Korobono, PPID – Untuk memastikan kelancaran pendistribusian Pupuk Bersubsidi dari Pemerintah agar sampai kepada para petani secara tepat, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Yan Edward Guluda, SH, MH didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Poso Ir, Ester Silintowe Santo, M.Si bersama Tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Poso melakukan monitoring langsung ke para pengecer di Kecamatan Pamona Timur, Pamona Tenggara dan Pamona Selatan, Senin, (22/06/2020).

Dokumentasi : Rustam

Kunjungan kerja Sekda tersebut sekaligus sebagai fungsi tugas pengawasan pupuk bersubsidi dan pestisida tersedia di wilayah pertanian Kabupaten poso sampai ditingkat kelompok petani yang masuk dalam daftar RDKK (baca: Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok). “Kami Hadir Disini bersama Tim Dinas Pertanian Kabupaten Poso dan Distributor untuk melakukan pengawasan pupuk dan pestisida terutama pupuk bersubsidi agar peredarannya sampai pada orang yang berhak menerima yang masuk dalam kelompok RDKK”. Kata sekda didepan para penyuluh pertanian di Aula BPP Pamona Tenggara.

Baca Juga :  "Poso Daerah Agraris Yang Tepat Untuk Pengembangan Tanaman Kakao"
Dokumentasi : Rustam

Sekda juga berharap kepada para penyuluh PPL Pertanian mampu menyampaikan kebijakan-kebijakan pemerintah ditingkat bawah karena para PPL adalah penyambung lidah ujung tombak pemerintah Daerah didalam mensukseskan program pertanian di tingkat masyarakat agar berjalan sesuai dengan program dan rencana yang ada.

Dokumentasi : Rustam

Karena itu Sekda memotivasi para PPL untuk terus belajar dan berinovasi sehingga mampu memberikan pencerahan dan penjelasan kepada para petani khususnya masalah pertanian. “ Mendapatkan Ilmu Pengetahuan saat ini tidak terbatas lagi karena adanya internet yang banyak memberikan tutorial-tutorial budidaya yang bisa dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan diberbagai bidang termasuk pertanian.” Kata Sekda memotivasi.

Dokumentasi : Rustam

Dalam monitoring sendiri Sekda tidak menemukan adanya kelangkaan pupuk dan pestisida di masyarakat namun ada sebagaian wilayah yang mengalami keterlambatan pengriman dan pendistribusian pupuk dan pestisida akibat tidak lancarnya arus pengirman angkutan barang dari Produsen ke pengecer. Sekda bersama tim menerima keluhan tersebut dari beberapa pengecer serta mengapresiasi perhatian Pemda terhadap penyaluran pupuk dan pestisida ini di masyarakat Tani khususnya di tiga wilayah Pamona (Pamona Selatan, Pamona Tenggara dan Pamona Timur). (RUS)

KOMENTAR