada di wilayah kab. Poso.

Bupati Darmin juga menjelaskan jika Lore lindu yang didalamnya termasuk situs megalitik, oleh Unesco masuk 4 cagar biosfer didunia, maka tidak menutup kemungkinan dengan keseriusan dan kerja sama semua unsur terkait baik pemerintah dan swasta, situs megalitik kita, oleh Unesco bisa masuk cagar budaya dunia, apalagi usia situs megalitik kita sesuai hasil penelitian usianya mencapai 2500 tahun sebelum masehi. Berdasarkan pengalamannya ketika mengikuti Konprensi International Co-Ordinating Council of the Man and the Biosphere Reserve Programme (ICC-MAB) Unesco Paris ke-31 dan study komparasi pengelolaan cagar biosfer Prancis dan Jerman, bupati Darmin berharap suatu saat situs megalitik yang ada diwilayah Lore bisa menjadi obyek wisata andalan yang sangat diminati oleh wisatawan. Sehingga dengan demikian bisa berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah, dan yang tidak kala pentingnya secara tidak langsung dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat. Bupati juga menyatakan siap duduk bersama dengan pihak manapun sejauh itu demi kepentingan kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara luas. Pertemuan yang berlangsung lebih kurang 2 jam itu dihadiri Kepala BPN, Kadis P dan K, dan Kadis Pariwisata.

Baca Juga :  Generasi Pesona Indonesia Hadir di Kabupaten Poso

Pada kesempatan itu Bupati Darmin langsung menginstruksikan kepada OPD terkait agar segra melakukan koordinasi dengan pihak BPCB dan unsur terkait lainnya sehingga sejumlah kesepakatan yang telah diputuskan tidak berakhir pada pertemuan itu, tetapi segera terealisasi dan memberi hasil yang optimal. Saya berharap semua itu dapar dikoordinasikan dengan baik dan disosialisasikan agar masyarakat memahami dan bisa berpartisipasi secara nyata dan bertanggung jawab, ujar bupati.Selain itu Ia juga meminta agar kerja sama BPCB dan Pemda Poso terus terjalin secara baik dan berkelanjutan. Sebab melalui pertemuan seperti inilah akan tercipta kesepahaman serta memunculkan ide-ide strategis bagi kepentingan kemajuan pembangunan khususnya dunia kepariwisataan kita dimasa datang.(AS)

KOMENTAR