Poso, PPID – Menimbang bahwa penyebaran Corona Virus Diseases 2019 (COVID-19) cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu, menimbulkan korban jiwa dan dampak negative di berbagai sektor serta berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Poso mengambil langkah cepat dengan menggelar Rapat Khusus pembentukan Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Poso, Senin siang di Ruang Pogombo Kantor Bupati Poso, 23 Maret 2020.


Gugus yang terdiri dari berbagai lintas sektor baik dari Pemda Poso sendiri maupun TNI/Polri serta tenaga kesehatan dan lintas sektor lainnya ini dibentuk dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Poso yang dianggap memerlukan langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergi antar perangkat daerah, instansi pemerintah pusat di daerah dan lembaga terkait lainnya.


Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu yang memimpin langsung rapat itu, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, menghadirkan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Poso, Dandim 1307 Poso, Kapolres, Danyon 714/SM Perwakilan dari Kejaksanaan maupun Pengadilan, Dansubdenpom bersama Dinas terkait lainnya seperti Kesehatan, RSUD dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Poso. Dalam pertemuan ini membahas sejumlah upaya-upaya serta koordinasi yang akan dilakukan terkait dengan pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Poso seperti pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan di 4 titik wilayah perbatasan Kabupaten Poso yakni perbatasan di wilayah selatan dengan Provinsi Sulawesi Selatan yang ada di Kecamatan Pamona Selatan, sebelah utara dengan Kabupaten Parimo, timur dengan Kabupaten Touna dan Morowali serta bagian Barat dengan Kabupaten Sigi.

Baca Juga :  Kemenhan Akui Hubungan Sinergitas di Kabupaten Poso


Kerjasama pengecheckan pemeriksaan terhadap warga yang masuk Kabupaten Poso baik via udara (pesawat di Bandara Kasiguncu), laut (pelabuhan dengan kapal tol laut) dan darat ini dilakukan bersama-sama dengan pihak TNI/Polri guna menjaga keamanan serta ketertiban selama pemeriksaan berlangsung. Langkah cepat yang diambil oleh Pemda Poso ini menurut Bupati Darmin mengingat Kabupaten Poso yang berada di jalur trans Sulawesi yang mengharuskan Pemrintah mengambil langkah cepat mencegah penyebaran virus tersebut di wilayah Bumi Sintuwu Maroso.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga membahas tentang antisipasi dari instansi terkait dengan ketersediaannya stock bahan pangan di Kabupaten Poso seperti beras, gula dan kebutuhan pokok lainnya, dilaporkan oleh Kepala Dinas Kumperindag Kabupaten Poso, bahwa pihaknya sendiri telah melakukan serangkaian operasi keliling guna mengantisipasi adanya penimbunan barang-barang tersebut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Hal ini juga ditegaskan oleh Perwakilan Bulog yang juga turut hadir dalam kesempatan tersebut dimana Ia menyebutkan bahwasanya Bulog Poso telah siap dengan persediaan beras yang ada.

Baca Juga :  Mengapa Pemerintah Harus Menyediakan Lahan Pemakaman Bagi Jenazah Covid-19


Rapat antisipatif bersama semua leading sektor ini, pada dasarnya menurut Bupati Darmin dilakukan seiring dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang menyebutkan salah satu tujuan dari pembentukan Tim ini adalah selain untuk meningkatkan ketahanan nasional di bidang kesehatan; mempercepat penanganan COVID-19 melalui sinergi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah; juga meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran COVID-19; meningkatkan sinergi pengambilan kebijakan operasional; serta meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons terhadap COVID-19.


Gugus Tugas ini nantinya memiliki Juru Bicara (Jubir) yang akan bertanggung jawab secara penuh dalam menjawab segala upaya maupun tindakan-tindakan yang dilakukan Pemda bersama Aparat Terkait sehubungan dengan penanganan COVID-19 di Kabupaten Poso. Dengan adanya Jubir ini, diharapkan segala bentuk berita terkait dengan penanganan maupun upaya-upaya yang dilakukan terhadap kasus COVID-19 di wilayah Kabupaten Poso secara resmi disampaikan oleh Jubir selaku pihak yang lebih berkompeten. Bersama membangun serta menyebarkan berita-berita yang tidak meresahkan masyarakat serta tetap terus menjaga kesiapsiagaan dalam pencegahan penyebaran virus baru ini. (GP)

KOMENTAR