Poso, PPID – Kabupaten Poso berhasil menempati posisi terbaik ke-2 dalam Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Nasional Tahun 2020 yang secara resmi diumumkan oleh Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan dibuka langsung oleh Presiden RI Jokowidodo secara virtual, Kamis Siang 30 April 2020. Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Kepala Bappelitbangda Poso bersama jajarannya menyaksikan secara langsung pengumuman tersebut yang sebelumnya diawali dengan Laporan singkat dari Menteri PPN/Bappenas RI, Suharso Monoarfa dalam Musrenbangnas yang dilakukan secara daring.


Dalam kegiatan yang secara virtual ditayangkan di seluruh wilayah Indonesia itu mengumumkan 3 Pemerintah Daerah yang menerapkan inovasi pembangunan terbaik tahun 2020 masing-masing untuk tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Kabupaten Poso sendiri yang menempati posisi terbaik ke-2 tingkat Kabupaten merupakan satu-satunya Kabupaten yang berada di wilayah Indonesia Bagian Timur berhasil mengalahkan 413 Kabupaten lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

Bupati Darmin saat mengikuti Musrembangnas yang dibuka oleh Presiden RI Jokowidodo, doc by Octo Humas


Dengan peningkatan kualitas SDM melalui pemberantasan penyakit tropis terabaikan Schistosomiasis dan mengatasi gizi buruk balita menjadi sorotan tajam yang mengangkat Kabupaten Poso pada peringkat terbaik ke-2. “Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat kepada Daerah atas prestasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang dilakukan setiap tahun” jelas Menteri Bappenas Monoarfa.

Baca Juga :  Bupati Darmin : Perbaikan Jalan 3T Mulai Maret 2020


Kabupaten Poso yang menempati posisi terbaik ke-4 di tahun sebelumnya berdasarkan Surat Kementrian PPN/Bappenas tanggal 28 Mei 2019 nomor 6259/D.9/05/2019 tentang Rekapitulasi Hasil Penilaian PPD 2019, dengan mengangkat inovasi “Lepas Tangkap” atau dalam kearifan lokal disebut dengan Moronda kini berhasil naik 2 level di atasnya dengan inovasi Mobago Schisto atau Gema Beraksi. Adapun Mobago Schisto atau Gema Beraksi ini merupakan inovasi Pemerintah Daerah Kabupaten Poso melalui Dinas Kesehatan dalam rangka percepatan penurunan prevalensi penyakit schistosomiasis atau demam keong di wilayah Kabupaten Poso khususnya di Dataran Tinggi Napu dan Bada dengan melibatkan masyarakat dalam upaya pengendalian penyakit ini.

Pengumuman Penghargaan Pembangunan Daerah tahun 2020 secara daring, Kamis 30 April 2020, doc by Octo Humas


Dalam pelaksanaan penjurian ini, Kementrian PPN/Bappenas sendiri membentuk Tim Independen yang terdiri dari akademisi, professional, jurnalis dan para pakar dari berbagai disiplin ilmu serta didukung pula dengan Tim Penilai Utama dan teknis dari lintas Kementrian atau lembaga. Dengan tahapan penilaian yang meliputi penilaian dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan dokumen inovasi, presentasi dan wawancara, serta verifikasi dan kunjungan lapangan.

Baca Juga :  Pengembangan dan Penetapan Status Perlindungan Ikan Sidat Oleh Pemerintah


Namun di tengah-tengah pelaksanaan penilaian, adanya pandemic covid-19 yang merebak secara nasional bahkan global sehingga sebagian tahapan penilaian dalam bentuk presentasi dan wawancara dimodifikasi melalui pelaksanaan video conference. Hal ini membawa dampak pada era industry 4.0 yang menjamah kabupaten dan kota di seluruh wilayah pelosok negeri sehingga proses penilaian pun digabungkan antara penilaian kualitatif dan kuantitatif dengan 4 aspek penilaian meliputi proses penyusunan dokumen perencanaan, kualitas dokumen perencanaan, inovasi pembangunan dan pencapaian pembangunan.

Laporan Singkat dari Menteri PPN / Bappenas Suharso Monoarfa terkait penganugerahan PPD 2020, doc by Octo Humas


PPD yang lebih dari sekedar kompetisi, piagam penghargaan, dana insentif daerah atau penguatan kapasitas SDM daerah ini, selain sebagai stimulant pembangunan di daerah juga penghargaan ini menularkan gairah Pemerintah Daerah dalam adu gagasan serta menciptakan inovasi untuk menjadi yang terbaik. Presiden Joko Widodo dalam sambutannya yang juga sekaligus membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2021 ini menyerukan agar semua pihak bersiap diri dengan berbagai skenario, mulai dari skenario ringan, sedang, hingga skenario paling berat sehingga untuk itulah diperuntukkannya PPD ini agar dapat menciptakan Pemerintahan-Pemerintahan Daerah yang berkualitas.

Baca Juga :  Bupati Poso Memberikan Penghargaan kepada 25 orang


Bupati Darmin seusai pengumuman tersebut pun berterima kasih serta mengapresiasi segala kerjasama Tim Jajaran Pemerintah Daerah baik dari Bappelitbangda maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Poso yang dengan teguh serta konsisten terus berjuang melakukan inovasi-inovasi positif demi perubahan yang lebih baik bagi Kabupaten Poso. “Posisi terbaik ke-4 yang telah kita peroleh bersama di tahun yang lalu, tentunya merupakan batu loncatan bagi kita semua agar memperoleh posisi yang terbaik sesuai dengan apa yang telah kita upayakan selama ini, karena pantang menyerah serta tetap teguh dalam melakukan setiap kebaikan bagi Tana Poso ini tentunya akan diperhitungkan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan kalau kita mau bekerja nyata serta tulus dan diimbangi dengan Doa maka bagi Tuhan tidak ada yang mustahil atau tidak mungkin” ucap Bupati Darmin seraya menguatkan serta memotivasi seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Poso agar tidak berpuas diri dan tetap terus melakukan kebaikan bagi Tana Poso. (GP)

KOMENTAR