Betania, PPID – “Kehadiran saya selaku Bupati Poso saat ini adalah untuk memastikan bahwa penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam menghadapi dampak adanya penyebaran virus Corona yang berefek negatif terhadap perekonomian masyarakat pedesaan ini dapat tersalurkan dengan baik dan secara tepat sasaran” jelas Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu mengawali kunjungan kerjanya di hari ke – 4 saat mendampingi dan mengawal langsung proses penyaluran BLT di desa Betania, Sa’atu, Lape dan Tiwa’a Kecamatan Poso Pesisir, Senin 11 Mei 2020.


Masih didampingi Inspektur Inspektorat dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Poso, Bupati Darmin pun memberikan penegasan kepada masyarakat penerima bahwa bantuan ini merupakan dana BLT yang berasal dari Dana Desa dimana sebelumnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, namun dengan adanya pandemic COVID-19 ini dan sesuai dengan Kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 40/PMK.07/2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 205/PMK.07/2019 Tentang Pengelolaan Dana Desa serta Permendesa Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan Permendesa Nomor 11 Tahun 2020 yang mengatur tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa (DD) Tahun 2020 maka dana yang digunakan untuk BLT bersumber dari dana desa yang digunakan untuk mengurangi dampak ekonomi akibat wabah virus Corona di daerah pedesaan.

Baca Juga :  Uztads Yusuf Djambolino Memuji Kepemimpinan Darmin - Samsuri
Bupati Poso Darmin A. Sigilipu menyaksikan dan memastikan secara langsung penyaluran BLT di Kabupaten Poso, doc by Octo Humas


Di hari ke-4 nya ini, Bupati Darmin pun menyaksikan secara langsung penyerahan bantuan kepada masyarakat penerima yang masuk pendataan karena kehilangan mata pencarian akibat pandemi corona, tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Paket Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) lain, hingga Kartu Prakerja. Dengan kata lain, tidak terdaftar sebagai penerima bansos dari pemerintah pusat dengan jumlah bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan selama 3 bulan.


Pada kunjungannya hari ini di Desa Betania terhitung sebanyak 56 KK, Desa Sa’atu 60 KK, Desa Lape 136 KK, dan Desa Tiwa’a sebanyak 139 KK, dengan demikian hingga sampai dengan saat ini untuk Kabupaten Poso sendiri penyaluran telah dilakukan di 20 desa yang penyalurannya telah dimulai sejak Rabu 6 Mei 2020. “Bagi warga desa yang belum mendapat bansos dari pemerintah pusat namun tak terdata oleh RT/RW setempat, maka dapat memberitahukan kepada aparat desa setempat yang nantinya, aparat desa tersebut akan memasukkan dalam pendataannya. Jika sudah terdata, maka selanjutnya masyarakat desa bisa mendapatkan BLT dalam bentuk tunai dan diberikan dari rumah ke rumah atau door-to-door khususnya bagi para lansia atau bagi mereka yang sakit di rumah sehingga tidak perlu datang menerima di Balai maupun Kantor Desa melainkan para petugas yang akan datang langsung ke rumah” terang Bupati Darmin di hadapan para penerima bantuan.

Baca Juga :  Kunjungi RSU Sinar Kasih GKST Tentena, Bupati Poso Menyerahkan Bantuan APD Serta Mensosialisasikan Bahaya Virus Covid-19
Selaku Pemerintah Daerah, tak henti-hentinya Bupati Darmin juga selalu mengkampanyekan pola hidup bersih dalam memerangi COVID-19, doc by Octo Humas


Ia juga menegaskan kepada Kepala-Kepala Desa yang sebelumnya hanya bertanggung jawab terhadap penggunaan dana desa, namun saat ini juga bertanggung jawab terhadap pelaksanaan penyaluran BLT desa tersebut, “Sehingga dalam penyaluran bantuan ini tentunyalah ada tata cara atau aturan yang harusnya juga masyarakat ketahui bersama bahwa pendataan awal yang dilakukan Tim Relawan covid-19 hasilnya akan dibawa ke dalam forum Musyawarah Desa (Musdes) dan dalam musdes tersebut yang juga melibatkan Kepala Desa, Babinsa, Babin Kamtibmas, BPD, pendamping lokal desa, dan pendamping PKH sehingga hasil pendataan tersebut diverifikasi ulang guna memastikan BLT tepat sasaran,” jelasnya.


Selain itu dalam kunjungannya tersebut juga, selaku Pemerintah Daerah tak bosan-bosannya Bupati Darmin tetap mengingatkan masyarakat agar selalu bersama-sama perangi virus korona ini dengan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir serta mengurangi kegiatan yang tidak mendesak di luar rumah, “Mengingat apa yang kita hadapi bersama saat ini adalah sesuatu yang tidak kelihatan sehingga bijaknya kita menyikapinya dengan selalu mengikuti anjuran Pemerintah serta tak lupa pula kembali saya mengajak kepada seluruh masyarakat agar tidak mengucilkan atau mendiskreditkan para tenaga medis yang telah berupaya merawat pasien yang terinfeksi” kata Bupati Darmin menutup kunjungannya kerjanya di wilayah Poso Pesisir tersebut sambil buka puasa bersama masyarakat Desa Tiwa’a. (GP)

KOMENTAR