Poso, PPID – Poso 0 positif pasien korona sejak Sabtu 13 Juni 2020 diumumkan oleh Dirut RSUD Poso dr. Massalinri Hasmar, M. Epid, M. Kes, Sp. S saat melepas keluarnya pasien terakhir positif korona yang telah sembuh sejak dirawat di RSUD Poso terhitung selama 52 hari. “Setelah melalui hasil pemeriksaan Swab sebanyak 2x berturut-turut dan dinyatakan negative, maka kami Pihak RSUD secara resmi menyatakan pasien terakhir ini dinyatakan sembuh dan boleh kembali ke rumah” kata dr. Hasmar.


Pasien atas nama Abdul Uwais berusia 11 tahun yang sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 merupakan pasien termuda dan terlama yang dirawat di RSUD Poso kini dinyatakan sembuh. Ini diungkapkan oleh dr. Marwan Nemo selaku Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Poso, seraya mengharapkan agar semua masyarakat yang baru saja berasal dari luar daerah segera melaporkan kepada Pemerintah desa / kelurahan setempat atau Gugus Tugas di wilayahnya masing-masing sehingga dengan segera dapat dilakukan pemantauan.

Baca Juga :  Pemkab Poso Bentuk G1R1J, Menekan Peningkatan Kasus DBD
Pasien sembuh mendapatkan hadiah berupa sepeda, doc by Octo Humas


Menanggapi kepulangan pasien terakhir positif COVID-19 dari RSUD Poso, Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu dalam keterangan yang diberikannya via telepon terus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlena dengan adanya kasus 0 positif COVID-19 di Kabupaten Poso. “Jangan terbawa suasana dengan adanya kasus 0 positif korona di Kabupaten Poso maupun berita-berita tentang tatanan hidup baru yang menyesuaikan dengan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal” kata Bupati Darmin.


Ia pun menambahkan bahwa walaupun harus beradaptasi dengan aktivitas dan pekerjaan namun di sisi lain juga selalu memperhatikan penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19 sehingga tidak terjadi penularan gelombang ke-2. “Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku baru, ketika masih belum didapatkannya vaksin untuk menanggulangi pandemic ini, tatanan, kebiasaan serta perilaku yang baru ini berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam menjalani aktivitas, bekerja serta berkarya” ungkap Bupati Darmin. (GP)

KOMENTAR