Wakil Bupati Poso Buka Dialog Nasional “Poso Harmoni dan Tangguh”, Perkuat Kohesi Sosial Berbasis Komunitas
Oleh :
Muhammad Husni
Poso, IKP Kominfosandi - Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar, secara resmi membuka Dialog Nasional bertajuk “Poso Harmoni dan Tangguh: Kolaborasi Memperkuat Kohesi Sosial Melalui Rehabilitasi dan Reintegrasi Berbasis Komunitas” yang berlangsung di Gedung Torulemba, Poso, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan kementerian dan lembaga, unsur Forkopimda Kabupaten Poso, perwakilan BNPT RI, Direktur SKP-HAM Sulawesi Tengah beserta jajaran, Yayasan Nurani Perdamaian Indonesia, mitra pembangunan, organisasi masyarakat sipil, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, penyintas konflik, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Membacakan sambutan tertulis Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, M.PSDM., Wakil Bupati menyampaikan bahwa tema dialog nasional ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat dalam memperkuat harmoni sosial dan ketangguhan daerah. Menurutnya, upaya tersebut hanya dapat terwujud melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat sipil.
Pemerintah Kabupaten Poso, lanjutnya, terus berkomitmen mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kohesi sosial, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa pendekatan rehabilitasi dan reintegrasi berbasis komunitas yang dikembangkan melalui Program STRIVE merupakan langkah penting untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap berbagai potensi konflik, intoleransi, maupun pengaruh ekstremisme kekerasan.
Pemerintah Kabupaten Poso turut menyambut baik deklarasi Kampung Harmoni dan Tangguh serta pengukuhan Forum Warga Harmoni dan Tangguh (FWHT) di Kelurahan Kayamanya, Kelurahan Moengko, dan Desa Toini. Kehadiran forum tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Melalui dialog nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan komitmen bersama yang dapat memperkuat pembangunan perdamaian dan ketangguhan sosial, sekaligus menjaga Kabupaten Poso sebagai daerah yang harmonis, aman, dan inklusif.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mewujudkan masyarakat yang tangguh, damai, dan sejahtera.
Pemerintah
Terbaru Lainnya
Trending
Kategori