Festival Tampo Behoa 2026 Resmi dimulai, Angkat Tema Dari Leluhur untuk Masa Depan
Oleh :
Muhammad Husni
Poso, IKP Kominfosandi - Festival Tampo Behoa Tahun 2026 resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Poso Selvin Marlina Banawa, S.Th., mewakili Bupati Poso dr. Verna G.M. Inkiriwang, M.PSDM, di Desa Doda, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Senin (31/8/2026).
Festival yang mengangkat tema "Dari Leluhur untuk Masa Depan" ini berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Agustus hingga 2 September 2026, menghadirkan rangkaian jelajah situs megalitik, atraksi budaya, ritual adat, kuliner, dan UMKM khas kawasan Lore.
Dalam kesempatan tersebut, Kadis Pariwisata Selvin Marlina Banawa membacakan sambutan tertulis Bupati Poso, menyampaikan bahwa Festival Tampo Behoa bukan sekadar festival pariwisata, melainkan ruang untuk memperkenalkan identitas, sejarah, budaya, dan kekayaan alam Lore kepada dunia.
"Budaya tidak boleh hanya menjadi tontonan. Budaya harus menjadi tuntunan, harus menjadi sumber kebanggaan masyarakat, serta menjadi pendidikan bagi generasi muda," demikian bunyi sambutan Bupati Poso yang dibacakan Kadis Pariwisata.
Sambutan tersebut juga menegaskan bahwa pembangunan pariwisata tidak boleh hanya berbicara soal jumlah wisatawan, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat lokal. Pelaku UMKM, pengrajin lokal, seniman, dan generasi muda diharapkan mendapat ruang untuk berkembang, sementara masyarakat adat didorong menjadi subjek utama pelestarian budaya, bukan sekadar objek pertunjukan.
"Kami bangga menjadi bagian dari masyarakat Poso, karena kami memiliki leluhur yang hebat, budaya yang kaya, dan masa depan yang kami bangun bersama," bunyi sambutan tersebut, mengutip harapan yang ingin diwariskan kepada generasi mendatang.
Bupati Poso melalui sambutannya turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Poso, pemerintah kecamatan dan desa, masyarakat adat, pelaku seni budaya, panitia, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan festival ini.
Festival Tampo Behoa 2026 dirancang dengan rangkaian acara berbeda setiap harinya. Hari pertama, Senin (31/8/2026), diisi dengan upacara pembukaan, tarian kolosal, paduan suara Seribu Megalit, tarian Masao, hingga pagelaran baca puisi berbahasa Behoa dan penampilan Tarian Burung Alo dari Desa Torire.
Kegiatan Dinas
Pemerintah
Terbaru Lainnya
Trending
Kategori