Tentena, PPID – Pembukaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Program Pariwisata Provinsi Se-Sulawesi Tengah Tahun 2020 digelar di Hotel Danau Poso Tentena Kecamatan Pamona Puselemba, Selasa 18 Februari 2020. Dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Ir. Bunga Elim Somba, M.Sc, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Poso, Muspika Pamona Puselemba, Narasumber dari Kementrian Pariwisata RI dan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, Pimpinan OPD Kabupaten Poso, Kepala Balai Taman Nasional Lore Lindu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya ALam Provinsi Sulteng dan seluruh peserta Rakornis dari 12 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Sulawesi Tengah.

Rakornis yang sudah menjadi agenda tahunan dan rutin dilaksanakan ini dalam upaya menghasilkan pemikiran serta ide dalam melakukan terobosan dan langkah-langkah strategis dalam upaya percepatan pembangunan pariwisata di Sulawesi Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Drs. I Nyoman Sri Adi Jaya, MM selaku Ketua Panitia Penyelenggara dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng dalam laporannya juga menyebutkan dasar pelaksanaan kegiatan ini pada UU Nomor 10 tahun 200 tentang Kepariwisataan serta PP Nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional 2010-2025.

Baca Juga :  Sosialisasi Peraturan Presiden No.16 Tahun 2018 dan Mitigasi Resiko Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kerjasama LPBJ Kabupaten Poso dengan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) DPD Provinsi Sulawesi Tengah

Dengan mengambil tema “Pengembangan Infrastruktur Kepariwisataan yang Berkelanjutan, Maju, Mandiri dan Berdaya Saing di Kawasan Timur Indonesia” kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan koordinasi dan kerjasama antar pelaku kepariwisataan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kepariwisataan di Sulawesi Tengah. Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk aplikasi komitmen bersama seluruh Pemerintah di Kabupaten/Kota Sulawesi Tengah dalam rangka pengembangan dan peningkatan kepariwisataan.

“Olehnya kami mengharapkan semua dukungan stakeholder pariwisata maupun pihak swasta agar turut terlibat secara aktif sehingga selanjutnya dapat memberikan kontribusi mendasar dan bermanfaat bagi perkembangan dunia kepariwisataan di Sulawesi Tengah dan di wilayah kabupaten/kota kita masing-masing” ujar Bupati Darmin. Ia pun berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulteng yang telah memberikan mempercayakan Kabupaten Poso untuk menjadi tuan rumah pelaksana kegiatan ini sehingga dapat lebih mengenalkan lagi kepada kabupaten-kabupaten tetangga lainnya tentang Kabupaten Poso yang baru dan tengah giat-giatnya melakukan pembangunan di segala bidang.

Baca Juga :  Wisuda Sarjana XXV Unsimar Poso

Sementara itu Asisten II Setdaprov yang membacakan sambutan Gubernur Sulteng mengatakan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor perekonomian yang memiliki karakteristik yang unik, dimana pariwisata hanya sebagai payung bagi sektor lainnya. “Untuk itu peran Pembina, pengelola dan pelaku kepariwisataan diharapkan memiliki visi dan persepsi yang sama untuk meningkatkan kinerja kepariwisataan di Provinsi Sulawesi Tengah” ucap Bunga Elim Somba.

Dalam pembukaan kegiatan ini, Pemda Poso menampilkan salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Sulawesi Tengah yang dimiliki oleh Kabupaten Poso yakni tarian Torompio dimana tarian ini merupakan budaya Sulawesi Tengah yang telah masuk dan ditetapkan sebagai salah satu WBTB Nasional sesuai dengan hasil sidang penetapan warisan budaya nasional pada bulan Agustus 2019 di Hotel Millenium Jakarta. Dimana Tari Torompio, masuk kategori seni pertunjukan, termasuk seni visual, seni teater, seni suara, seni tari, seni musik, dan film dikarenakan kondisi karya budaya ini masih dipertahankan oleh masyarakat Kabupaten Poso.

Baca Juga :  Upaya Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Wilayah Taman Lore Lindu

Acara pembukaan pun diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari Pemerintah Daerah Kabupaten Poso kepada para peserta dan dilanjutkan dengan pemutaran video inspirasi tentang Pendayagunaan Daerah Tujuan Wisata dari desa percontohan yang ada di Kabupaten Klaten, Desa Ponggok. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari dimulai dari 18 – 20 Februari 2020 ini diharapkan nantinya dapat mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur destinasi pariwisata prioritas Provinsi Sulteng dan destinasi unggulan Kabupaten/Kota lintas sectoral dengan melibatkan pemangku kepentingan dalam hal penyiapan atraksi, aksesibilitas dan amenitas. (GP)

KOMENTAR