Poso, 29 Maret 2020. Dinas Pertanian Kabupaten Poso terus bersinergi dengan petani untuk tetap giat menjalankan rutinitas meskipun dengan waktu yang terbatas, sebagaimana anjuran Bupati Poso untuk mengurangi kegiatan Social Distancing. Menjadi tugas kita semua untuk menekan laju penyebaran COVID 19 dengan menjaga jarak. PPL sebagai garda terdepan Dinas Pertanian, tetap menjalankan tugas dan tanggungjawab untuk memberikan penyuluhan agar produk pangan yang dihasilkan petani tetap layak dikonsumsi baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Salah satu kiat bertahan ditengah wabah penyakit yang menjadi Epidemi adalah ketersediaan stok pangan strategis”. Demikian disampaikan Kadis Pertanian Kab. Poso Suratno disela-sela kesibukan beliau. Bagaimana tidak, dengan adanya anjuran Pemerintah Pusat yang di lanjutkan dengan kebijakkan Pemerintah Daerah Kab. Poso untuk mengurangi kegiatan diluar, wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Poso di jaga untuk memantau setiap pergerakan orang yang lewat, sehingga apabila ada yang terindikasi sakit dengan mengukur suhu tubuh maka akan langsung dikarantina sesuai dengan prosedur yang berlaku. Atau jika keluar dari Wilayah Poso, maka tidak akan diperkenankan untuk kembali masuk sampai yang bersangkutan dapat dipastikan telah sembuh atau negatif dari COVID 19. Kondisi ini secara otomatis mengharuskan ketersediaan makanan pokok yang cukup dalam suatu wilayah. Pangan yang sehat menjadi sumber energy bagi tubuh dalam menjaga daya tahan sehingga tidak rentan oleh berbagai macam penyakit.

Baca Juga :  Kunjungi Poso Yang Perdana, Ketua Forsikatel Telkom Region VII Makassar Puji Keindahan Panorama Alam dan Destinasi Pariwisata Poso

Lebih lanjut disampaikan Kadis Pertanian”Kami tetap menjalankan tugas kedinasan dengan sebaiknya tanpa mengindahkan anjuran pemerintah untuk menjaga jarak dan yang paling penting adalah terus berdoa, sehingga apa yang menjadi program Dinas Pertanian 1 tahun ini bisa terlaksana. Semoga seluruh staf yang sedang bertugas akan tetap diberikan kesehatan”.

Para petani di Kabupaten Poso tetap semangat mencari nafkah dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, apalagi dengan situasi alam yang mendukung karena di berbagai wilayah mulai turun hujan. Nampak dalam pantauan petugas Dinas Pertanian Kab. Poso yang bertugas dilapangan mendapati banyak lahan sawah yang sementara diolah untuk ditanam kembali, demikian juga halnya dengan petani jagung yang tengah sibuk menyiapkan lahan bahkan ada yang sementara menanam. Saat ditanya, kenapa masih berkegiatan diluar sementara ada anjuran untuk berdiam dirumah. Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Fajar mengatakan saat melakukan verifikasi bawang putih bersama tim di Lore Bersatu baru-baru ini “berjemur dimatahari mengeluarkan keringat dapat mencegah Virus Corona, disamping itu juga harus sering mencuci tangan sebelum atau sesudah berkegiatan. Yakinlah dengan tekad yang tulus, maka semuanya akan dilancarkan”.

Baca Juga :  Persiapan Poso Menjadi Tuan Rumah Pelaksanaan Paskah Nasional

Siang hari para petani kembali ke rumah masing-masing untuk makan siang dan beristirahat, selanjutnya di sore hari melanjutkan pekerjaan di sawah atau kebun yang masih tertunda. Kegiatan setiap hari yang sudah menjadi rutinitas mereka, bekerja mandiri untuk mengisolasi diri, mengurangi kegiatan yang dihadiri oleh orang banyak dan hanya berinteraksi dengan warga di dalam desa/kelurahan sendiri itupun seperlunya saja. Selalu waspada jika menemui orang yang baru datang meskipun keluarga sendiri, sebab mungkin saja ada pemicu yang dapat mengaktifkan virus saat berdekatan. Selain itu, harap melapor jika mengetahui ada warga dari luar yang datang. Sebab lebih baik kita bersikap tegas untuk kebaikan bersama daripada apatis dengan situasi yang nantinya hanya akan merugikan kita semua.

Baca Juga :  Pemda Poso Terima Program Dokter Internship

Kondisi seberat apapun yang kita hadapi, jika pangan tersedia dalam jumlah yang cukup maka akan mampu dijalani. Dari bulan April sampai dengan Oktober, dapat dipastikan ketersediaan beras mencukupi bahkan surplus sampai dengan 44,167.10 Ton. Sampai bulan maret ini, luasan panen untuk tanaman jagung sebesar 891,25 Ha. Ditambah lagi masih banyak petani yang baru dan sedang menanam. Semangat petani ini yang harus terus kita jaga, agar produksi pangan terus meningkat dan kita akan mampu bertahan ditengah wabah yang sedang melanda ini.

Petani sebagai pahlawan pangan tetap menjalankan tugasnya untuk kestabilan pangan. Sebuah apresiasi yang besar bagi seluruh petani. Dinas Pertanian Maroso, (BZP alias Bopak).

KOMENTAR