Poso, PPID – Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si melaunching penggunaan Aplikasi Integrasi E-Planning dan E-Budgeting serta aplikasi Elektronik Sustainable Development Goals (E-SDGs) pada saat Apel Bersama di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso yang dilaksanakan setiap hari Senin di Halaman Kantor Bupati Poso, Senin 16 September 2019. Wabup Samsuri menegaskan bahwa sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Perda RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD Pasal 14 ayat 3 menyatakan bahwa penyusunan RPJPD, RPJMD dan RKPD dilakukan berbasis E-Planning.

Penyerahan Piagam Penghargaan Kepada Kepala Bapelitbangda, Kepala BPKAD dan Kadis Kominfo atas terlaksananya E-Planning dengan SIPD

Ia juga menegaskan bahwa ini sebagai bagian dari upaya sinkronisasi antara kebijakan serta program daerah dengan kebijakan dan program nasional dimana hal ini dimaksudkan agar terjadi sinergitas antara perekonomian daerah dan nasional serta pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Hal ini, lanjutnya lagi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Launching ini ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan dari Bupati Poso kepada Kepala Bapelitbangda, Kepala BPKAD dan Kadis Kominfo Poso.

Baca Juga :  Bupati Darmin : Aparatur Pemerintah Harus Mampu Jadi Pelopor dan Tidak Terlibat Politik Praktis

Penggunaan aplikasi ini untuk menggambarkan rencana pembangunan daerah sebagai implementasi RPJMD sebagai rencana pembangunan daerah sehingga dengan demikian nantinya dari proses perencanaan baik itu lima tahunan, maupun dari teknis anggaran bisa dievaluasi, tanpa daerah itu datang ke Kemendagri. “Hal ini adalah bentuk pelayanan prima yang akan diwujudkan oleh Pemerintah Daerah, dengan berbagai inovasi, gebrakan serta perubahan-perubahan yang tentunya juga kami sesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman serta upaya kami dalam memenuhi kebutuhan daerah Sintuwu Maroso” tegas Wabup Samsuri.

“Mewujudkan pelayanan prima sesuai dengan standar pelayanan minimal yang dilakukan melalui sistem online tanpa harus bertatap muka dan juga mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih sehingga benar-benar menghindarkan dari hal-hal yang bersifat negatif,” ungkap Wabup Samsuri di hadapan para ASN. Selain itu, Wabup Samsuri juga mengatakan bahwa penerapan E-Budgeting ini merupakan aplikasi untuk mengawal regulasi, mendorong transpransi atau akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.

Baca Juga :  BUPATI POSO DARMIN PERINTAHKAN KA.OPD TINDAK ASN YANG INDISIPLINER

Dalam upaya keterbukaan serta transparansi kinerja yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah saat ini terhadap masyarakat, di bawah kepemimpinan Darmin-Samsuri, melakukan langkah-langkah percepatan dengan mengintegrasikan aplikasi E-Planning dan E-Budgeting dengan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). SIPD sendiri merupakan suatu sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Lahirnya SIPD ini menurut Wabup Samsuri dilatarbelakangi oleh kondisi-kondisi yang cukup pelik dimana dahulunya data-data pembangunan daerah cenderung tidak lengkap dan tersebar di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang juga jarang diperbarui. Sehingga lanjutnya lagi bahwa diperlukan adanya sebuah media yang berfungsi untuk mengkompilasi data pembangunan daerah, sekaligus memberikan layanan penyediaan data untuk perumusan kebijakan.

Baca Juga :  Disiplin ASN Meningkat, Bukti Kekompakan Darmin - Samsuri

Sementara itu untuk E-SDGs sendiri memuat data indikator pencapaian dan target rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan Kabupaten Poso tahun 2018 – 2021 sesuai dengan Perbup Poso No 24 Tahun 2018 sebagai tindak lanjut dari PP no 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan Peraturan Menteri No 7 tahun 2018 tentang koordinasi, perencanaan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan. Adapun tujuan jangka panjang aplikasi ini akan diintegrasikan dalam E-Planning dan menjadi satu kesatuan dari system perencanaan yang ada di Bapelitbangda Kabupaten Poso.

Satu kebanggan bagi Kabupaten Poso yang dalam beberapa tahun terakhir ini selalu memunculkan inovasi-inovasi terbaik yakni Bapelitbangda Kabupaten Poso merupakan OPD pertama yang ada di Sulawesi Tengah yang menggunakan aplikasi E-SDGs yang memuat data indikator pencapaian dan target RAD-TPB/SDGs. Dalam Apel bersama ini juga Wabup Samsuri didampingi Sekda Yan Guluda memasangkan selempang kepada Maria Anastasia Kope sebagai Wakil Sulawesi Tengah pada Pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2019 dan berhasil masuk dalam Top 8 Putri Pariwisata Nusantara serta meraih 2 predikat atribut yakni Best Nasional Costume (Juara I Tingkat Nasional) yang mengangkat judul White Water Foam of Saluopa Rancangan Desainer Ir. Ongky Irfan Mangun dan Best Night Gown. (GP)

KOMENTAR