• Berita
  • Terbaru
No Sampul
Hari ini, 02:28
2

Bupati Poso Hadiri Penutupan Paskah Nasional V 2026, Perkuat Semangat Persatuan dan Kebangkitan

Oleh :
Muhammad Husni
Sigi, IKP Kominfosandi – Bupati Poso, Verna G.M. Inkiriwang M.PSDM, menghadiri penutupan Paskah Nasional V Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Mako Brimob, Desa Loru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Ibadah Raya dan Perayaan Puncak Paskah Nasional yang mengusung tema “Bangkit Bersama Kristus, Memulihkan Bangsa dalam Kasih dan Pengharapan”.
Acara penutupan secara resmi dilakukan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, yang dalam sambutannya mengajak seluruh umat untuk memperkuat solidaritas dan persatuan sebagai wujud nyata kebangkitan dalam kehidupan berbangsa.
“Acara ini bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan peristiwa iman, refleksi kebangsaan, dan peneguhan komitmen sebagai anak bangsa yang hidup dalam keberagaman namun tetap bersatu,” ujar Menag.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Paskah seperti pengorbanan, kebangkitan, dan harapan baru harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk membangun solidaritas, memperkuat persatuan, serta menghadirkan keadilan sosial di tengah masyarakat.
“Kebangkitan sejati harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk membangun solidaritas, memperkuat persatuan, dan menghadirkan keadilan sosial,” lanjutnya.
Menurut Menag, penyelenggaraan Paskah Nasional di wilayah Palu dan Sigi menjadi bukti nyata bahwa kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Tengah berjalan dengan baik, di mana keberagaman suku, budaya, dan agama dapat hidup berdampingan dalam harmoni.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, pimpinan delapan aras gereja nasional yang tergabung dalam Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI), Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, Dirjen Bimas Katolik Suparman, Kakanwil Kemenag Sulteng Junaidin, unsur Forkopimda, serta tokoh lintas agama di Provinsi Sulawesi Tengah.
Menag juga menekankan bahwa toleransi bukan sekadar menerima perbedaan, tetapi merupakan komitmen aktif untuk saling menghormati dan bekerja sama dalam keberagaman.
“Toleransi bukan sekadar menerima perbedaan, tetapi komitmen aktif untuk menghormati dan bekerja sama dalam keberagaman,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa toleransi, kerukunan, dan persatuan merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga, tanpa memberi ruang bagi intoleransi, diskriminasi, maupun perpecahan.
Menutup sambutannya, Menag mengajak seluruh umat untuk menjadikan momentum Paskah sebagai titik awal memperkuat komitmen dalam membangun bangsa.
“Jangan biarkan semangat Paskah berhenti di sini, tetapi menjadi energi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa,” pungkasnya.
Kehadiran Bupati Poso dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan Pemerintah Kabupaten Poso terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan, toleransi, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, sejalan dengan semangat Sintuwu Maroso.




Kategori