Poso, PPID – Masa Pandemic COVID-19 memang mempengaruhi semua sektor kehidupan, termasuk di bidang keagamaan. Pada awal dan puncak pandemic bulan Maret sampai Juni 2020 kegiatan ibadah keagamaan di seluruh indonesia dan secara khusus di Kabupaten Poso dilaksanakan secara mandiri di rumah masing-masing.

Menteri Agama telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 18 tahun 2020 mengenai penyelenggaraan shalat Idul Adha yang aman COVID-19. Dalam Surat Edaran tersebut disebutkan bahwa jamaah yang hendak melaksanakan shalat Idul Adha di Masjid harus di cek dulu suhu tubuhnya, jamaah juga harus menjaga jarak satu dengan yang lain minimal satu meter, kemudian wajib bagi semua jamaah menghindari kontak fisik seperti bersalaman dan berpelukan.

Laporan Harian Surveilans Ketat Gugus Tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Poso per tanggal 30 Juli 2020 yang menyebutkan hampir semua wilayah kerja Puskesmas yang ada di Kabupaten Poso sudah berada pada zona aman,

Menindaklanjuti hal tersebut Bupati Poso bersama PHBI, Forkompinda, MUI dan tokoh agama telah melaksanakan rapat persiapan Hari Raya Idul Adha, Kamis (23/07/2020) . Dalam rapat tersebut di putuskan bahwa dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1441H/2020/M akan dilaksanakan pawai takbir dan sholat Idul Adha yang di pusatkan dilapangan Maroso Poso dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ribuan umat muslim di kota Poso mengikuti shalat Idul Adha di lapangan Maroso Poso secara khusuk, Jumat (31/07/2020).

Baca Juga :  Bupati : Poso Pesisir Bersaudara Menjadi Daerah Percontohan Kerukunan Antar Umat Beragama

Kajari Poso Lapatawe B. Hamka, SH, MH menyampaikan khutbah dengan tema Haji dan Qurban di tengah Pandemic Covid 19.
“Qurban bisa menjadi kepekaan Sosial Masyarakat Mampu, terhadap yang lemah, Qurban semakin memberikan kesadaran kepada kita, bahwa harta yang kita miliki bukanlah mutlak milik kita, Harta dan materi di dunia hanya titipan Allah SWT yang di dalamnya terdapat Hak orang lain. Kenikmatan yang kita rasakan tidak akan berkurang sedikitpun ketika kita harus berbagi dengan orang lain melalui pembagian hewan Qurban. Kita harus menyadari bahwa sesungguhnya hakikat memberi adalah menerima, sebagaimana kita ketahui bersama, Ada dua hal yang tidak bisa kita lepas dari Hari Raya Idul Adha, yang mana peristiwa tersebut adalah Ibadah Haji dan Qurban, Namun pada Situasi saat ini, kedua Ibadah tersebut harus di laksanakan di tengah tengah Wabah Pandemi Covid 19, Tentunya ketentuan Allah SWT ini tidak boleh Serta merta menurunkan semangat Spiritual kita sebagai Umat Islam, kita harus meyakini bahwa selalu ada hikmah Besar yang terkandung dari setiap ketetapan (Musibah) yang di berikan oleh Allah SWT”.

Baca Juga :  Karya Terbesar Menyulut Obor Paskah Menyala di Bumi Sintuwu Maroso

” Hikmah Idul Adha dimasa pandemic ini yang pertama adalah hikmah vertikal yaitu menjadi semakin dekat kepada Allah serta yang ke dua hikmah horizontal yaitu menjadi semakin dekat dengan sesama manusia dengan saling berbagi rejeki di tengah situasi sulit Akibat Pandemi Covid 19″ terangnya.

Sebelumnya juga Wakil Bupati Poso Ir, Samsuri M.Si, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, memberikan sambutannya ” Meskipun dalam suasana pandemik yang masih melanda namun dengan segala upaya dan kedisiplinan kita untuk mematuhi Protokol Kesehatan secara ketat, Insya Allah kita tetap dalam lindungan Allah SWT. Hakekat sesungguhnya ibadah Qurban yang di laksanakan Umat Muslim di Hari Raya Idul Adha adalah untuk menyisihkan sedikit Rizki dari Allah melalui pembagian hewan Qurban. Semoga Hari Raya Idul Adha ini memberi pelajaran Tentang Arti Kebersamaan dan Indahnya berbagi terhadap Sesama” terangnya.

Baca Juga :  Peresmian Gedung Gereja Hosana, Gubernur Longki Kunjungi Tampo Lore

Di tempat yang sama Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu bersama Ketua DPRD Kabupaten Poso Sesi K. D. Mapeda,SH.,MH yang hadir Setelah pelaksanaan shalat Idul Adha menyerahkan Hewan Qurban kepada PHBI Kabupaten Poso.

Menurut Ketua PHBI kabupaten Poso di hari raya Idul Adha tahun ini di wilayah Kabupaten Poso terkumpul sejumlah 153 ekor hewan kurban yang nantinya akan di bagikan kepada masyarakat kurang mampu.
(WS)

KOMENTAR