• Berita
  • Terbaru
dr. Verna GM Inkiriwang, M.PSDM
Bupati Poso
Ir. Suharto Kandar
Wakil Bupati Poso
No Sampul
Hari ini, 22:22
4

Kemensos RI dan Pemkab Poso Gelar Dialog Kebangsaan serta Serahkan Bantuan bagi Eks Napiter di Tamanjeka

Oleh :
Muhammad Husni
Poso, IKP Kominfosandi – Kementerian Sosial RI bersama Pemerintah Kabupaten Poso menggelar Dialog Kebangsaan sekaligus menyerahkan bantuan atensi kepada penerima manfaat Eks Narapidana Terorisme (Eks Napiter) di Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Sabtu (26/9/2026).
Mengusung tema “Sinergi Masyarakat, Pemerintah dan Tokoh Agama dalam Membangun Dusun Tamanjeka yang Aman dan Inklusif”, kegiatan diikuti sekitar 100 peserta dari Desa Masani, Dusun Tamanjeka, dan desa-desa sekitar. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut surat Direktorat Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Kementerian Sosial RI.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos RI Dr. Rahmat Kusnadi, M.Si., Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Poso Ir. Abdul Kahar Latjare, S.T., M.Si., yang mewakili Bupati Poso, Dekan FEBI UIN Datokarama Palu Dr. Sagir Muhammad Amin, M.Pd.I., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Poso Ir. Yusak Mentara, M.M., unsur Kesbangpol, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, para kepala OPD, serta undangan lainnya.
Perkuat Reintegrasi Sosial Eks Napiter
Direktur Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos RI Dr. Rahmat Kusnadi mengatakan dialog kebangsaan dan pemberian bantuan atensi merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan silaturahmi sekaligus memperkuat proses reintegrasi sosial Eks Napiter di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberlanjutan program membutuhkan dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan organisasi masyarakat, terutama dalam reintegrasi sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kemandirian Eks Napiter dan masyarakat penerima manfaat.
"Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komunikasi yang semakin baik antara Eks Napiter, masyarakat, pemerintah, dan seluruh pihak terkait, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berlangsung secara positif serta mendukung terciptanya situasi kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan kondusif di wilayah Kabupaten Poso," ujarnya.
Kemensos RI, lanjut Rahmat, akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Poso dan pemerintah desa dalam pelaksanaan bantuan maupun program pemberdayaan lanjutan agar dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Pemkab Poso Dorong Kebersamaan
Sementara itu, Mewakili Bupati Poso, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Poso Ir. Abdul Kahar Latjare menyampaikan bahwa kehadiran Kemensos RI merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Kabupaten Poso.
Ia berharap sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat melalui program sosial dan pemberdayaan yang memberikan manfaat langsung.
Abdul Kahar juga menyampaikan bahwa Kabupaten Poso saat ini berada dalam kondisi yang semakin damai dan kondusif. Menurutnya, dialog kebangsaan menjadi ruang penting untuk memperkuat kerukunan, persatuan, dan komunikasi antarelemen masyarakat.
"Kondisi tersebut perlu terus dijaga melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan kebersamaan," katanya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun sebagai stimulan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan memperkuat komitmen kebangsaan.
Di tengah musim kemarau, Abdul Kahar turut mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian kebakaran.
Dialog kebangsaan mengenai Penguatan Ketahanan Keluarga dan Kemandirian Eks Napiter Pasca Reintegrasi Sosial disampaikan Dekan FEBI UIN Datokarama Palu Dr. Sagir Muhammad Amin.
Sagir menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan sosial terkecil dalam menanamkan nilai agama, kebangsaan, toleransi, dan sikap saling menghormati. Ia juga mengajak masyarakat menyelesaikan setiap perbedaan secara damai serta menjadikan keberagaman suku, agama, dan budaya sebagai kekuatan dalam membangun persatuan.
"Keberkahan dan kekuatan suatu negara pada dasarnya diawali dari kekuatan keluarga sebagai lingkungan sosial terkecil," ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama para narasumber, sebelum ditutup dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga penerima manfaat.
Dialog Kebangsaan dan Pemberian Bantuan Atensi tersebut menjadi bagian dari sinergi Kemensos RI dan Pemerintah Kabupaten Poso dalam mendukung reintegrasi sosial, penguatan ketahanan keluarga, dan kemandirian ekonomi penerima manfaat, sekaligus memperkuat silaturahmi, kerukunan, serta kehidupan masyarakat yang aman dan kondusif.

Pemerintah




Kategori