Wabup Poso Hadiri Rakor dan Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita di Sulawesi Tengah
Oleh :
Muhammad Husni
Tojo Una-Una, IKP Kominfosandi – Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di Provinsi Sulawesi Tengah, yang berlangsung di Kabupaten Tojo Una-Una, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., Wakil Gubernur, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta jajaran pemerintah daerah se-Sulawesi Tengah.
Rakor menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi dalam pelaksanaan program prioritas nasional Asta Cita di daerah. Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya memastikan program Asta Cita berjalan selaras dengan RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah 2025–2029, yang dijabarkan melalui program unggulan 9 Berani.
“Visi besar kita, ‘Berani Mewujudkan Sulawesi Tengah sebagai Wilayah Pertanian dan Industri yang Maju dan Berkelanjutan’, dijabarkan dalam empat misi RPJMD yang selaras dengan seluruh delapan poin Asta Cita.”
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memaparkan sejumlah capaian program prioritas nasional di Sulawesi Tengah. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk 100 persen dari target 1.981 unit, sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mengoperasikan 228 dari target 307 SPPG dan melayani 900.492 penerima manfaat di 13 kabupaten/kota.
Pada sektor ketahanan pangan, realisasi cetak sawah baru mencapai 8.739,95 hektare dari target 10.180 hektare di 10 kabupaten, dengan potensi tambahan produksi hingga 61.080 ton gabah kering giling. Sementara program Sekolah Rakyat telah diusulkan di 12 lokasi pada 11 kabupaten/kota.
Untuk program pemeriksaan kesehatan gratis, dari target 3.156.102 jiwa, sebanyak 392.178 jiwa telah hadir dan 291.980 jiwa telah terlayani. Sementara penyediaan rumah layak huni pada triwulan pertama 2026 mencatat realisasi 6.629 unit dari target 131.650 unit rumah tidak layak huni.
Gubernur juga menyampaikan bahwa sembilan program unggulan 9 Berani didukung anggaran sekitar Rp1,73 triliun pada 2025 dan lebih dari Rp1,1 triliun pada 2026 hingga saat ini. Program Berani Cerdas, misalnya, telah memberikan beasiswa kepada 23.649 penerima pada 2025 dengan nilai lebih dari Rp84,9 miliar.
Gubernur menekankan agar rakor tidak berhenti pada pelaporan capaian, tetapi menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan secara terbuka sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama.
“Rapat koordinasi ini adalah ruang evaluasi yang jujur dan terbuka, bukan sekadar seremoni pelaporan.”
Kehadiran Wakil Bupati Poso menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Poso dalam memperkuat koordinasi dan sinergi lintas pemerintahan, sekaligus mendukung pelaksanaan program prioritas nasional yang selaras dengan agenda pembangunan daerah.
Melalui koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, pelaksanaan Asta Cita diharapkan semakin terarah dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Pemerintah
Terbaru Lainnya
Trending
Kategori