Poso, PPID – Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu menerima kedatangan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Tengah, H. Sofyan Farid Lembah, SH di Ruang Kerja Bupati Poso, Kamis 15 Agustus 2019. Didampingi Kepala Bagian Organisasi Setdakab Poso, Rulya Alamrie, kedatangan Lembaga negara di Indonesia yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan ini dalam rangka melakukan monitoring survey kepatuhan pelayanan public di Pemda Kabupaten Poso.

Sofyan mengatakan bahwa sebulan yang lalu timnya telah melakukan survey di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan dinas-dinas terkait lainnya yang menangani masalah perizinan di Kabupaten Poso. Ia juga menegaskan bahwa kedatangannya ini juga untuk memantau secara langsung sejauh mana pelaksanaan pelayanan public yang dilakukan oleh Pemda Poso sekaligus melaporkan secara langsung kepada Pimpinan Daerah dalam hal ini Bupati Poso terkait dengan hasil monitoring yang telah dilakukan.

Baca Juga :  Pawai Ta'aruf Dalam Rangka MTQ XXVII Tingkat Kabupaten Poso Tahun 2018
Pertemuan Bupati Poso dengan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Tengah, H. Sofyan Farid Lembah, SH, doc by Octo Humas

Secara garis besar Sofyan menambahkan bahwa adapun hal-hal yang masih harus dibenahi oleh Pemda Poso namun Ia juga mengapresiasi hasil kinerja pelayanan yang dilakukan di era Pemerintahan Darmin-Samsuri dimana saat ini Ombudsman mengakui hanya menerima sedikit sekali keluhan dari masyarakat terhadap pelayanan yang dilakukan oleh Pemda Poso dimana ke depannya diharapkan Pemda Poso akan masuk dalam zona hijau layanan public atau berkategori patuh tinggi. Satu hal dikatakan sangat menarik perhatian Ombudsman menurut Sofyan yakni adanya Program dari Pemerintahan Darmin-Samsuri yang berupaya keras untuk berusaha “keluar” dari stigma konflik.

Dalam perbincangan yang berlangsung dengan hangat itu, Bupati Darmin mengatakan bahwa Ia berusaha untuk menciptakan “kendala menjadi peluang” dimana yang mungkin menurut pendapat sebagian orang bahwa hal itu sangat sulit dilakukan namun menurut Bupati Darmin sesuatu yang dikerjakan dengan niat baik dan tulus yang disertai dengan doa pasti mendatangkan hal-hal yang baik. “Saya bersama Wabup Samsuri selalu menerapkan pola K3I dalam menjalankan roda pemerintahan ini, yakni Komunikasi, Koordinasi dan Kerjasama serta saling memberikan Informasi, maka segala sesuatu pasti bisa diselesaikan dengan baik” aku Bupati Darmin. (GP)

KOMENTAR